Tentang Kami

CENTER POINT ARSITEK menerima jasa Desain Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan dan didukung oleh tenaga – tenaga Arsitek , Sipil dan Tukang Bangunan berpengalaman, telah puluhan tahun bekerja dan berkarya di bidang Rancang Bangun Perumahan ( Perumahan Mewah, Perumahan Sedang, maupun Perumahan Sederhana ) meliputi Bangun rumah, Renovasi rumah.
Berbagai macam pertimbangkan mungkin sudah banyak tertampung dipikiran anda. Mulai dari mempertimbangkan berapa banyak Biaya Pembangunan Rumah dan Team kita akan mengunakan Rencana Anggaran Biaya anda dapat mengetahui berapakah dana (budget) anda yang harus dikeluarkan, berapa luas bangunan yang akan dibangun, ruang apa saja yang akan dibutuhkan, Gaya Bangunan, dan Model Bangunan apa yang sesuai dengan selera anda. Mungkin anda juga sudah berusaha mencoba merencanakan tata ruang bangunan yang menurut anda layak dan sesuai dengan kebutuhan anda.
Kami siap memberikan SOLUSI kepada Anda bukan hanya dalam Desain Rumah saja, melainkan siap Membangun Rumah, Merenovasi Rumah maupun Membongkar Rumah anda dengan pengerjaan secara professional dan terencana.
Sebagai Jasa Arsitektur berpengalaman, kami berikan solusi pembiayaan yang jelas, system pembayaran serta pelaksanaan bangunan secara flesibel sesuai dengan budget keuangan dan kebutuhan anda. Team bangun bangunan baru siap melaksanakan bangun rumah, renovasi rumah, dan bongkar rumah untuk merubah tampilan rumah anda menjadi semakin baik. Bukan hanya rumah dengan team Bangunan kita juga melayani bangun ruko, renovasi ruko, bongkar ruko, bangun kantor, renovasi kantor, bongkar kantor dan segala hal yang menyangkut Bidang Arsitektur dan struktur bangunan .untuk merubah tampilan rumah, ruko, kantor anda menjadi semakin baik.
Setelah melalui proses pemikiran diatas, mungkin akhirnya anda berpikir untuk mencari seorang Arsitek yang akan memberikan solusi dalam merencanakan sebuah bangunan sesuai dengan keinginan anda.Team bangun bangunan baru memiliki Arsitek, Sipil, Tukang Bangunan, Mandor, Konsultan dan Pengawas kerja terampil dan berpengalaman.
Sebagai team Arsitek rumah tinggal dan Jasa Renovasi serta Kontraktor Proyek terkini sebagai Kontraktor Arsitek, Kontraktor Rumah, Kontraktor Bangunan, Konsultan Arsitek, Konsultan Rumah, Kontraktor Ruko, Kontraktor Kantor, Konsultan Ruko, Konsultan Kantor dan Konsultan Bangunan berpengalaman.
Dengan konsepsi Rancangan yang matang, perwujudan Arsitektur Bangunan, Arsitektur interior, maupun Arsitektur Landscape/Taman, selain dapat memaksimalkan fungsi-fungsi ruang yang proporsional juga dapat menghadirkan tempat yang nyaman bagi anda dan juga akan memberikan citra khusus untuk anda

HP: 082138863000 WA: 087738246300

TENTANG CV. CENTER POINT ARSITEK

AKTA PENDIRIAN PERUSAHAAN
Notaris : Hj. Pujiastuti, SH.
Nomor : 12
Tanggal : 12-08-2010

SURAT IJIN USAHA PERDAGANGAN KECIL
Kabupaten : Bantul
Nomor : 510/DP/K1/470/VIII/2010
Tanggal : 20-08-2010

TANDA DAFTAR PERUSAHAAN
Kabupaten : Bantul
Nomor : 120137401663
Tanggal : 20-08-2010

SURAT KETERANGAN IJIN GANGGUAN
Kabupaten : Bantul
Nomor : 2451/DP/001/V/2013
Tanggal : 16-05-2013

Alamat

Alamat: Jl. Ki Ageng Pemanahan c9, Tamanan, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55191

PORTOFOLIO

Gambar 3 Dimensi

Gambar tiga dimensi (3D) adalah visualisasi tampilan suatu bangunan secara tiga dimensi, agar kita bersama paham bagaimana bentuk dan tampilan detail bangunan. Jika ada kekurangan pada gambar 3D, Anda masih bisa memperbaikinya dengan biaya lebih sedikit, coba bayangkan jika baru menyadari kekurangan tersebut pada saat bangunan sudah berdiri. Gambar tiga dimensi (3D) sangat penting dijadikan acuan dalam pelaksanaan finishing pembangunannya, baik oleh tim kontraktor maupun tim interior, agar tidak terjadi kesalah-pahaman visual antara Anda dengan sang arsitek, ataupun dengan tim kontraktor dan interior.

Jasa Arsitek Untuk Desain Kolam Renang Jogjakarta

Kolam renang adalah desain kontruksi arsitektur yang dapat disi dengan air, baik kontruksi tersebut tertanam dalam tanah maupun di atas tanah. Kolam renang merupakan fasilitas untuk rekreasi, keluarga, kegiatan berolahraga.

Berikut Contoh Gambar :

Jasa Arsitek di Jogjakarta Professional dan Terjangkau

Sering kita bertanya apa itu arsitek dan apa tugas dan tanggung jawab arsitek , pertanyaaan itulah yang sering ada di benak masyarakat awam selama ini.

Pengertian arsitek adalah seorang perancang skema ataupun rencana pada proyek pembangunan sebuah gedung, jalan maupun property lainnya. Profesi arsitek berperan sebagai pendamping, atau wakil dari pemberi tugas (pemilik bangunan).

Seorang arsitek mempunyai tugas dan tanggung jawab yang besar dalam merancang dan mengawasi pembangunan rumah serta membuat hunian yang layak dari segi kesehatan, kenyamanan, dan keamanan. Tujuan dasarnya adalah membuat sejahterasan nyaman penghuni rumah yang memakai jasanya.

Arsitektur adalah seni yang dilakukan oleh setiap individual untuk berimajinasikan diri mereka dan ilmu dalam merancang bangunan. Dalam artian yang lebih luas, arsitektur mencakup merancang dan membangun keseluruhan lingkungan binaan, mulai dari level makro yaitu perencanaan kota, perancangan perkotaan, arsitektur lanskap, hingga ke level mikro yaitu desain bangunan, desain perabot dan desain produk. Arsitektur juga merujuk kepada hasil-hasil proses perancangan tersebut.

Ruang lingkup dan keinginan

Menurut Vitruvius di dalam bukunya De Architectura (yang merupakan sumber tertulis paling tua yang masih ada hingga sekarang), bangunan yang baik haruslah memilik Keindahan / Estetika (Venustas), Kekuatan (Firmitas), dan Kegunaan / Fungsi (Utilitas); arsitektur dapat dikatakan sebagai keseimbangan dan koordinasi antara ketiga unsur tersebut, dan tidak ada satu unsur yang melebihi unsur lainnya. Dalam definisi modern, arsitektur harus mencakup pertimbangan fungsi, estetika, dan psikologis. Namun, dapat dikatakan pula bahwa unsur fungsi itu sendiri di dalamnya sudah mencakup baik unsur estetika maupun psikologis.

Arsitektur adalah holak, termasuk di dalamnya adalah matematika, sains, seni, teknologi, humaniora, politik, sejarah, filsafat, dan sebagainya. Mengutip Vitruvius, “Arsitektur adalah ilmu yang timbul dari ilmu-ilmu lainnya, dan dilengkapi dengan proses belajar: dibantu dengan penilaian terhadap karya tersebut sebagai karya seni”. Ia pun menambahkan bahwa seorang arsitek harus fasih di dalam bidang musik, astronomi, dsb. Filsafat adalah salah satu yang utama di dalam pendekatan arsitektur. Rasionalisme, empirisisme, fenomenologi strukturalisme, post-strukturalisme, dan dekonstruktivisme adalah beberapa arahan dari filsafat yang memengaruhi arsitektur.

Menjadi pertanyaan apakah masyarakat awam ada yang memakai jasa arsitek , tentunya ada yang memakai dan ada juga yang tidak memakai , akan tetapi mereka yang memakai jasa arsitek akan merasakan manfaat dan kepuasan tersendiri bila memakai jasa arsitek.

Arsitektur adalah holak, termasuk di dalamnya adalah matematika, sains, seni, teknologi, humaniora, politik, sejarah, filsafat, dan sebagainya. Mengutip Vitruvius, “Arsitektur adalah ilmu yang timbul dari ilmu-ilmu lainnya, dan dilengkapi dengan proses belajar: dibantu dengan penilaian terhadap karya tersebut sebagai karya seni”. Ia pun menambahkan bahwa seorang arsitek harus fasih di dalam bidang musik, astronomi, dsb. Filsafat adalah salah satu yang utama di dalam pendekatan arsitektur. Rasionalisme, empirisisme, fenomenologi strukturalisme, post-strukturalisme, dan dekonstruktivisme adalah beberapa arahan dari filsafat yang memengaruhi arsitektur.

Menjadi pertanyaan apakah masyarakat awam ada yang memakai jasa arsitek , tentunya ada yang memakai dan ada juga yang tidak memakai , akan tetapi mereka yang memakai jasa arsitek akan merasakan manfaat dan kepuasan tersendiri bila memakai jasa arsitek.

Arsitektur adalah holak, termasuk di dalamnya adalah matematika, sains, seni, teknologi, humaniora, politik, sejarah, filsafat, dan sebagainya. Mengutip Vitruvius, “Arsitektur adalah ilmu yang timbul dari ilmu-ilmu lainnya, dan dilengkapi dengan proses belajar: dibantu dengan penilaian terhadap karya tersebut sebagai karya seni”. Ia pun menambahkan bahwa seorang arsitek harus fasih di dalam bidang musik, astronomi, dsb. Filsafat adalah salah satu yang utama di dalam pendekatan arsitektur. Rasionalisme, empirisisme, fenomenologi strukturalisme, post-strukturalisme, dan dekonstruktivisme adalah beberapa arahan dari filsafat yang memengaruhi arsitektur.

Teori dan praktik

Pentingnya teori untuk menjadi Referensi praktik tidak boleh terlalu ditekankan, meskipun banyak arsitek mengabaikan teori sama sekali. Vitruvius berujar: “praktikdan teori adalah akar arsitektur. Praktik adalah perenungan yang berkelanjutan terhadap pelaksanaan sebuah proyek atau pengerjaannya dengan tangan, dalam proses konversi bahan bangunan dengan cara yang terbaik. Teori adalah hasil pemikiran beralasan yang menjelaskan proses konversi bahan bangunan menjadi hasil akhir sebagai jawaban terhadap suatu persoalan. Seorang arsitek yang berpraktik tanpa dasar teori tidak dapat menjelaskan alasan dan dasar mengenai bentuk-bentuk yang dia pilih. Sementara arsitek yang berteori tanpa berpraktik hanya berpegang kepada “bayangan” dan bukannya substansi. Seorang arsitek yang berpegang pada teori dan praktik, ia memiliki senjata ganda. Ia dapat membuktikan kebenaran hasil rancangannya dan juga dapat mewujudkannya dalam pelaksanaan”. Ini semua tidak lepas dari konsep pemikiran dasar bahwa kekuatan utama pada setiap Arsitek secara ideal terletak dalam kekuatan idea.

Sejarah

Arsitektur lahir dari dinamika antara kebutuhan (kebutuhan kondisi lingkungan yang kondusif, keamanan, dsb), dan cara (bahan bangunan yang tersedia dan teknologi konstruksi). Arsitektur prasejarah dan primitif merupakan tahap awal dinamika ini. Kemudian manusia menjadi lebih maju dan pengetahuan mulai terbentuk melalui tradisi lisan dan praktik-praktik, arsitektur berkembang menjadi ketrampilan. Pada tahap ini lah terdapat proses uji coba, improvisasi, atau peniruan sehingga menjadi hasil yang sukses. Seorang arsitek saat itu bukanlah seorang figur penting, ia semata-mata melanjutkan tradisi. Arsitektur Vernakular lahir dari pendekatan yang demikian dan hingga kini masih dilakukan di banyak bagian dunia.

