Jasa Arsitek untuk Desain gambar kerja / Gambar Rencana

Salah satu desain hunian yang menerapkan arsitektur minimalis adalah hunian milik bapak Ladingan Sianipar yang berlokasi di Magetan . Rumah tinggal dengan luasan tanah yakni ±110 m2 ini memiliki desain yang sangat menarik dan tentu nyaman untuk dihuni. Berikut adalah data lengkap mengenai bangunan rumah tinggal miliki bapak Ladingan Sianipar:

Proyek : Rumah Tinggal Minimalis 2 Lantai

Lokasi : Magetan

Luas Lahan : ±110 m2

Luas Bangunan : ±60 m2

Ruang :

Kamar Tidur : 3

Kamar Mandi : 4

Dapur & Ruang Makan

Ruang Keluarga

Ruang Tamu

Gudang

Jemuran

Taman (halaman depan & halaman belakang) di Magetan

Kemudian akan dijelaskan secara rinci mengenai proyek hunian ini dari penjelasan gambar kerja sampai dengan fungsi tiap peruangan.

jasa arsitek desain rumah minimalis

jasa arsitek desain rumah minimalis

Gambar diatas merupakan situasi sekaligus denah lantai dasar dari desain rumah tinggal minimalis 2 lantai. Berikut adalah penjelasan dari nomor yang sudah tertera pada gambar:

  1. Taman. Pada desain ini meskipun dengan luasan tanah yang cenderung kecil, namun dengan memnafaatkan penggunaan taman maka dapat memberikan kesan tapak bangunan yang lebih luas. Taman pada desain ini terdapat di 2 tempat, yakni di halaman depan sebagai taman utama, dan juga terdapat di halaman belakang.Taman ini memiliki fungsi lain yang juga penting yaitu sebagai sumber penghijauan dalam bangunan dan juga sebagai resapan air sehingga air yang masuk dapat langsung terserap kedalam tanah. Untuk desain taman di halaman belakang didesain cukup sederhana dengan luasan hanya 6 m2. Taman di halaman belakang juga berfungsi untuk sumber penghijauan dan resapan karena pada bagian belakang rumah terdapat berbagai ruang utama seperti kamar tidur sehingga dibutuhkan suasana kesegaran dengan menampilkan taman tersebut.
  2. Gudang. Gudang ini berfungsi untuk mneyimpan berbagai barang baik yang sudah tidak terpakai atau untuk barang barang yang segaja disimpan dengan baik. Oleh karena itu desain gudang terdapat di sudut desain dengan tuuan agar tidak terlihat dari fasade. Gudang ini memiliki luas ±4 m2 dengan bentuk ruang yaitu trapesium. Ruang gudang ini berbatasan dengan dapur dan toilet. Sehingga sistem zonasi peruang juga digunakan dengan baik dalam desain hunian ini.
  3. Dapur dan ruang makan. Ruang multifungsi ini memiliki luasan 9 m2. Ruang ini tidak dipisahkan menjadi 2 ruang yang berbeda karena adanya keterbatasan lahan pada bangunan. Namun hal ini tidak menjadi suatu halangan karena fungsi dari 2 ruang ini berkaitan, dimana setelah melakukan kegiatan memasak di dapur kemudian keluarga melakukan makan bersama di ruang makan. Oleh karena itu 2 fungsi ini dapat dijadikan dalam satu ruangan yang sama.
  4. Kamar tidur utama. Ruang tidur ini merupakan salah satu ruangan yang digunakan untuk fungsi utama dari bangunan, oleh karena itu lokasi ruang ini haruslah di suatu lokasi yang strategis. Oelh Karena itu lokasi ruang ini diletakkan di sisi sudut arah selatan bangunan. Dari ruangan ini dapat terlihat taman belakang sehingga dapat terlihat sebuah view yang bagus dari dalam kamar tersebut. Kamar ini memiliki luas 10,5 m2 dan memiliki kamar mandi dalam ruangan. Kamar ini juga memiliki luasan yang paling besar dari kamar kamar yang lainnya. Kamar ini juga memiliki kamar mandi yang terletak di depan kamar tersebut. Sedangkan untuk pembatas antar keduanya adalah sebuah dinding sehingga tidak akan mempengaruhi kenyamanan kamar seperti bau atau sesuatu yang kurang nyaman dipandang.
  5. Toilet pada lantai dasar memiliki jumlah 3 buah. Peletakan ruang toilet ini tersebar di sisi depan dan belakamg bangunan, dan 1 buah yang terletak di dalam kamar tidur utama. Peruntukan dari toilet ini juga dapat dibedakan. Kamar mandi untuk tamu dapat digunakan di toilet depan, sedangkan untuk keluarga dapat menggunakan kamar mandi depan atau belakang. Luasan kamar mandi juga tidak terlalu besar, yakni 3 m2.
  6. Teras ini berfungsi sebagai penyambut tamu yang datang ke rumah tersebut. Sehingga desain teras ini tidak didesain tertutup dan memiliki atap dak yang menutupi teras tersebut. Teras ini terdapat di 2 tempat yaitu di dekat pintu utama yang digunakan untuk menyambut tamu, dan teras di belakang untuk akses dari ruang makan apabila ingin menuju ke taman. Kedua teras ini memiliki luasan yang berbeda, luas teras di depan yaitu 4,5 m2 sedangkan teras belakang memiliki luasan ±7 m2.
  7. Ruang tamu. Ruang tamu ini berada tepat di belakang pintu masuk, sehingga tamu yang datang dapat langsung duduk di ruang tamu. Ruang tamu ini tidak memiliki batasan ruang yang jelas, karena ruang tamu ini sebagai pusat/center dari ruang-ruang dalam desain bangunan tersebut. Namun ruangan ini memiliki luasan ±11 m2.
  8. Carport sendiri memiliki fungsi sebagai garasi namun tidak terdapat batasan sehingga tidak membentuk suatu ruang yang tertutup. Carport pada desain ini memiliki luasan 15 m2 dan hanya bisa digunakan untuk 1 buah mobil saja.material dari carport ini adalah dari paving dan tidak memiliki penutup.