Permukiman manusia di masa lalu pada dasarnya bersifat rural. Kemudian timbullah surplus produksi, sehingga masyarakat rural berkembang menjadi masyarakat urban. Kompleksitas bangunan dan tipologinya pun meningkat. Teknologi pembangunan fasilitas umum seperti jalan dan jembatan pun berkembang. Tipologi bangunan baru seperti sekolah, rumah sakit, dan sarana rekreasi pun bermunculan. Arsitektur Religius tetap menjadi bagian penting di dalam masyarakat. Gaya-gaya arsitektur berkembang, dan karya tulis mengenai arsitektur mulai bermunculan. Karya-karya tulis tersebut menjadi kumpulan aturan (kanon) untuk diikuti khususnya dalam pembangunan arsitektur religius. Contoh kanon ini antara lain adalah karya-karya tulis oleh Vitruvius, atau Vaastu Shastra dari India purba. Di periode Klasik dan Abad Pertengahan Eropa, bangunan bukanlah hasil karya arsitek-arsitek individual, tetapi asosiasi profesi (guild) dibentuk oleh para artisan / ahli keterampilan bangunan untuk mengorganisasi proyek.

Pada masa Pencerahan, humaniora dan penekanan terhadap individual menjadi lebih penting daripada agama, dan menjadi awal yang baru dalam arsitektur. Pembangunan ditugaskan kepada arsitek-arsitek individual – Michaelangelo, Brunelleschi, Leonardo da Vinci – dan kultus individu pun dimulai. Namun pada saat itu, tidak ada pembagian tugas yang jelas antara seniman, arsitek, maupun insinyur atau bidang-bidang kerja lain yang berhubungan. Pada tahap ini, seorang seniman pun dapat merancang jembatan karena penghitungan struktur di dalamnya masih bersifat umum.

Bersamaan dengan penggabungan pengetahuan dari berbagai bidang ilmu (misalnya engineering), dan munculnya bahan-bahan bangunan baru serta teknologi, seorang arsitek menggeser fokusnya dari aspek teknis bangunan menuju ke estetika. Kemudian bermunculanlah “arsitek priyayi” yang biasanya berurusan dengan bouwheer (klien)kaya dan berkonsentrasi pada unsur visual dalam bentuk yang merujuk pada contoh-contoh historis. Pada abad ke-19, Ecole des Beaux Arts di Prancis melatih calon-calon arsitek menciptakan sketsa-sketsa dan gambar cantik tanpa menekankan konteksnya.

Sementara itu, Revolusi Industri membuka pintu untuk konsumsi umum, sehingga estetika menjadi ukuran yang dapat dicapai bahkan oleh kelas menengah. Dulunya produk-produk berornamen estetis terbatas dalam lingkup keterampilan yang mahal, menjadi terjangkau melalui produksi massal. Produk-produk sedemikian tidaklah memiliki keindahan dan kejujuran dalam ekspresi dari sebuah proses produksi.

Ketidakpuasan terhadap situasi sedemikian pada awal abad ke-20 melahirkan pemikiran-pemikiran yang mendasari Arsitektur Modern, antara lain, Deutscher Werkbund (dibentuk 1907) yang memproduksi obyek-obyek buatan mesin dengan kualitas yang lebih baik merupakan titik lahirnya profesi dalam bidang desain industri. Setelah itu, sekolah Bauhaus (dibentuk di Jerman tahun 1919) menolak masa lalu sejarah dan memilih melihat arsitektur sebagai sintesa seni, ketrampilan, dan teknologi.

Ketika Arsitektur Modern mulai dipraktikkan, ia adalah sebuah pergerakan garda depan dengan dasar moral, filosofis, dan estetis. Kebenaran dicari dengan menolak sejarah dan menoleh kepada fungsi yang melahirkan bentuk. Arsitek lantas menjadi figur penting dan dijuluki sebagai “master”. Kemudian arsitektur modern masuk ke dalam lingkup produksi masal karena kesederhanaannya dan faktor ekonomi.

Namun, masyarakat umum merasakan adanya penurunan mutu dalam arsitektur modern pada tahun 1960-an, antara lain karena kekurangan makna, kemandulan, keburukan, keseragaman, serta dampak-dampak psikologisnya. Sebagian arsitek menjawabnya melalui Arsitektur Post-Modern dengan usaha membentuk arsitektur yang lebih dapat diterima umum pada tingkat visual, meski dengan mengorbankan kedalamannya. Robert Venturi berpendapat bahwa “gubuk berhias / decorated shed” (bangunan biasa yang interior-nya dirancang secara fungsional sementara eksterior-nya diberi hiasan) adalah lebih baik daripada sebuah “bebek / duck” (bangunan di mana baik bentuk dan fungsinya menjadi satu). Pendapat Venturi ini menjadi dasar pendekatan Arsitektur Post-Modern.

Sebagian arsitek lain (dan juga non-arsitek) menjawab dengan menunjukkan apa yang mereka pikir sebagai akar masalahnya. Mereka merasa bahwa arsitektur bukanlah perburuan filosofis atau estetis pribadi oleh perorangan, melainkan arsitektur haruslah mempertimbangkan kebutuhan manusia sehari-hari dan menggunakan teknologi untuk mencapai lingkungan yang dapat ditempati. Design Methodology Movement yang melibatkan orang-orang seperti Chris Jones atau Christopher Alexander mulai mencari proses yang lebih inklusif dalam perancangan, untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Peneilitian mendalam dalam berbagai bidang seperti perilaku, lingkungan, dan humaniora dilakukan untuk menjadi dasar proses perancangan.

Bersamaan dengan meningkatnya kompleksitas bangunan,arsitektur menjadi lebih multi-disiplin daripada sebelumnya. Arsitektur sekarang ini membutuhkan sekumpulan profesional dalam pengerjaannya. Inilah keadaan profesi arsitek sekarang ini. Namun, arsitek individu masih disukai dan dicari dalam perancangan bangunan yang bermakna simbol budaya. Contohnya, sebuah museum senirupa menjadi lahan eksperimentasi gaya dekonstruktivis sekarang ini, namun esok hari mungkin sesuatu yang lain.

Kesimpulan

bangunan adalah produksi manusia yang paling kasat mata. Namun, kebanyakan bangunan masih dirancang oleh masyarakat sendiri atau tukang-tukang batu di negara-negara berkembang, atau melalui standar produksi di negara-negara maju. Arsitek tetaplah tersisih dalam produksi bangunan. Keahlian arsitek hanya dicari dalam pembangunan tipe bangunan yang rumit, atau bangunan yang memiliki makna budaya / politis yang penting. Dan inilah yang diterima oleh masyarakat umum sebagai arsitektur. Peran arsitek, meski senantiasa berubah, tidak pernah menjadi yang utama dan tidak pernah berdiri sendiri. Selalu akan ada dialog antara masyarakat dengan sang arsitek. Dan hasilnya adalah sebuah dialog yang dapat dijuluki sebagai arsitektur, sebagai sebuah produk dan sebuah disiplin ilmu.

Mengapa And Membutuhkan Arsitek?

Arsitek dapat menganalisa antara kebutuhan dan keinginan Anda. Sebelum membangun sebuah rumah atau gedung tentu Anda memiliki gambaran perencanaan tentang rumah ataupun gedung yang akan didirikan, Anda punya rencana dari awal kebutuhan dan keinginan misalnya ; Jumlah ruang yg diinginkan, fungsi ruang, kontruksi yg aman dsb. Arsitek Kami dapat mrnganalisa akan perenanaan perencancann yg lebih detail, yang mungkin tidak terfikirkan oleh Anda, seperti perencanaan ruang dililhat dari aspek psichologis, aspek kenyamanan, aspek estetika, aspek pencahayan, tingkat privacy, kebisingan, keamanan kontruksi dan efesiensi dan efektifitas ruangan. Arsitek akan membantu Anda berhemat. Banyak orang yang berasumsi bahwa menggunakan Jasa Arsitek akan mengeluarkan Anggaran yang lebih. Hal ini merupakan Asumsi yang salah sebab dengan menggunakan Jasa Arsitek, Dalam medesapenambahan ruang dsb, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk renovasi kedepan atau penambahan ruangan dsb. Arsitek dapat memberi saran terkait pemilihan material yang murah, Teknologi yang hemat dan lebih berkualitas yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Arsitek dapat menghitung RAB , menghitung biaya yang harus dikeluarkan untuk material, pekerja secara akurat dan efesien, Anda tidak akan kawatir pembangunan tidak dapat terselesaikan karena kurang nya Anggaran, karana Anggaran Bangunan sudah diperhitungkan. Arsitek dapat memberi rekomendasi tim pelaksana proyek yang berkualitas. Sebelum Anda merencanakan pembangunan sebuah gedung atau rumah mungkin Anda sudah mempunyai gambaran dari rencana pembangunan, namun mungkin Anda tidak memiliki koneksi dan pengetahuan yang membantu Anda menemukan team pelaksana proyek yang berkualitas. Arsitek dapat membantu Anda sebagai penghubung Antara Team pelaksana proyen dengan Anda.

Teknik sipil

Teknik sipil adalah salah satu cabang ilmu teknik yang mempelajari tentang bagaimana merancang, membangun, merenovasi tidak hanya gedung dan infrastruktur, tetapi juga mencakup lingkungan untuk kemaslahatan hidup manusia.

Teknik sipil mempunyai ruang lingkup yang luas, di dalamnya pengetahuan matematika, fisika, kimia, biologi, geologi, lingkungan hingga komputer mempunyai peranannya masing-masing. Teknik sipil dikembangkan sejalan dengan tingkat kebutuhan manusia dan pergerakannya, hingga bisa dikatakan ilmu ini bisa mengubah sebuah hutan menjadi kota besar.

Struktural: Cabang yang mempelajari masalah struktural dari materi yang digunakan untuk pembangunan. Sebuah bentuk bangunan mungkin dibuat dari beberapa pilihan jenis material seperti baja, beton, kayu, kaca atau bahan lainnya. Setiap bahan tersebut mempunyai karakteristik masing-masing. Ilmu bidang struktural mempelajari sifat-sifat material itu sehingga pada akhirnya dapat dipilih material mana yang cocok untuk jenis bangunan tersebut. Dalam bidang ini dipelajari lebih mendalam hal yang berkaitan dengan perencanaan struktur bangunan, jalan, jembatan, terowongan dari pembangunan pondasi hingga bangunan siap digunakan.

Geoteknik: Cabang yang mempelajari struktur dan sifat berbagai macam tanah dan batuan dalam menopang suatu bangunan yang akan berdiri di atasnya. Cakupannya dapat berupa investigasi lapangan yang merupakan penyelidikan keadaan-keadaan tanah suatu daerah, penyelidikan laboratorium serta perencanaan konstruksi tanah dan batuan, seperti: timbunan (embankment), galian (excavation), terowongan tanah lunak (soft soil tunnel), terowongan batuan (rock/mountain tunnel), bendungan tanah/batuan (earth dam, rock fill dam), dan lain-lain.

Manajemen Konstruksi: Cabang yang mempelajari masalah dalam proyek konstruksi yang berkaitan dengan ekonomi, penjadwalan pekerjaan, pengembalian modal, biaya proyek, semua hal yang berkaitan dengan hukum dan perizinan bangunan hingga pengorganisasian pekerjaan di lapangan sehingga diharapkan bangunan tersebut selesai tepat waktu.

Hidrologi: Cabang yang mempelajari air, distribusi, pengendalian dan permasalahannya. Mencakup bidang ini antara lain cabang ilmu hidrologi air (berkenaan dengan cuaca, curah hujan, debit air sebuah sungai dsb), hidrolika (sifat material air, tekanan air, gaya dorong air dsb) dan bangunan air seperti pelabuhan, irigasi, waduk/bendungan(dam), kanal.

Teknik Lingkungan: Cabang yang mempelajari permasalahan-permasalahan dan isu lingkungan. Mencakup bidang ini antara lain penyediaan sarana dan prasarana air besih, pengelolaan limbah dan air kotor, pencemaran sungai, polusi suara dan udara hingga teknik penyehatan.

Transportasi: Cabang yang mempelajari mengenai sistem transportasi dalam perencanaan dan pelaksanaannya. Mencakup bidang ini antara lain konstruksi dan pengaturan jalan raya, konstruksi bandar udara, terminal, stasiun dan manajemennya.

Informatika Teknik Sipil: Cabang baru yang mempelajari penerapan Komputer untuk perhitungan/pemodelan sebuah sistem dalam proyek Pembangunan atau Penelitian. Mencakup bidang ini antara lain dicontohkan berupa pemodelan Struktur Bangunan (Struktural dari Materi atau CAD), pemodelan pergerakan air tanah atau limbah, pemodelan lingkungan dengan Teknologi GIS (Geographic information system).

Keluasan cabang dari teknik sipil ini membuatnya sangat fleksibel di dalam dunia kerja. Profesi yang didapat dari seorang ahli bidang ini antara lain: perancangan/pelaksana pembangunan/pemeliharaan prasarana jalan, jembatan, terowongan, gedung, bandar udara, lalu lintas (darat, laut, udara), sistem jaringan kanal, drainase, irigasi, perumahan, gedung, minimalisasi kerugian gempa, perlindungan lingkungan, penyediaan air bersih, survey lahan, konsep finansial dari proyek, manajemen projek dsb. Semua aspek kehidupan tercangkup dalam muatan ilmu teknik sipil.

Perbedaan dari arsitek, terletak pada posisi ahli teknik sipil dalam sebuah proyek. Arsitek menyumbangkan rancangan, ide, kemungkinan pelaksanaan pembangunan di atas kertas. Hasil rancangan tersebut diserahkan selanjutnya kepada staf ahli bidang teknik sipil untuk pelaksanaan pembangunan. Tahapan ini, ahli teknik sipil melakukan perbaikan/saran dari pelaksanaan perencanaan, koordinasi dalam proyek, mengamati jalannya proyek agar sesuai dengan perencanaan. Selain itu, ahli teknik sipil juga membangun konsep finansial dan manajemen proyek atas hal-hal yang memengaruhi jalannya proyek.

Ahli teknik sipil tidak hanya berurusan dengan pembangunan sebuah proyek bangunan, tetapi di bidang lain seperti yang berkaitan dengan informatika, memungkinkan untuk memodelisasi sebuah bentuk dengan bantuan program CAD, pemodelan kerusakan akibat gempa, banjir. Hal ini sangat penting di negara maju sebagai tolak ukur kelayakan pembangunan sebuah bangunan vital yang mempunyai risiko dapat menelan korban banyak manusia seperti reaktor nuklir atau bendungan, jika terjadi kegagalan perencanaan teknis. Rancangan bangunan tersebut biasanya dimodelkan dalam komputer dengan diberikan faktor-faktor ancaman bangunan tersebut seperti gempa dan keruntuhan struktur material. Peran ahli teknik sipil juga masih berlaku walaupun fase pembangunan sebuah gedung telah selesai, seperti terletak pada pemeliharaan fasilitas gedung tersebut.

Materi utama :

Matematika teknik Mekanika teknik Analisis struktur Konstruksi baja Konstruksi beton Konstruksi kayu Konstruksi gelas Mekanika tanah Teknik Pondasi Hidrologi Hidrolika Bangunan air Manajemen konstruksi Dinamika Struktur Earthquake engineering Informatika Ilmu Ukur Tanah Struktur bangunan sipil Rekayasa Jalan Raya

Aplikasi ilmu teknik sipil di Indonesia:

Sosrobahu Konstruksi Cakar Ayam Jembatan Suramadu Gedung Stadiun Underpas Fly Over Bandara Terowongan Jalan Busway Dermaga Jalan Kereta api Pelabuhan

Tokoh teknik sipil Indonesia

Ir. Tjokorda Raka Sukawati Prof. Thoskykovsky Prof. Dr. Ir. Hendricho Msc Prof. Dr.(HC) Ir. Roosseno Ir. Ahadi Prof. Dr.(HC) Ir. R. M. Sedijatmo Prof. Dr. Ir. Wiratman Wangsadinata Prof. Ir. Moh. Sahari Besari, M.Sc., Ph.D. Dr.(HC). Ir. Soekarno Ir. Djoeanda Kartawidjaja

Center Point Arsitek  Jogjakarta

CENTER POINT ARSITEK adalah perusahaan yang melayani jasa lengkap desain, bangun rumah atau renovasi rumah. Desain kreatif dan inivatif, hasil pekerjaan cepat, rapi adalah komitmen kami untuk mewujudkan impian konsumen dengan berbagai pilihan gaya rumah seperti minimalis , modern, klasik, mediteranian, kolonial, tropis, dsb.
CENTER POINT ARSITEK memberikan layanan – layanan :

  • Gambar 3D
  • Gambar Kerja, Site Plan

CENTER POINT ARSITEK melayani jasa lengkap desain, bangun rumah atau renovasi rumah yang dikhususkan bagi personal maupun corporate yang merencanakan proyek menginginkan ketepatan waktu, desain yang kreatif, hasil pekerjaan yang berkualitas dan dengan harga bersaing.
Layanan lengkap mulai dari nol hingga serah terima kunci yang didukung oleh tenaga- tenaga arsitek, tukang, dan tenaga sipil bangunan berpengalaman dan telah puluhan tahun bekerja dan berkarya di bidang rancang bangun.
Memberikan solusi kepada anda bukan hanya desain jasa arsitektur,bongkar rumah, renovasi rumah atau sketsa pelaksanaan proyek, tetapi juga kami memiliki solusi rumah yang dapat di hemat, dengan sistem pelaksanaan bangunan yang fleksibel sesuai budget keuangan kebutuhan anda.
Kreatif desain hasil pekerjaan cepat, rapi adalah komitmen kami untuk mewujudkan rumah impian anda.
Layanan Kami :

  • Teknologi 3D Exterior dan Interior Realistis

Gambar tiga dimensi (3D) adalah visualisasi penampakan secara menyeluruh dan detail dari suatu bangunan secara tiga dimensi, Agar klient dapat melihatdetail secara terperinci .Bila terdapat detail yg kurang sesuai dengan keinginan , dapat diperbaiki dengan biaya lebih kecil dibandingkan bila bangunan tersebut sdah berdiri , mungkin Anda harus mengeluarkan biaya lebh untuk memperbaiki atau menambahkan kekurangan pda detail ataupun strukturnya. Gambar tiga dimensi (3D) sangat penting dijadikan acuan dalam pelaksanaan finishing pembangunannya, baik oleh tim kontraktor maupun tim interior, agar tidak terjadi kesalah-pahaman visual antara Anda dengan sang arsitek, ataupun dengan tim kontraktor dan interior.

  • Gambar Kerja

Gambar kerja, secara gampang, adalah gambar acuan yang digunakan untuk merealisasikan antara ide ke dalam wujud fisik. Gambar kerja harus dipahami oleh semua personel yang terlibat dalam proses pembangunan fisik. Gambar kerja pun terdiri dari berbagai unsur, yang memuat informasi mengenai dimensi, bahan, dan warna.

Dalam prosesnya, kontraktor pelaksana lapangan akan meminta gambar kerja kepada arsitek untuk digunakan sebagai acuan dalam pelaksanaan proyek. Mulai dari nol, sampai finish. Gambar kerja akan membantu kontraktor untuk menciptakan wujud fisik sesuai dengan ide sang arsitek. Dengan bantuan gambar kerja, sang arsitek tidak perlu untuk mengawasi setiap detail dari semua unsur pembangunan, karena akan menyita waktu dan tidak efisien. Maka dari itu, gambar kerja harus bisa dibaca dan dipahami oleh kontraktor pelaksana.

Berikut adalah Gambar Kerja yang telah Kami buat untuk Klien

Gambar kerja 3 dimensi

Gambar kerja 3 dimensi

Berikut adalah Karya Karya Kami desain gambar 3D di Jogjakarta

Dewasa ini rumah minimalis menjadi sebuah pilihan hunian yang sedang popular, termasuk di Indonesia. Konsep rumah minimalis pada dasarnya adalah bagaimana caranya menghemat ruang dan waktu. Hal ini pada mulanya disebabkan karena keterbatasan ruang atau lahan perkotaan di Indonesia. Sehingga kemudian arsitek sebagai problem solver membuat sebuah desain minimalis dimana dengan lahan yang terbatas namun fungsi ruang dalam suatu bangunan tetap dapat dijalankan denga optimal.

Jasa Arsitek Jogjakarta Untuk Desain Kolam Renang

Kolam renang adalah desain kontruksi arsitektur yang dapat disi dengan air, baik kontruksi tersebut tertanam dalam tanah maupun di atas tanah. Kolam renang merupakan fasilitas untuk rekreasi, keluarga, kegiatan berolahraga.

Arsitek Jogjakarta Untuk Desain Gambar Butik

Butik adalah “sebuah toko kecil yang menjual pakaian bergaya, perhiasan, atau barang mewah lainnya”. [1] Kata itu bahasa Prancis untuk “toko”, yang pada akhirnya berasal dari bahasa Yunani ἀποθήκη (apothēkē) atau “gudang”.

Istilah “butik” masuk ke bahasa Inggris sehari-hari sejak akhir 1960-an. Di Eropa, Avenue Montaigne dan Bond Street menjadi fokus perhatian banyak media karena memiliki toko paling modis di era ini. [4]

Beberapa bisnis multi gerai (rantai) dapat disebut sebagai butik jika mereka menargetkan ceruk pasar kecil kelas atas. [5] Meskipun beberapa butik mengkhususkan diri pada barang-barang buatan tangan dan produk unik lainnya, yang lain hanya memproduksi kaos oblong, stiker, dan aksesoris mode lainnya dengan harga yang kecil dan menjualnya dengan harga tinggi.

Jasa Arsitek Jogjakarta  Untuk Desain Rumah Minimalis

Desain arsitektur minimalis modern menggunakan arsitektur atau desain bangunan hanya kebutuhan yang paling mendasar. Arsitektur minimalis menekankan masalah esensial dan fungsional. Bentuknya geometris dan tanpa hiasan dalam karakter arsitektur minimalis.

Minimalisme menjadi tren di awal abad 19 dan menjadi langkah penting melalui reaksi gaya arsitektur sebelumnya dengan menggunakan elemen dekoratif dan ornamen yang lebih dekoratif. Perancang desain arsitektur rumah minimalis fokus pada dua elemen, yaitu ruang pencahayaan dan kekosongan yang elegan yang diciptakan oleh pengurangan unsur tiga dimensi dalam arsitektur.
n London dan New York, desain arsitektur rumah modern minimalis menjadi populer di tahun 1980-an arsitek dan desainer akhir mencoba untuk membuat konsep kesederhanaan dengan menggunakan elemen putih, cahaya dingin, ruang besar dengan benda-benda minimal dan furnitur. Ludwid arsitek Mies van der Rohe dan Le Corbusier adalah dua arsitek yang memiliki pengaruh terbesar pada elemen kesederhanaan dalam dinamika arsitektur minimalis.