Setelah melihat bagaimana bentuk siteplan desain hunian tersebut, selanjutnya akan ditampilkan situasi dari desain ini.

Jasa Arsitek Desain atap rumah minimalis

Jasa Arsitek Desain atap rumah minimalis

Dari situasi ini dapat dilihat berbagai macam atap yang digunakan pada hunian ini. Berikut adalah penjelasan berdasarkan nomor yang tertera pada gambar:

  1. Atap dari material genteng ini menjadi atap yang dominan digunakan sebagai penutup dalam desain ini. Atap dari material ini sangat sering digunakan dikarenakan memiliki banyak sekali keunggulan, diantarnya karena genteng tanah liat ini tidak menimbulkan bunyi yang bising ketika sedang hujan, selain itu, ketika matahari terik atau panas, maka justru panas tersebut ditransfer menjadi dingin sehingga ketika panas maka suhu didalam rumah menjadi dingin, dan juga sebaliknya, ketika cuaca diluar dingin, maka kondisi di dalam ruangan menjadi hangat.
  2. Atap dari material kaca. Atap ini digunakan dikarenakan ruangan yang ada di bawah atap tersebut adalah ruang jemur, sehingga diperlukan cahaya matahari alami yang masuk. Selain itu keuntungan dari menggunakan atap kaca ini yaitu ketika sedang menjemur pakaian namun cuaca menjadi mendung dan kemudian hujan maka tidak perlu tergesa gesa mengambil pakaian tersebut.
  3. Atap dak beton. Atap dak beton ini hanya digunakan untuk menutupi ruang teras pada rumah tinggal tersebut. Karena hanya untuk menutupi sedikit bagian ruang maka dak beton tersebut dapat langsung ditambhakan tanpa menambahkan kolom dibawahnya. Alasan pemilihan material beton ini adalah karena atap beton ini juga dapat meredam paparan sinar matahari dengan baik, selain itu juga perawatannya yang tergolong mudah. Selain itu dengan penggunaan atap datar pada teras ini juga dapat memberikan kesan arsitektur minimalis dan dapat menambah nilai estetika bangunan.