Jasa Arsitek Jogjakarta  Murah Untuk Desain Rumah Klasik

Arsitektur adalah seni dan sains dalam bentuk bangunan. Dalam arti yang lebih luas, arsitektur bangunan dan bangunan modern, mulai dari tingkat makro perencanaan kota, desain kelautan, arsitektur lanskap, sampai tingkat mikro. Desain bangunan, desain furnitur dan desain produk. Arsitektur lahir dari dinamika antara kebutuhan (kebutuhan akan kondisi lingkungan yang menguntungkan, keamanan, dll.), Dan jalan (bahan bangunan dan teknologi bangunan yang ada).

Jasa Arsitek Jogjakarta Untuk Desain Gambar Café

Desain Gambar Fasade Cafe

Cafe (Cafe) adalah tempat yang menyenangkan untuk berkumpul atau sekedar bersantai untuk bersantai setelah beraktivitas. Kafe biasanya menawarkan makanan dan minuman ringan sebagai hidangan pembuka dan ada juga live music selain hiburan bagi para pengunjung yang datang.
Yang membedakan kafe dengan restoran lainnya adalah café yang mengutamakan hiburan dan kenyamanan pengunjung. Saat ini ada kafe yang membawa live music. Hiburan seperti itu tidak bisa memanjakan pengunjung pub segera.

Jasa Arsitek Jogjakarta Untuk Desain Gambar Home Stay

Apa itu Homestay?

Homestay atau Homestay awalnya berarti rumah umum yang menyediakan ruang atau ruang untuk disewakan kepada wisatawan. Metode homestay ini untuk mengakomodasi kekurangan kamar hotel di beberapa tempat. Beberapa tempat kecil dan terpencil tidak memiliki hotel, resor, vila dan sebagainya. Konsep homestay bisa meningkatkan pendapatan masyarakat desa tradisional. Desa-desa di Pahang, Perak, Selangor, Terengganu dan negara bagian lainnya merupakan daerah potensial untuk program homestay untuk menarik wisatawan dari luar negeri. Keunikan desa di Pahang, Perak, Sarawak dan Sabah seperti sistem sosial, kehidupan, sosial, geografis dan ekonomi, dapat menarik wisatawan asing untuk mendekatinya. Wisatawan Jepang dan Eropa tidak lagi tertarik untuk melihat gedung-gedung tinggi dan kota-kota besar, namun mereka ingin mengetahui budaya dan gaya hidup masyarakat setempat serta seni tradisional dan masakan tradisional yang mereka kunjungi. Wisatawan juga lebih tertarik untuk tinggal di desa dengan keluarga asuh agar mereka bisa mengenal adat istiadat budaya dan kesenian setempat.

Namun, definisi homestay juga terbuka untuk siapa saja yang membutuhkan akomodasi dan bukan hanya turis mancanegara. Perbedaan antara Homestay ‘Tourism’ dan Homestay ‘Public’ adalah tidak ada program atau kegiatan masyarakat lokal yang tersedia bagi pelanggan karena target pasar untuk operator homestay ‘publik’ ini hanya untuk orang-orang dari negara ini saja.

Homestay terbuka diarahkan ke grup berikut:

I. Rumah atau tinggal untuk keluarga yang akan mengadakan perkawinan atau pertunangan.

Ii. Rumah tambahan untuk mengunjungi keluarga tapi rumah yang dikunjungi memiliki ruang atau ruang yang terbatas.

Aku aku aku. Rumah untuk pasangan dan anak tinggal saat suami datang ke suatu daerah untuk pekerjaan atau kursus atau kegiatan lainnya dalam jangka waktu tertentu.

Iv. Akomodasi untuk kelompok kerja, olahraga atau kegiatan lainnya.

V. Sebagai tempat tinggal sementara sebelum seseorang atau keluarga pindah ke rumah baru.

Vi. Dan kegiatan lainnya …

Berikut adalah Contoh Gambar HomeStay dalam 3 Dimensi :
Jasa Arsitek desain gambar Home Stay

Jasa Arsitek desain gambar Home Stay

Jasa Arsitek desain gambar Home Stay

Jasa Arsitek desain gambar Home Stay

Jasa Arsitek Jogjakarta Untuk Desain Gambar Ruko

Ruko (singkatan gudang) adalah istilah untuk bangunan di Indonesia, umumnya antara dua dan lima lantai, dimana lantai bawah digunakan sebagai tempat usaha atau jenis kantor sedangkan lantai atas digunakan sebagai tempat tinggal. Ruko biasanya terlihat sederhana dan sering dibangun dengan ruko lain yang memiliki desain yang sama atau serupa sebagai komplek. Ruko dapat ditemukan di kota-kota besar di Indonesia dan biasanya ditempati oleh warga kelas menengah.

Berikut adalah Contoh Gambar Ruko dalam 3 Dimensi di Jogjakarta :

jasa arsitek gambar 3 d untuk Ruko

jasa arsitek gambar 3 d untuk Ruko

jasa arsitek gambar 3 d untuk Ruko

Jasa Arsitek Jogjakarta  Untuk Desain Gambar Villa

Villa ini dibangun di daerah yang relatif padat dengan kontur alami yang masih alami untuk menawarkan kedamaian kepada penghuninya. Idealnya, vila ini ditempati pada akhir pekan atau musim liburan sebagai sarana pendukung liburan.

Villa umumnya menyediakan berbagai fasilitas hiburan seperti taman bunga yang indah, taman bermain, kolam danau atau ikan, fasilitas olah raga, serta fasilitas rekreasi lainnya. Villa juga dilengkapi dengan peralatan dan fasilitas yang menunjang aktivitas sehari-hari, seperti di rumah Anda sendiri.

Vila-vila biasanya dibangun di daerah puncak dan daerah pegunungan lain di Indonesia yang memiliki iklim yang sejuk namun masih mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi. Beberapa contoh lokasi vila sangat populer di Indonesia sebagai tempat peristirahatan terakhir turis lokal dan mancanegara Villa Lembang yang terletak di Lembang, Bandung, Villa dan Villa Kota Bunga Puncak yang berada di kawasan Puncak Bogor.

Harganya yang relatif mahal membuat vila biasanya dimiliki oleh pengusaha dan eksekutif. Villa biasanya “rumah kedua” bagi mereka yang ingin melarikan diri dari keramaian perkotaan, sambil bersantai bersama keluarga.

Bagi Anda yang tidak memiliki villa sendiri, Anda tetap bisa mendapatkan keuntungan dari sejumlah uang sewa untuk sekadar menikmati iklim pegunungan yang sejuk. Villa cluster adalah tipe vila yang paling populer karena mereka menyediakan sistem keamanan terbaik, menjamin privasi dan keamanan pemilik vila.

Berikut Adalah contoh gambar desain Villa dalam gambar 3 Dimensi:

Jasa Desain Gambar 3 Dimens Villa

Jasa Desain Gambar 3 Dimens Villa

Jasa Desain Gambar 3 Dimens Villa

Jasa Arsitek Jogjakarta  Untuk Desain Kawasan Perumahan

Definisi Perumahan dan Permukiman – Dalam UU No. 4 tahun 1992 tentang Perumahan dan Permukiman, perumahan didefinisikan sebagai kelompok rumah yang berfungsi sebagai lingkungan hidup atau lingkungan hidup yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana.

Perumahan fisik adalah lingkungan yang terdiri dari kumpulan rumah dimana mungkin mencegah interaksi sosial antara penghuni dan termasuk infrastruktur sosial, ekonomi, budaya, dan pelayanan merupakan subsistem kota secara keseluruhan. Lingkungan ini biasanya memiliki aturan, kebiasaan dan sistem nilai yang berlaku bagi warga.

Definisi rumah sering dikaitkan dengan pembangunan beberapa rumah oleh otoritas yang berbeda, baik pemerintah maupun swasta dengan desain rumah yang sama atau hampir sama. Jumlah rumah dan kelompok perumahan tidak pasti, bisa terdiri dari dua atau tiga rumah atau bisa juga termasuk ratusan rumah. Bentuknya tidak terbatas pada lantai bangunan, disusun horisontal, tapi bisa juga berupa bangunan bertingkat, yaitu rumah susun.

Aspek perencanaan perumahan

Untuk membuat rencana perumahan yang benar-benar memenuhi persyaratan pembangunan perumahan dan permukiman, perlu dipikirkan dengan cermat aspek perencanaan. Dengan memperhatikan semua aspek perencanaan pembangunan, diharapkan setiap arah yang diinginkan dan laju pembangunan perumahan akan dapat mencapai keadaan dalam hal kuantitas dan kualitas sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Aspek dari rencana perumahan meliputi:

  1. Lingkungan
    Hal yang paling penting untuk dipertimbangkan dalam pembangunan perumahan adalah pengelolaan lingkungan yang baik dan terfokus. Karena lingkungan hidup merupakan aspek yang sangat menentukan dan eksistensinya tidak bisa diabaikan. Hal itu bisa terjadi karena kondisi buruk di daerah tersebut berdampak pada penduduk residen. Perlakuan terhadap faktor lingkungan dalam perencanaan permukiman mutlak diperlukan karena sebenarnya proses pembentukan kawasan hunian merupakan akumulasi perumahan sebagai bagian dari perumahan. Oleh karena itu, dalam perencanaan perumahan juga direncanakan untuk memasukkan lingkungan perumahan tersebut, terkait dengan mikro (perencanaan rumah yang terperinci) dan makro (perencanaan dan pengendalian lingkungan tempat rumah berada).
  2. Pembelian Tenaga Listrik (Affortability) Perencanaan konstruksi diharapkan dapat mendukung tercapainya tujuan pembangunan yang diusulkan dengan program. Dalam perencanaan perumahan selalu sesuai antara ukuran bangunan, ruang yang dibutuhkan, konstruksi, bahan bangunan atau dalam kombinasi dengan beragam layanan yang dipikirkan. Ini harus diharapkan karena kemampuan rata-rata (daya beli) masyarakat di satu daerah dengan daerah lain tidak sama. Faktor-faktor yang mempengaruhi daya beli masyarakat meliputi:Pendapatan per kapita kebanyakan orang masih rendah (di bawah standar);Tingkat pendidikan beberapa masyarakat, terutama di daerah pedesaan yang relatif rendah;Pembangunan yang tidak merata di berbagai daerah, mengakibatkan perbedaan sosial dan ekonomi;Situasi politik dan keamanan yang tidak stabil mempengaruhi minat masyarakat dan daya beli untuk berinvestasi dan mengembangkan modal;Inflasi tinggi yang menyebabkan kenaikan harga bahan bangunan akibat kenaikan harga rumah.
  3. Kelembagaan. Keberhasilan kawasan hunian di daerah, baik di daerah perkotaan maupun pedesaan, tidak dapat diabaikan oleh peran pemerintah sebagai pihak yang bertanggung jawab untuk mengarahkan, membimbing, dan menciptakan suasana yang kondusif bagi kemunculan. Keberhasilan itu. Masyarakat sebagai pemain kunci pembangunan memainkan peran penting dalam pelaksanaan program pembangunan. Sebagai penyelidikan lebih lanjut terhadap unsur-unsur faktor pembangunan hunian, peran sektor swasta dalam hal ini para pengembang (kontraktor) adalah untuk menetapkan arah dan laju pembangunan menuju masyarakat yang adil dan sejahtera dengan tercukupinya. Semua kebutuhan, termasuk kebutuhan rumah.

Program Pengembangan Perumahan dan Perimbangan

Program yang dilaksanakan dalam pembangunan perumahan dan permukiman pemerintah, yang terdiri dari program dan program utama (Taput Settlement dan Departemen Pembangunan Daerah, 2004), yaitu:

  1. Program utama
    Program utama dilaksanakan dengan tujuan untuk menerapkan kebijakan multi guna dalam Pedoman 1993, yang mencakup pelaksanaan dan pelaksanaan program dan penyediaan perbaikan perumahan dan perumahan, program sanitasi, penyediaan dan pengelolaan air bersih, penampungan air.

Program Penyediaan Perumahan dan Permukiman

Pada prinsipnya program pembangunan perumahan dan permukiman bertujuan untuk meningkatkan kualitas kehidupan keluarga dan masyarakat serta meningkatkan kemandirian, kesetiakawanan sosial masyarakat. Program ini dibagi menjadi dua kegiatan yaitu pembangunan perumahan dan permukiman di perkotaan, dan pembangunan perumahan dan permukiman di pedesaan.
Program pembangunan perumahan dan permukiman di perkotaan meliputi beberapa yaitu :
  • Perintisan kawasan permukiman skala dalam bentuk penyediaan kawasan siap bangun (kasiba), lingkungan siap bangun (lisiba) di wilayah kota yang sudah terbangun atau di wilayah pengembangan yang berupa pengembangan kota baru;
  • Perintisan pola kerja sama pemerintah dengan dunia usaha dalam pengembangan perumahan dalam skala besar;
  • Penyiapan dan pengadaan rumah susun sewa di perkotaan;
  • Penyiapan pengadaan rumah yang meliputi rumah inti, rumah sederhana, dan rumah sangat sederhana;
  • Pengembangan dan pemantapan pola pembinaan khusus bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan memanfaatkan dana pemerintah dan dana masyarakat melalui fasilitas hipotek sekunder, kredit pemilikan rumah, kredit perbaikan rumah, kredit pemilikan kapling siap bangun, kredit pemilikan rumah usaha, kredit pembangunan rumah, dan kredit rumah sewa
Program pembangunan perumahan dan permukiman di pedesaan, meliputi beberapa kegiatan yaitu :
  • Pembangunan rumah percontohan dengan pengadaan rumah desa melalui pengembangan swadaya masyarakat dalam bentuk sistem arisan serta sistem perguliran;
  • Pengembangan penyuluhan dan pergerakan pasrtisipasi masyarakat dalam kegiatan swadaya;
  • Penyediaan sarana dan prasarana pedesaan.

Program perbaikan perumahan dan permukiman

Program perbaikan perumahan dan permukiman dilakukan dengan pendekatan Tribina (bina manusia, bina lingkungan, dan bina usaha), yang juga dilaksanakan oleh berbagai instansi terkait untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemampuan pengelolaan dan pemaliharaan sarana dan prasarana yang telah dibangun.
Program ini terdiri dari beberapa kegiatan yaitu :
  • Perbaikan dan peremajaan kawasan perumahan dan permukiman di perkotaan.
    Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu lingkungan dan kehidupan masyarakat terutama masyarakat yang berpenghasilan rendah, melalui perbaikan lingkungan dan penyediaan prasarana dasar;
  • Pemugaran perumahan dan permukiman di pedesaan. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan pembangunan perumahan dan lingkungan secara terpadu yang mencakup perumahan, permukiman, jalan desa, dan listrik.

Program penyehatan lingkungan permukiman

Program ini dilaksanakan dalam beberapa kegiatan, yaitu:
  • Pengelolaan air limbah, yaitu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan lingkungannya;
  • Pengelolaan persampahan, yaitu kegiatan yang ditujukan untuk mengendalikan, mengumpulkan, dan membuanng atau memusnahkan limbah padat guna menghasilkan lingkungan yang bersih, sehat, dan aman;
  • Penanganan drainase, yaitu suatu kegiatan yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang aman, baik terhadap genangan maupun luapan air sungai, serta banjir yang diakibatkan oleh hujan.
Program penyediaan dan pengelolaan sarana air bersih
Program ini terbagi dalam dua kegiatan, yaitu :
  • Penyediaan dan pengelolaan air bersih di perkotaan
    Kegiatan ini meliputi peningkatan pengelolaan air bersih perpipaan melalui upaya penurunan kebocoran pada PDAM, peningkatan dan perluasan prasarana air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar penduduk serta menunjang perkembangan ekonomi kota dan kawasan pertumbuhan melalui sistem perpipaan dan non perpipaan, peningkatan pemanfaatan kapasitas produksi yang sudah terpasang melalui perluasan jaringan distribusi, sambungan rumah, hidran umum, serta peningkatan efisiensi pengelolaan dan pengusahaan PDAM;
  • Penyediaan dan pengelolaan air bersih di pedesaan
    Kegiatan ini direalisasikan dengan cara pengembangan dan penerapan teknologi tepat guna untuk penyediaan air bersih, peningkatan swadaya masyarakat dalam penyediaan dan pengelolaan air bersih, peningkatan penyuluhan tentang pentingnya penggunaan air bersih bagi kesehatan masyarakat, pengoperasian sarana dan prasarana air bersih di pedesaan.
1.Program Penataan Kota
Program penataan kota dilaksanakan dalam berbagai kegiatan, diantaranya adalah sebagai berikut:
  • Penyiapan dan penyusunan rencana program jangka menengah (PJM) dalam rangka pelaksanaan pembangunan prasarana kota terpadu yang mengacu pada rencana tata ruang dan rencana pengembangan wilayah;
  • Rintisan pengadaan sistem data dan informasi penataan kota yang membantu informasi dalam rangka pengadaan perumahan dan permukiman.
Pada prinsipnya program penataan kota bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penyedian, pelayanan prasarana dan sarana perkotaan yang mendorong pemantapan fungsi kawasan-kawasan kota sehingga dapat meningkatkan produktivitas kota dengan tidak mengesampingkan aspek-aspek pemerataan, lingkungan, dan budaya.
1.Program Penataan Bangunan
Program penataan bangunan dilakukan dengan tujuan untuk mewujudkan tata bangunan dan lingkungan yang terkendali sebagai wujud struktural pemanfaatan ruang perkotaan yang tertib dan keselamatan bangunan, serta terpeliharanya bangunan dan lingkungan yang mempunyai nilai, tradisi serta sejarah yang luhur. Program penataan bangunan terdiri dari beberapa kegiatan, yaitu:
  • Pengendalian ketertiban dan keselamatan bangunan melalui penyusunan peraturan daerah;
  • Perintisan penyusunan pedoman teknis dan prosedur pembangunan serta standar bangunan dan lingkungan;
  • Pemasyarakatan dan penyuluhan produk hukum ataupun produk teknis yang telah dibuat.
2. Program Pendukung
Program pendukung dalam pembangunan perumahan dan permukiman mutlak diperlukan karena program inilah yang akan mendukung pelaksanaan pembangunan dan permukiman.
Program pendukung dalam pembangunan perumahan dan permukiman antara lain berupa Program Penelitian dan Pengenbangan Perumahandan Permukiman serta Program Penyelamatan Hutan, Tanah, dan Air.
a. Program Penelitian dan Pengembangan Perumahan dan Permukiman
Program penelitian dan pengembangan perumahan dan permukiman bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pendayagunaan kemajuan ilmu pengetahuan terapan, terutama yang sedang berkembang pesat dan diperhitungkan memiliki pengaruh yang besar bagi pembangunan. Disamping itu juga diharapkan akan dikembangkan teknologi tepat guna serta pendayagunaan sepenuhnya bahan baku total yang dilaksanakan oleh pusat-pusat penelitian dan pengembangan permukiman, termasuk perguruan tinggi.
b. Program Penyelamatan Hutan, Tanah, dan Air
Program Penyelamatan hutan, tanah, air bertujuan untuk melestarikan fungsi dan kemampuan sumber daya hayati dan non hayati serta lingkungan hidup. Penyediaan dan pengelolaan air bersih dalam pembangunan perumahan dan permukiman merupakan suatu hal yang utama sehingga perlu dilakukan pemberdayaan kegiatan pengembangan sistem tata guna serta alokasi air bagi pembangunan.

Kebijakan dan Strategi Nasional Perumahan dan Permukiman

Ada 3 (tiga) kebijakan dan strategi nasional perumahan dan permukiman yang dituangkan dalam S.K. Menteri Kimpraswil Nomor 217/2002 tentang Kebijaksanaan dan Strategi Nasional Perumahan dan Permukiman (KSNPP), yaitu:
  1. Melembagakan sistem penyelenggaraan perumahan dan permukiman dengan melibatkan masyarakat (partisipatif) sebagai pelaku utama, melalui strategi:
    • Penyusunan, pengembangan dan sosialisasi berbagai produk peraturan perundangundangan dalam penyelenggaraan perumahan dan permukiman.
    • Pemantapan kelembagaan perumahan dan permukiman yang handal dan responsif.
    • Pengawasan konstruksi dan keselamatan bangunan gedung dan lingkungan.
  2. Mewujudkan pemenuhan kebutuhan perumahan bagi seluruh lapisan masyarakat, melalui strategi:
    • Pengembangan sistem pembiayaan dan pemberdayaan pasar perumahan (primer dan sekunder), meliputi
      • (a) Peningkatan kualitas pasar primer melalui penyederhanaan perijinan, sertifikasi hak atas tanah, standarisasi penilaian kredit, dokumentasi kredit, dan pengkajian ulang peraturan terkait;
      • (b) Pelembagaan pasar sekunder melalui SMF (Secondary Mortgage Facilities), biro kedit, asuransi kredit, lembaga pelayanan dokumentasi kredit; dan lembaga sita jaminan.
    • Pengembangan pembangunan perumahan yang bertumpu keswadayaan masyarakat, meliputi
      • (a) Pelembagaan pembangunan perumahan bertumpu pada kelompok masyarakat (P2BPK);
      • (b) Pengembangan dan pendayagunaan potensi keswadayaan masyarakat;
      • (c) Pemberdayaan para pelaku kunci perumahan swadaya; serta
      • (d) Pengembangan akses pembiayaan perumahan swadaya.
    • Pengembangan berbagai jenis dan mekanisme subsidi perumahan, dapat berbentuk subsidi pembiayaan; subsidi prasarana dan sarana dasar lingkungan perumahan dan permukiman; ataupun kombinasi kedua subsidi tersebut.
    • Pemberdayaan usaha ekonomi masyarakat miskin, meliputi
      • (a) Pemberdayaan masyarakat untuk mengembangkan kemampuan usaha dan hidup produktif;
      • (b) Penyediaan kemudahan akses kepada sumber daya serta prasarana dan sarana usaha bagi keluarga miskin, serta
      • (c) Pelatihan teknologi tepat guna, pengembangan kewirausahaan, serta keterampilan lainnya.
    • Pemenuhan kebutuhan perumahan dan permukiman akibat dampak bencana alam dan kerusuhan sosial, meliputi
      • (a) Penanganan tanggap darurat;
      • (b) Rekonstruksi dan rehabilitasi bangunan, prasarana dan sarana dasar perumahan dan permukiman; serta
    • Pemukiman kembali pengungsi. Penanganan tanggap darurat merupakan upaya yang harus dilakukan dalam rangka penanganan pengungsi, penyelamatan korban dampak bencana alam atau kerusuhan sosial, sebelum proses lebih lanjut seperti pemulangan, pemberdayaan, dan pengalihan (relokasi).
    • Pengelolaan bangunan gedung dan rumah negara, melalui pembinaan teknis penyelenggaraan dan pengelolaan aset bangunan gedung dan rumah negara.
  3. Mewujudkan permukiman yang sehat, aman, harmonis dan berkelanjutan guna mendukung pengembangan jatidiri, kemandirian, dan produktivitas masyarakat, melalui strategi:
    • Peningkatan kualitas lingkungan permukiman, dengan prioritas kawasan permukiman kumuh di perkotaan dan pesisir, meliputi
      • (a) Penataan dan rehabilitasi kawasan permukiman kumuh;
      • (b) Perbaikan prasarana dan sarana dasar permukiman; serta
      • (c) Pengembangan rumah sewa, termasuk rumah susun sederhana sewa (rusunawa).
    • Pengembangan penyediaan prasarana dan sarana dasar permukiman, meliputi
      • (a) Pengembangan kawasan siap bangun (Kasiba) dan lingkungan siap bangun (Lisiba); dan
      • (b) Pengembangan lingkungan siap bangun yang berdiri sendiri, yang berdasarkan RTRW Kabupaten atau Kota, dan Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Permukiman di Daerah (RP4D) yang telah ditetapkan melalui peraturan daerah. Kasiba dan Lisiba tersebut dimaksudkan untuk mengembangkan kawasan permukiman skala besar secara terencana dan terpadu dalam manajemen kawasan yang efektif. Dalam pengembangan Kasiba dan Lisiba serta kaitannya dengan pengelolaan tata guna tanah, juga perlu dipertimbangkan pengembangan Bank Tanah untuk lebih mengendalikan harga tanah.
    • Penerapan tata lingkungan permukiman, meliputi
      • (a) Pelembagaan RP4D, yang merupakan pedoman perencanaan, pemrograman, pembangunan dan pengendalian pembangunan jangka menengah dan panjang secara sinergi melibatkan kemitraan pemerintah, dunia usaha dan masyarakat;
      • (b) Pelestarian bangunan bersejarah dan lingkungan permukiman tradisional;
      • (c) Revitalisasi lingkungan permukiman strategis; serta
      • (d) Pengembangan penataan dan pemantapan standar pelayanan minimal lingkungan permukiman untuk mencegah perubahan fungsi lahan, menghindari upaya penggusuran, mengembangkan pola hunian berimbang, menganalisis dampak lingkungan melalui Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL), Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL), serta Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL) secara konsisten.
E. 3. Evaluasi Pelaksanaan Program Pengembangan Perumahan
Perubahan kondisi sosial, ekonomi, dan politik yang sangat fundamental menuntut perlunya sistem perencanaan pembangunan yang komprehensif dan mengarah kepada perwujudan transparansi, demokratisasi, desentralisasi, dan partisipasi masyarakat, yang pada akhirnya dapat menjamin pemanfaatan dan pengalokasian sumber dana pembangunan yang semakin terbatas menjadi lebih efisien dan efektif serta berkelanjutan.
Salah satu upaya untuk merespon tuntutan tersebut, pemerintah telah mengundangkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN), yang didalamnya diatur sistem perencanaan pembangunan yang baru yang terdiri dari empat tahapan, yaitu:
  1. penyusunan rencana;
  2. penetapan rencana;
  3. pengendalian pelaksanaan rencana;
  4. evaluasi pelaksanaan rencana. Perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan evaluasi pelaksanaan rencana merupakan bagian-bagian dari fungsi manajemen yang saling terkait dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain.
Program-program pembangunan khususnya program pengembangan perumahan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pada saat ini memerlukan suatu pengevaluasian untuk mengetahui sudah sampai sejauh mana pelaksanaannya karena hal ini berkaitan dengan aspek transparansi dan akuntabilitas kinerja pemerintah terhadap pihak-pihak yang berkepentingan.
Evaluasi pelaksanaan program pengembangan perumahan ini dilakukan untuk menilai pencapaian pelaksanaan program tersebut, efektifitas, efisiensi, manfaat, dampak, dan keberlanjutan dari program tersebut. Pengevaluasian ini juga menggunakan indikator-indikator yang digunakan dalam penyusunan program pengembangan perumahan ini yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tapanuli Utara. Dan apakah program ini telah sesuai dengan apa yang menjadi tujuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah yaitu terpenuhinya kebutuhan akan rumah yang sehat, aman, serasi dengan lingkungan, terjangkau masyarakat terutama yang berpenghasilan menengah dan rendah dan juga meningkatkan kualitas perumahan melalui penguatan komunitas lembaga yang ada dalam rangka peningkatan kualitas sosial kemaasyarakatan.
Daftar Pustaka untuk Makalah Perumahan dan Permukiman
Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1992 tentang Perumahan dan Permukiman
S.K. Menteri Kimpraswil Nomor 217/2002 tentang Kebijaksanaan dan Strategi Nasional Perumahan dan Permukiman (KSNPP)
Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional
Berikut Adalah contoh gambar 3 Dimensi untuk perumahan
Jasa Arsitek Untuk Desain Perumahan dalam 3 dimensi