Selanjutnya gambar yang akan dijelaskan adalah penjelasan denah lantai 1 dan lantai 2 dari bangunan ini. Berikut adalah gambar denah beserta keterangannya dalam nomor:

Berikut adalah keterangan dari gambar denah lantai 1 (atas) :

  1. Taman belakang. Pada taman belakang ini didesain untuk memberikan view untuk ruang ruang di sekelilingnya, diantaraya ruang kamar tidur dan ruang makan. Selain itu juga digunakan untuk memeberikan udara segar dalam bagian belakang rumah tinggal tersebut.
  2. Peletakan gudang berada di belakang dan terletak di sudut. Peletakan ruang ini berada di samping dapur dan toilet.
  3. Ruang dapur dan ruang makan. Ruang ini merupakan salah satu ruang multifungsi dimana dalam satu ruang dapat dilakukan satu atau lebih kegiatan dan semua kegiatan tersebut dpat terlakukan dengan baik dan optimal.
  4. Kamar utama. Kamar utama ini memiliki kelebihan dari kamar tidur lain. Diantanya adalah kamar ini terletak di lantai satu, sehingga dapat menikmati view taman yang berada tepat di sisi sebelah kanan ruang tersebut. Selain itu kamar ini juga memiliki kamar mandi yang terletak bersebelahan dengan kamar tersebut.
  5. Ruang pada toilet ini ditempatkan di sisi depan dan sisi belakang desain. ruang toilet ini hanya memiliki luasan 3 m2 saja karena keterbatasan lahan yang ada, namun dengan luasan tersebut user masih dapat melakukan kegiatan di kamar mandi dengan optimal.
  6. pada rumah tinggal ini memiliki 2 buah teras yang digunakan untuk menyambut tamu dan juga tempat berrsantai. Karena fungsi ruangnya yang tidak digunakan untuk kegiatan formal maka desain ruang teras ini didesain dengan konsep terbuka sehingga menciptakan kesan santai
  7. Ruang tamu. Ruang tamu ini tidak memiliki batasan ruang secara jelas, karena ruang tamu ini terbentuk dari pertemuan antar ruang, yaitu ruang makan, teras, dan juga ruang tidur utama.
  8. Ruang carport ini digunakan sebagai garasi mobil. Kapasitas mobil yang dapat tertampung dalam carport ini adalah 1 buah mobil.
  9. Tangga ini menjadi akses satu satunya menuju lantai kedua. Lebar tangga ini yaitu 1 m dengan ketinggian tiap trap tangga yaitu ±20 cm.
Jasa Arsitek Desain atap rumah minimalis

Jasa Arsitek Desain atap rumah minimalis

Kemudian berikut adalah penjelasan dari denah lantai 2:

  1. Ruang jemur. Ruang ini diletakkan di sudut sisi barat bangunan karena agar dapat terkena sinar matahari secara langsung ketika siang hari. Karena kegiatan yang dilakukan membutuhkan banyak sinar matahari maka diperlukan banyak bukaan dalam ruang tersebut. Dalam mengatasi hal tersebut maka solusi desain yang diambil adalah menggunakan atap kari material kaca sehingga cahaya matahari dapat langsung masuk dari atas.
  2. Kamar tidur. kamar tidur ini memiliki luasan 9 m2 dan berdekatan dengan ruang keluarga dan ruang ruang dengan privasi tinggi, sehingga kamar ini dapat terjaga privasinya dari zona public yang berada di lantai bawah. Selain itu kamar ini juga memiliki 1 sisi bukaan yang menghadap kearah void yang dibawahnya terdapat taman belakang hunian tersebut, sehingga pencahayaan alami juga dapat masuk melalui bukaan tersebut.
  3. Kamar tidur. kamar tidur ini memiliki luasan 9 m2 dan berdekatan dengan ruang keluarga dan ruang ruang dengan privasi tinggi, sehingga kamar ini dapat terjaga privasinya dari zona public yang berada di lantai bawah. Selain itu kamar ini juga memiliki 1 sisi bukaan yang menghadap kearah void yang dibawahnya terdapat taman belakang hunian tersebut, sehingga pencahayaan alami juga dapat masuk melalui bukaan tersebut.
  4. Ruang keluarga. Ruang ini hampir sama dengan ruang tamu, dilihat dari batasan ruang yang terbetuk, namun tingkat privasinya lebih tinggi karena ruang ini hanya boleh dimasuki oleh user saja. Untuk luasan ruang ini yaitu ±11 m2. Ruang keluarga ini berbatasan langsung dengan void di sisi belakang yang merupakan terusan vertical dari taman belakang, dan juga balkon yang terdapat di sisi depan ruang keluarga tersebut.
  5. Tangga dari lantai 1 ini akan langsung menuju ruang keluarga. Sehingga user yang nantinya akan menuju ke kamar atau ruang ruang lainnya di lantai 2 harus melalui ruang keluarga terlebih dahulu.
  6. Ruang balkon ini merupakan penutup atau atap dari teras depan di lantai 1. Ruang balkon ini juga berfungsi sebagai ruang santai kelarga karena dari area balkon tersebut dapat melihat view taman halaman depan. Sedangkan untuk dimensi dari area balkon ini adalah 1,5 m x 3 m.