Jasa Arsitek Untuk Desain Perumahan dalam 3 dimensi

Jasa Arsitek Untuk Desain Perumahan dalam 3 dimensi

Jasa Arsitek Jogjakarta Untuk Desain Rumah Etnik

Memahami rumah adat
Budihardjo (1994: 57) Rumah adalah akSabangisasi diri yang terkandung dalam bentuk kreativitas dan memberi makna bagi kehidupan penghuninya. Di samping rumah adalah cerminan dirinya sendiri, disebut Pedro Arrupe sebagai “Pemberian Status Function”, keberhasilan seseorang tercermin di dalam rumah dan lingkungan di rumah mereka.

Memahami rumah adat
Rumah Tradisional adalah bangunan yang memiliki ciri khas saat ini, digunakan untuk tempat tinggal oleh penduduk asli tribesmen.Rumah adalah salah satu representasi budaya tertinggi dalam masyarakat kesukuan / masyarakat. Keberadaan rumah tradisional di Indonesia sangat beragam dan sangat penting dalam perspektif sejarah, warisan, dan kemajuan masyarakat dalam peradaban.

Rumah adat di Indonesia memiliki bentuk dan arsitektur masing-masing daerah sesuai dengan budaya setempat. Rumah adat umumnya didekorasi dengan ukiran dan indah, di zaman kuno, rumah tradisional yang merupakan properti datar keluarga kerajaan yang paling indah atau ketua adat setempat menggunakan seleksi kayu dan proses yang terlihat terjadi secara tradisional telah terlibat dalam Pakar, Banyak rumah adat yang masih berdiri teguh dan sengaja dipelihara dan dipelihara sebagai simbol budaya Indonesia.

Berikut adalah contoh rumah etnis

Jasa Arsitek DEsain rumah etnis Jawa

Jasa Arsitek DEsain rumah etnis

Jasa Arsitek Jogjakarta Untuk Desain Rumah Kayu

Apa itu rumah kayu?
Kembali ke Alam, apakah ini mungkin untuk rumah kayu? Ini berarti kembali ke masa lalu, masa nenek moyang kita yang pada saat itu hanyalah sumber daya sumber daya alam yang mereka miliki. Tentu, jawabannya bukan kenapa? Karena warisan nenek moyang kita adalah karya seni yang berharga dan kita diharuskan menyimpannya sebagai keturunan.

Berikut Adalah contoh gambar 3 Dimensi untuk Rumah Kayu
Jasa Arsitek Desain gambar Rumah Kayu

Jasa Arsitek Desain gambar Rumah Kayu

Jasa Arsitek Desain gambar Rumah Kayu

Portofolio

Jasa Arsitek desain Minimalis Modern di Jogjakarta

Konsep modernisme merupakan tema sentral dalam upaya arsitektur modern abad ke-20. Mendapatkan popularitas global, terutama setelah Perang Dunia Kedua, modernisme arsitektur diadopsi oleh banyak arsitek dan pendidik arsitektur, dan berlanjut sebagai model arsitektur dominan yang digunakan untuk bangunan institusional dan perusahaan di abad ke-21.
Arsitektur dasar rumah modern sederhana dan bersih. Filosofinya adalah bahwa karakteristik rumah akan mengikuti fungsi hunian. Ini berarti arsitektur rumah modern mengungkapkan kesederhanaan, tampilan elemen struktur yang rapi, dan menghilangkan apapun yang tidak perlu untuk disain.
Saat melihat arsitektur modern Anda akan melihat bahwa kebanyakan rumah dirancang untuk bahan megah yang digunakan untuk proses pengembangan daripada menutupi bahan-bahan ini dengan desain yang tidak perlu. Inilah sebabnya mengapa kebanyakan desain rumah modern akan menampilkan elemen kaca, baja dan kayu.
Rencana rumah minimalis kontemporer modern menampilkan fitur terbuka, ruang lantai yang fleksibel, elemen dekoratif minimalis, dan penggunaan campuran modern atau “industri” yang ekstensif di seluruh rumah.
Desain lantai yang dilucuti, ramping, dan elegan Kontemporer atau modern merupakan perubahan sempurna dari arsitektur tradisional dan telah menjadi model arsitektur rumah favorit yang dirancang sejak tahun 1950an. Ditemukan di lingkungan pinggiran kota yang terawat baik di seluruh negeri, desain rumah kontemporer yang canggih menawarkan langit-langit yang melonjak dan kesederhanaan abadi yang bekerja dengan baik untuk keluarga dan individu. Rencana kontemporer juga menekankan ruang terbuka dan fleksibel, yang memungkinkan pemilik rumah menyesuaikan fungsi rumah. Bahan campuran modern atau “industri” seperti beton, vinil, dan kaca banyak digunakan di seluruh rumah. Skema rumah modern modern sangat cocok untuk mereka yang ingin mengubah rumah tua menjadi model rumah dengan desain minimais modern murni.
Gaya arsitektur – kombinasi bentuk dasar dan struktur karakter pada waktu dan orang tertentu, diwujudkan dalam rangkaian fungsional, konstruktif, dan artistik. Setiap era telah menciptakan gayanya sendiri. Dan di setiap zaman ada beberapa jenis bangunan, digunakan bahan bangunan khusus konstruksi. Pakar mengubah konsep kecantikan dan kegunaan, dari sinilah perbedaan dari berbagai bentuk dan hiasan waktu.

Gaya secara tradisional didefinisikan sebagai seperangkat fitur, kesatuan teknik dan sumber ekspresif, masyarakat ideologis atau artistik, yang dapat dicirikan oleh waktu, arahan dalam seni, individu atau rumah tertentu.
Di Inggris, gaya kontemporer disebut Art Nouveau di Belgia dan Prancis – Art Nouveau (“Seni Baru”) di Jerman – gaya yugent (“Gaya Muda”), di Austria – Secession (“Branch, Care”). Penolakan bentuk kuno, mencari penggunaan bahan baru: besi, kaca dan beton. Gaya modern, konstruktivis, minimalis, “techno”, hi-tech, kitsch – tidak semua gaya desain dan seni rumah digunakan saat ini.
Pada 1890-1900 dalam arsitektur yang sedang berkembang, gaya yang disebut “modern”. Modern yang bergerak di abad ke-20 dan terus eksis selama dua dasawarsa. Arsitektur “modern” menggunakan rencana yang tidak seimbang dan solusi bangunan tiga dimensi, bahan bangunan baru, termasuk tampilan fasad bata, tiruan ubin glaze. Arsitek telah mencari estetika untuk memahami kemungkinan konstruksi teknis baru, namun jatuh ke dalam ekses dekoratif.
Seiring waktu, modern menolak pengayaan yang berlebihan terhadap detail arsitektur fasad dan interior dan hiasan sosok yang sewenang-wenang. Ini menjadi lebih rasional. Belakangan, ini terkait dengan tahap awal sebuah gaya baru – konstruktivisme, yang biasa terjadi di semua negara.
Munculnya konstruktivisme dalam 20-30 tahun abad XX adalah kemunculan bahan olahan seperti beton dan beton bertulang. Sekarang Anda bisa melakukan desain cadik, jenis awning, kanopi, menutupi fasad rumah dengan kaca besar.
Pada pertengahan abad ke-20, dikembangkan model desain “minimalis”. Pada dekade pascaperang dunia pertama, baik dalam kehidupan masyarakat pada umumnya, arsitektur modern dan arsitektur proses demokratisasi – mencari cara baru pembangunan. Istilah “minimalisme” dikaitkan dengan tren seni konsepJogjakarta Jawa Baratdi tahun 60an karena demokratisasi dan moto realisasi “tidak lebih”. Minimalisme dicirikan oleh kurangnya dekorasi seperti itu, dan menemukan proporsi ideal, solusi warna baru. Namun, pada tahun 20an, 60an, atau tahun 2000an, hal itu berbeda dalam bentuk dan konten dan nuansa.
Pada tahun 1977, arah gaya baru “berteknologi tinggi”. Ini berarti metode membangun lingkungan ultra modern dari berbagai jenis rincian teknis, mengidentifikasi struktur terbuka. Hi-tech – bahan propaganda estetika berteknologi tinggi. Seiring dengan penggunaan komposisi struktur bantalan beban tradisional, kusen, bingkai, telah menggunakan sistem gabungan yang kaku dan tali elemen.
Ciri dari solusi struktur pendukung berteknologi tinggi adalah penggunaan sel punca, bukan bagian tertutup dari bagian yang terbuka. Hal ini sebagian ditentukan oleh persyaratan nonkonstruktif, dan estetika – yang menekankan “teknis” komposisi.
Model desain arsitektur juga menyimpan tanda pada sejarah furnitur dan desain interior. Pergantian gaya furnitur dan desain interior mencerminkan kehidupan sosial sehari-hari masyarakat. Pada awal abad 20 dengan munculnya tren baru dalam pemikiran dan perubahan bidang disain interior sosial disempurnakan, disederhanakan dan dioptimalkan.
Dalam upaya untuk mengatasi eklektisme seni borjuis dan budaya abad ke-21, perwakilan modernisme menggunakan fasilitas teknis dan struktural baru dan rencana bebas untuk menciptakan hal-hal yang tidak biasa, menekankan bangunan individu, semua elemen subordinasi pada irama dekoratif dan desain figuratif simbolis. Seni dan modernisme dekoratif dibedakan dengan simbol puitis, garis ritme cairan dekoratif yang fleksibel, pola gaya bunga.
Furnitur interior modern dan minimalis, Purism, hi-tech – jika Anda membedakan antara area kontemporer, jangan langsung menyebutkan bahwa ketiganya kembar:
Purisma – untuk gaya, adalah kemurnian dan kesederhanaan bentuk – minimalis dan fungsional.
Hi-tech – pada dasarnya adalah bentuk minimalis yang brilian yang bisa dieksekusi dalam hal yang ketat dan fungsional.
Minimalisme – formula kemurnian ideologis, kesempurnaan dan kenyamanan interior modernis.
Hanya teknologi modern yang bisa menjamin pelaksanaan keaslian furnitur minimalis. Minimalisme tumbuh dari Konstruktivisme dari abad ke-20, seiring pelepasan hiasan dan ornamen. Arah ini mengatasi “eklektismeisme” postmodernisme dan memasuki posisi baru kemurnian dan kemampuan proses yang membangun, menggunakan bahan inovasi, desain dan bentuk modern.

Jasa Arsitek desain rumah Minimalis di Jogjakarta

Sebenarnya Gaya rumah Minimalis, tidak identik dengan rumah yang kecil , sempit atau sederhana, tapi lebih mengacu pada gaya hidup miimalis, gaya hidup minimalis berasal dari Pendeta Zen di Jepang, Zen memang diartikan sebagai meditasi. Adaptasi seperti ini ditujukan untuk menciptakan dekorasi dengan suasana tenang, damai, nyaman, sederhana dan dekat dengan alam.
Pengaruh estetika Budhiesme Zen, sangat kuat bagi penganutnya , dan mengaplikasikan gaya hidup mereka dalam keinginan desain rumah minimalis modern. Dengan melawan norma masyarakat umum yang sangat konsumtif dengan secara dramatis mengurangi perabotan barang barang yg tidak begitu memiliki nilai fungsional. Begitu pun dalam medesain rumah, rumah minimalis cenderung mengurangi ornamen ornamen yang tidak di butuhkan, begitu juga dengan tata ruang yang simple , namun efektif, efesien dan tetap elegan. Dalam kontek desain rumah minimalis, disamping adanya pengaruh gaya hidup Jepang, juga timbul karena kebosanan pada gaya desain rumah konservatif, dengan yg ada pada umumnya.
Ciri ciri dari desain rumah minimalis, pada ekteriornya
Mempunyai bentuk garis geometris yang lebih tegas,biasanya di dominasi pengulangan garis secara vertikal maupun horizontal.
Memiliki bukaan yang lebar, jendela yang lebar yang memberikan sudut pandang ke luat yang lebih luas.
Atap rumah nyaris datar, dengan derajat kemiringan sudut yang lebih besar.
Penataan taman atau landscape pun minimalis, disesuaikan dengan lahan yang minim.

Jasa Arsitek desain rumah Idaman di Jogjakarta

Jika kita melihat atau membayangkan gambar rumah impian, apa yang akan menjadi pikiran Anda mungkin kesempurnaan. Kesempurnaan Model rumah, desain, ukuran, dan tata letak ruang urutan penuh kemewahan dan furnitur berkelas. Belum lagi bagian luarnya dikelilingi oleh taman dengan aneka tanaman hias yang indah, lengkap dengan kolam renang sebagai bentuk identitas rumah kelas modern. Pertanyaannya adalah, apakah definisi rumah impian harus mencakup semua hal di atas?

Umumnya, setiap orang memiliki keinginan akan nuansa yang berbeda dengan rumah / tempat tinggal yg dinginkan . Misalnya ada yang menginginkan sebuah apartemen mewah di pusat kota, di sisi lain sebenarnya banyak yang mendambakan sebuah rumah sederhana di pedesaan atau di pantai yang terisolasi dari fasilitas umum, ataupun di perumahan yg tenang namun lengkap dengan segala fasilitas pendukung.

Mimpi / keinginan dalam membuat rumah impian pada dasarnya memikirkan sebuah bangunan yang sesuai dan sesuai dengan keinginan pemilik rumah dan semua anggota keluarga tanpa model, bentuk, ukuran, dan lokasi. Secara garis besar asesmen hanya penghuni rumah idaman yang bisa menentukan tanpa keterlibatan orang lain yang bisa diberi penilaian berbeda.

Memilih Ideal Lokasi
Membangun mimpi adalah tantangan rumah yang cukup besar, terutama pada masalah perencanaan dan biaya untuk mewujudkannya. Tapi kalau kita bisa memenuhi maksud dan deskripsi model rumah yang kita inginkan, sebenarnya proses ini lebih menyenangkan. Membangun rumah impian kita harus mencari lokasi yang strategis sebelum memulai proses perencanaan struktur rumah secara keseluruhan.

Dalam hal ini kita harus merencanakan desain lansekap dengan menggabungkan bangunan situs untuk membuat paket ‘tunggal’ yang indah dan nyaman. Jadi pada dasarnya selain memperhatikan keindahan estetika alami, kita perlu mengamati lokasi bangunan lain di dekat rumah yang sedang kita rencanakan, apakah ada satu atau beberapa bangunan yang dibangun akan yang mengganggu lingkungan sekitar?

Dalam gambar 3 dimensi, kita hanya melihat gambaran bentuk fisik rumah, bangunan itu terlihat sempurna, namun tidak dijelaskan secara detail tentang jalan atau akses ke tempat tersebut. Sebenarnya jalan menuju lokasi (rumah) merupakan aspek penting untuk diperhatikan. Misalnya, berapa lama waktu yang dibutuhkan dari lokasi untuk bekerja dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tempat umum seperti rumah sakit, rumah ibadah, pusat perbelanjaan, dll?

Nah, hal yang sering kita anggap remeh di atas sebenarnya perlu diperhatikan oleh kita. Toh, tidak setiap rumah yang kita anggap terlihat rumah impian terlihat sempurna selamanya, karena orang harus hidup dengan waktu, yang berarti setiap saat ada perubahan gaya hidup.

Jika rumah impian yang kita rencanakan sudah bisa direalisasikan mungkin di masa depan kita akan menemukan desain baru gairah atau inspirasi yang mengharuskan kita untuk mengeksplorasi model rumah tua menjadi model baru. Ini sama dengan kondisi kita yang selalu tumbuh dan bergerak, dan keadaan di sekitar kita terus berubah.Demikian tips yg kami bisa berikan.

Jasa Arsitek desain rumah Sederhana di Jogjakarta

Definisi model rumah sederhana sebenarnya sangat universal, namun pastinya rumah sederhana tidak harus identik dengan rumah-rumah kecil dan murah. Tapi kalau rumah itu dikatakan murah, bisa dikategorikan sebagai rumah sederhana. Titik pemahaman sebuah rumah sederhana tidak hanya berdasarkan kata “sederhana”, karena bisa jadi rumah yang terlihat sederhana penampilannya dari luar, namun interiornya didesain modern dan mewah dengan furnitur yang mahal. Jadi kategori rumah sederhana hanya bisa diukur dari desain, pembiayaan dan area rumah itu sendiri.
Desain
Jika rumah sederhana dilihat dari disain, maka bisa lebih berarti. Misalnya, sebuah rumah besar yang menerapkan konsep sederhana tapi satu sisi rumah menggunakan bahan yang mahal, tidak bisa lagi disebut rumah sederhana. Pengertian rumah sederhana dilihat dari disain, penekanannya terletak pada disain itu sendiri. Kualitas bahan yang digunakan cukup fleksibel, bisa bahannya murah, medium, atau mahal dan bahannya mewah. Kita bisa melihat contoh bahan mewah seperti granit asli yang harganya 1 juta / m2 atau perlengkapan sanitair harganya di atas 25 juta. Contoh bahan semacam itu bisa diaplikasikan pada model rumah sederhana.
Pembiayaan dan Luas Rumah

Pengertian rumah sederhana juga bisa dilihat dari sisi pembiayaan dan luas rumah. Jika sebuah rumah menerapkan konsep sederhana yang dibangun dengan biaya minimal, misalnya menggunakan bahan kelas ekonomis atau bahan yg murah, maka secara praktis rumah tersebut adalah rumah sederhana yang sesungguhnya. Apalagi jika diperkuat dengan area rumah yang relatif kecil, misalnya perumahan KPR BTN tipe 21, tipe 36, dan jenis rumah murah lainnya. Tapi kalau rumah sederhana itu memiliki luas di atas 200 m2 dengan luas ruangan dan luas, misalnya kamar tidur berukuran 4m x 5m (20m2), maka rumah tersebut tidak bisa lagi disebut rumah sederhana yang sebenarnya karena sudah masuk pada definisi kelas rumahmewah, namun sebagai bentuk rumah sederhana terlihat. Dari disain

Dalam beberapa tahun terakhir banyak orang yang memiliki kekayaan berlebih, lebih memilih desain rumah sederhana, yang meniru kesederhanaan gaya rumah tradisional klasik, seperti rumah kayu, rumah joglo. Bahkan banyak dari mereka yang menyukai model rumah tua dengan gaya arsitektur rumah zaman Belandaatau kolonial. Bangunan ini bisa dengan mudah dilihat di perumahan resmi. Rumah-rumah tersebut meski mengadopsi desain bangunan tradisional yang cenderung bergaya klasik dan kuno, namun rumah mereka memiliki luas lebih dari 300 m2 dan dibangun di atas lahan seluas 500 m2 atau bahkan lebih. Membangun rumah bisa menjadi teladan sebagai rumah yang terlihat sederhana, tapi bukan rumah sederhana dalam arti sebenarnya.

Jasa Arsitek desain rumah 1 lantai dengan 5 kamar di Jogjakarta

Alasan orang mulai menyukai desain rumah minimalis ini dikarenakan pemikiran tentang bahwa desain rumah minimalis ini, merupakan desain yang menghasilkan bentuk yang sederhana tetapi mempunyai nilai yang estetika dan ruang yang lebih besar. Namun sebenarnya konsep desain rumah minimalis tidak hanya sekedar sampai disitu saja.

Jasa Arsitek desain rumah 1 setengah lantai di Jogjakarta

Model Rumah Sederhana Minimalis 1 Lantai – Jika kita lihat dari sejarah sebenarnya alasan kemunculan desain rumah minimalis ini merupakan salah satu bentuk protes beberapa aliran arsitektur yang terlalu boros dalam menggunakan material untuk bangunan yang dalam jangka panjang bisa mengganggu keseimbangan alam. Misalnya saja penggunaan kayu yang berlebihan untuk pembuatan interior dan masih banyak bahan-bahan lainnya yang diambil dari alam.

desain rumah 10×10 di Jogjakarta

Sementara dilain sisi manusia tidak dapat memproduksi bahan bahan itu sendiri. Oleh sebab itu dalam membuat desain konsep sebenarnya dari rumah minimalis lebih mengutamakan fungsi dari penggunaan bahan bahan secara lebih maksimal lagi. Ornament dan hiasan yang biasanya digunakan sebagai pajangan sangat dihindari dalam desain rumah minimalis, bahkan sudah dihilangkan.

Jasa Arsitek desain rumah minimalis 1 lantai 5 di Jogjakarta

Tokoh yang paling berperan dalam mempopulerkan desain minimalis adalah Ludwig mies van der rohe dan le Corbusier. Desain rumah minimalis yang sekarang sudah bisa kita saksikan secara nyata disekeliling kita. Merupakan hasil dari pengaruh Ludwig mies van der rohe dan le Corbusier konsep mereka menjadi dasar dan tujuan utama dari konsep minimalis.

Jasa Arsitek desain rumah sederhana leter L di Jogjakarta

Konsep dari rumah minimalis memang lebih menonjolkan sifat fungsional dan esensial sehingga harus bisa meminimalkan atau bahkan menghilangkan-hiasan hiasan yang tidak diperlukan didalam rumah, misalnya seperti ornament-ornament. Sehingga efisiensi pernggunaan bahan-bahan material seperti beton, baja, kaca, dan lain lainmenjadi tantangan tersendiri bagus para arsitektur dalam merancang bangunan dengan konsep minimalis.
desain rumah sederhana minimalis 1 lantai di Sabang
Banyak ide-ide baru yang bermunculan oleh para arsitek yang pada saat itu sedang berusaha keras untuk mendapatkan formasi baru yang diharapkan mampu menyesuaikan dengan kondisi jaman yang terus berkembang. Di Indonesia sendiri, konsep desain minimalis juga mengalami kemajuan yang cukup pesat, tepatnya saat gaya mediterania mulai mengalami kesurutan.

Jasa Arsitek desain rumah sederhana modern 1 lantai di Jogjakarta

Model Rumah Sederhana Minimalis 1 Lantai – Hanya saja karena masyarakat di Indonesia sendiri belum paham akan tujuan dari konsep minimalis ini, karenanya mereka lebih suka meniru-niru konse minimalis yang diterapkan dinegara negara Eropa dan Amerika yang dianggap lebih maju. Mereka tidak menyadari kalau sebenarnya kondisi alam di Indonesia yang tropis berbeda dengan kondisi alam di negara-negara barat tersebut.
desain rumah sederhana satu lantai
Oleh karena itu malah berakibat pemborosan terutama dalam segi pembiayaan yang seharusnya tidak perlu terjadi. Misalnya yang terjadi pada sistem pencahayaan. Alasannya ingin mendapatkan sinar matahari yang makasimal, pemilik rumah sampai mengurangi ukuran atau malah mengliangkan kanopi yang sebenarnya memang tidak digunakan pada rumah-rumah di Eropa

Jasa Arsitek desain rumah sederhana unik di Jogjakarta

Model Rumah Sederhana Minimalis 1 Lantai – Padahal sebenarnya sinar matahari yang memancar diIndonesia ini sifatnya lebih panas dibandingkan dengan di Eropa. Hal ini justrudapat mengakibatkan perabot yang ada didalam rumah menjadi tidak awet. Tentu saja hal ini juga mengakibatkan ongkos yang dikeluarkan untuk pembiayaan menjadi lebih banyak lagi. Itulah sedikit info sejarah atau awal mula adanya konsep rumah dengan desain minimalis.

Jasa Arsitek desain rumah sederhana yang indah di Jogjakarta

Baiklah sekarang saya akan mencoba mengajak anda untuk merubah rumah sederhana menjadi rumah dengan gaya minimalis. Desain rumah minimalis ini tidak akan banyak merubah bentuk bangunan rumah anda yang sederhan. Ornament-ornament yang simple akan mempermudah dalam perubahan desain rumah pribadi anda menjadi rumah dengan gaya minimalis.

Jasa Arsitek desain rumah tampak depan di Jogjakarta

Eksterior rumah sederhana ini nantinya hanya memerlukan sedikit sentuhan desain modern dan minimalis pada tampilan luarnya saja, jadi tidak akan mengeluarkan biaya yang cukup besar. Penggunaan list atau garis merupakan hal yang paling sering digunakan, guna membedakan satu blok dinding dengan dinding yang lainnya. Pada rumah sederhana yang minimalis penggunaan list ini bisa memanfaatkan batu alam sebagai bahan bakunya.
minimalis

Pilihlah batu alam dengan ukuran 15×10 cm saja, juga sudah cukup untuk dijadikan list pada tampilan dinding luar rumah minimalis anda nantinya. Selain itu, gunakanlah cat yang tidak warna-warni, agar membuat rumah anda memiliki desain yang minimalis.

Jasa Arsitek minimalis design di Jogjakarta

Model Rumah Sederhana Minimalis 1 Lantai – Biasanya pilihan warna abu dan putih yang menjadi pilihan, karena warna tersebut yang paling sering digunakan pada rumah rumah yang bergaya minimalis.Tambahan warna cerah misalnya merah atau kuning sebagai list juga memungkinkan untuk mengganti batu alam yang tadi itu, pengunaan warna juga merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi biaya yang dibutuhkan.
model cat rumah minimalis indoor outdoor
Biasanya pada desain rumah dengan konsep minimalis, tidak ada tiang penyangga yang biasanya ada dua di depan rumah-rumah pada umumnya di Indonesia. Rumah minimalis biasanya hanya mengandalkan tiang penyangga yang menyatu pada dinding rumah saja, sehingga tidak ada lagi pada teras rumah, yang biasanya ada dua tiang penyangga tersebut.

Jasa Arsitek model model rumah di Jogjakarta

Selain itu juga, penggunaan keramik pada dinding sebaiknya tidak usah dilakukan pada desain rumah minimalis sederhana. Pastikan pula bahwa dinding rumah hanya di cat bukan dikeramik, karena keramil di dinding itulah yang akan menghilangkan kesan minimalis pada rumah anda tersebut. Desain rumah minimalis yang sedehanan ini sangat cocok sekali bagi rumah dengan type kecil.

Jasa Arsitek model rumah di Jogjakarta

sekarang rumah minimalis bukanlah hal asing lagi bagi kita. Di Indonesia banyak perumahan perumahan sederhana yang juga telah mengadopsi desain rumah minimalis pada setiap unit rumah yang mereka tawarkan. Ini merupakan pembuktian bahwa rumah sederhana pun bisa disulap menjadi rumah dengan desain minimalis, tentunya dengan biaya yang tidak terlalu mahal.
model rumah baru
Sekarang ini banyak sekali tampilan rumah minimalis yang bisa dijadikan referensi untuk rumah anda. Jika anda menyukai salah satu desain rumah minimalis yang anda dapatkan atau anda lihat dari Internet maka anda bisa konsultasikan kepada pihak developer atau tukang atau pemborong yang biasa mengurus masalah pembangunan rumah anda.

Jasa Arsitek model rumah modern di Jogjakarta

Dengan memiliki rumah minimalis modern anda akan merasakan bagaimana memiliki rumah seperti apa yang ada di televisi yang anda lihat. Anda akan bisa belajar model-model rumah minimalis modern dengan lebih memperbanyak browsing. Banyak model tipe dan jenis sesuai luas bangunan, gaya, serta konsep yang bisa diaplikasikan dari sini.

Jasa Arsitek model rumah sederhana di Jogjakarta

Model Rumah Sederhana Minimalis 1 Lantai – Mantapkanlah dulu diri anda dan keluarga anda, untuk bisa tinggal bersama di rumah yang anda desain. Agar rumah tampak lebih baik anda bisa memberikan beberapa perabotan khusus dirumah minimalis anda. Sehingga akan memberikan tampilan rumah vintage modern yang benar-benar nyaman untuk ditinggali dan eye catching.

Jasa Arsitek model rumah sekarang di Jogjakarta

Anda tentu saja akan butuh desainer untuk membantu anda, menentukan wallpaper dinding yang cocok, yang bisa diaplikasikan di rumah minimalis anda. Paling penting juga adalah menyesuaikan budget yang anda miliki untuk mewujudkan rumah minimalis modern ini.

Jasa Arsitek Jogjakarta Murah Untuk Desain Rumah Kolonial

Arsitektur kolonial, sebuah arsitektur dibangun pada masa kolonial ketika Indonesia menjadi koloni Belanda di tahun 1600-1942, yaitu 350 tahun penjajahan Belanda di Indonesia (Rachmawati 1990: 15).
Gaya desain kolonial adalah gaya desain yang dikembangkan di berbagai negara di Eropa dan Amerika. Dengan ditemukannya benua Amerika sekitar abad ke 15-16, ia menambahkan motivasi orang-orang Eropa untuk mengatasi dan menyelesaikan ‘dunia baru’, yang merupakan daerah di mana mereka mengunjungi dan akhirnya menjadi koloni. Motivasi mereka bervariasi selancar laut, meningkatkan taraf hidup misi untuk menyebarkan agama. Ini juga menyelamatkan sedikit keinginan untuk mendapatkan pengalaman dan peSabangangan baru.
Arsitektur kolonial menyiratkan akulturasi disertai proses adaptasi antara dua negara yang berbeda. Proses adaptasi yang dialami oleh kedua bangsa ini dibentuk oleh apa yang disebut arsitektur kolonial. Ini termasuk solusi yang terkait dengan perubahan iklim, ketersediaan material, mode konstruksi, ketersediaan karya seni budaya estetika. Berdasarkan proses akulturasi, ada dua faktor yang mempengaruhi pembentukan arsitektur kolonial Belanda, yaitu faktor budaya lokal dan faktor budaya asing Eropa / Belanda (BAPPEKO 2005: II, 5-7).

Berikut Adalah contoh gambar 3 Dimensi untuk Rumah Kolonial di Jogjakarta

??????????

jasa arsitek Sabang

jasa arsitek Sabang

Jasa Arsitek terbaik dan terpercaya di Sabang. Dapatkan harga terbaik, bandingkan portfolio dan review. Semuanya tanpa dipungut biaya tambahan.

 

Jika menginginkan rumah mewah mewah, Anda juga bisa melihat rumah seniman Indonesia Inul Daratista. Artis yang dikenal sebagai penyanyi dangdut ini memiliki rumah yang cukup luas dengan desain yang sangat megah. Dari luar Anda bisa melihat bangunan rumah besar, ganteng dan terlihat mewah. Dengan warna terang dan terang, rumah ini menarik dan menarik bagi siapa saja yang lewat. Saat memasuki rumah Inul Anda juga akan melihat interior yang menarik dan mewah. Desain rumah seniman Indonesia ini cukup ramai dan heboh, namun cukup membuat Anda nyaman. Di rumah Inul Anda juga bisa menikmati berbagai fasilitas, mulai dari kolam renang, ruang karaoke sampai ruangan besar. Setiap orang yang memasuki rumah ini merasa senang dan nyaman.
Tidak semua rumah seniman Indonesia berukuran besar dan mewah, ada rumah seniman yang berukuran sedang namun nyaman untuk ditempati. Jika Anda menginginkan rumah seperti itu, lihatlah rumah seniman Indonesia Indra Bekti. Rumah Indra Bekti cukup simpel namun elegan dengan desain minimalis. Warna yang dipilih Indra Bekti untuk sebagian besar ruangan di rumahnya adalah warna yang ringan dan mudah. Jadi setiap orang yang merasa nyaman juga nyaman. Untuk membuat ruangan terlihat begitu sepi itu menambahkan sejumlah furnitur sederhana dan ornamen sederhana. Desain rumah ini saat ini sangat diminati oleh kebanyakan orang Indonesia. <