Kemudian, setelah mengetahui bagaimana denah dan peruntukan tiap ruang yang ada dalam bangunan ini, maka selanjutnya akan dibahas mengenai denah atap untuk mengetahui material dan penggunaannya. Berikut akan dijelaskan denah atap melalui gambar.

Jasa Arsitek Desain atap rumah minimalis

Jasa Arsitek Desain atap rumah minimalis

Berikut adalah keterangan gambar dari denah atap:

  1. Atap genteng tanah liat. Atap jenis ini menjadi material yang dominan sebagai penutup bangunan. Pemilihan material ini memiliki beberapa klebihan, diantaranya adalah genteng tanah liat ini tidak menimbulkan bunyi yang bising ketika sedang hujan, selain itu, ketika matahari terik atau panas, maka justru panas tersebut ditransfer menjadi dingin sehingga ketika panas maka suhu didalam rumah menjadi dingin, dan juga sebaliknya, ketika cuaca diluar dingin, maka kondisi di dalam ruangan menjadi hangat.
  2. Atap dari material kaca. Atap ini digunakan dikarenakan ruangan yang ada di bawah atap tersebut adalah ruang jemur, sehingga diperlukan cahaya matahari alami yang masuk. Selain itu keuntungan dari menggunakan atap kaca ini yaitu ketika sedang menjemur pakaian namun cuaca menjadi mendung dan kemudian hujan maka tidak perlu tergesa gesa mengambil pakaian tersebut.
  3. Atap dak beton. Atap dak beton ini hanya digunakan untuk menutupi ruang teras pada rumah tinggal tersebut. Karena hanya untuk menutupi sedikit bagian ruang maka dak beton tersebut dapat langsung ditambhakan tanpa menambahkan kolom dibawahnya. Alasan pemilihan material beton ini adalah karena atap beton ini juga dapat meredam paparan sinar matahari dengan baik, selain itu juga perawatannya yang tergolong mudah. Selain itu dengan penggunaan atap datar pada teras ini juga dapat memberikan kesan arsitektur minimalis dan dapat menambah nilai estetika bangunan.

Kemudian setelah mengetahui bagaimana bentuk horizontal bangunan yang dijelaskan melalui denah, selanjutnya akan dijelaskan mengenai desain rumah tinggal ini melalui gambar potongan. Berikut adalah penjelasan potongan yang dijelaskan melalui gambar:

Jasa Arsitek Desain atap rumah minimalis

Jasa Arsitek Desain atap rumah minimalis

Berikut adalah penjelasan dan keterangan gambar potongan:

  1. Gambar tersebut menunjukkan penggunaan rangka atap pada bangunan yang menggunakan material baja ringan. Alasan menggunakan material ini karena cenderung lebih kuat dan harganya lebih murah. Selain itu tidak akan terlalu membebani atap rumah karena terbuat dari bahan yang ringan . Baja ringan juga tahan akan api, sehingga tidak akan memicu kebakaran. Namun yang perlu diperhatikan dalam penggunaan baja ringan ini adalah dalam penghitungannya harus dihitung dengan benar, karena akan cukup beresiko apabila tidak dihitung dengan benar dan teliti.
  2. Penggunaan ring balk 15/30 yang menjadi tumpuan konstruksi yang berada di atasnya dan selain itu juga berfungsi untuk mengikat dinding Magetan bata agar tidak roboh.
  3. Penggunaan flafond dengan material gypsum rangka hollow. Material ini dipilih sebagai material plafond karena dari segi penampilan gypsum terlihat lebih menarik daripada material eternity. Selain itu material ini juga cukup mudah perawatannya, selain itu juga cara pemasangannya yang tergolong mudah dan praktis.
  4. Dinding pada hunian ini menggunakan material pasangan Magetan bata. Dinding dengan material ini memiliki banyak kelebihan dari material lainnya, diantaranya adalah material Magetan bata dapat meredam panas, sehingga paparan cahaya matahari yang terkena bangunan akan disimpan oleh Magetan bata. Sehingga bangunan dengan dinding Magetan bata akan selalu merasa dingin dan tidak merasa panas apabila siang hari, dan apabila suhu diluar dingin maka suhu didalam ruangan akan menjadi hangat.
  5. Pasangan bata trasram. Seperti yang diketahui, trasram adalah pasangan Magetan bata yang terletak di paling bawah dan di atas sloof, sehingga dalam pembuatannya trasram memiliki perbandingan yang khusus, yakni campuran 1 PC : 2 pasir. Dengan menggunakan campuran ini maka air dari luar tidak akan merembes kedalam rumah.
  6. Sloof 15/30. Sloof merupakan sruktur bangunan yang terletak tepat diatas pondasi. Sloof ini berfungsi untuk menyalurkan beban yang diterima dari bangunan menuju pondasi yang terletak dibawah.
  7. Tanah urug yang diisikan di antara pondasi bangunan.
  8. Pondasi Magetan kali. Pondasi ini merupakan pondasi yang digunakan untuk bangunan rumah tinggal. Biasanya pondasi Magetan kali ini digunakan untuk bangunan 1 lantai atau juga terkadang dapat digunakan pada bangunan 2 lantai, namun apabila lebih dari itu maka dapat menggunakan jenis pondasi lain yang lebih kuat sehingga dapat menopan beban bangunan.
  9. Aanstamping ini adalah pasangan Magetan kosong yang berfungsi sebagai drainase untuk mengeringkan air tanah yang terdapat di sekitar pondasi. Peletakan aanstamping ini ditata tidak hanya sembaran diletakkan saja.
  10. Pondasi footplat. Pada desain rumah tinggal ini menggunakan 2 jenis pondasi, salah satu yan digunakan adalah pondasi footplat atau pondasi tapak. Penggunaan pondasi ini dikarenakan untuk membantu pondasi Magetan kali dalam emnopang beban karena bangunan terfiri lebih dari 1 antai, sehingga akan lebih aman apabila dibantu dengan pondasi ini.
Jasa arsitek desain rumah minimalis

Jasa arsitek desain rumah minimalis

  1. Ring balk dimensi 15/20 yang diletakkan di atap. Peletakan ring balk ini difungsikan agar dapat menahan rangka atap yang ada di sekitarnya sehingga rangka menjadi semakin kuat.
  2. penggunaan rangka atap pada bangunan yang menggunakan material baja ringan. Alasan menggunakan material ini karena cenderung lebih kuat dan harganya lebih murah. Selain itu tidak akan terlalu membebani atap rumah karena terbuat dari bahan yang ringan . Baja ringan juga tahan akan api, sehingga tidak akan memicu kebakaran. Namun yang perlu diperhatikan dalam penggunaan baja ringan ini adalah dalam penghitungannya harus dihitung dengan benar, karena akan cukup beresiko apabila tidak dihitung dengan benar dan teliti.
  3. Penggunaan flafond dengan material gypsum rangka hollow. Material ini dipilih sebagai material plafond karena dari segi penampilan gypsum terlihat lebih menarik daripada material eternity. Selain itu material ini juga cukup mudah perawatannya, selain itu juga cara pemasangannya yang tergolong mudah dan praktis.
  4. Dinding pada hunian ini menggunakan material pasangan Magetan bata. Dinding dengan material ini memiliki banyak kelebihan dari material lainnya, diantaranya adalah material Magetan bata dapat meredam panas, sehingga paparan cahaya matahari yang terkena bangunan akan disimpan oleh Magetan bata. Sehingga bangunan dengan dinding Magetan bata akan selalu merasa dingin dan tidak merasa panas apabila siang hari, dan apabila suhu diluar dingin maka suhu didalam ruangan akan menjadi hangat.
  5. Balkon yang terletak di lantai 2. Dapat dilihat bahwa dari balkon akan dapat melihat view tman dan juga berbatasan langsung dengan ruang keluarga.
  6. Pasangan bata trasram. Seperti yang diketahui, trasram adalah pasangan Magetan bata yang terletak di paling bawah dan di atas sloof, sehingga dalam pembuatannya trasram memiliki perbandingan yang khusus, yakni campuran 1 PC : 2 pasir. Dengan menggunakan campuran ini maka air dari luar tidak akan merembes kedalam rumah.
  7. Penggunaan ring balk 15/30 yang menjadi tumpuan konstruksi yang berada di atasnya dan selain itu juga berfungsi untuk mengikat dinding Magetan bata agar tidak roboh.
  8. Tanah urug yang diisikan di antara pondasi bangunan.
  9. Pondasi Magetan kali. Pondasi ini merupakan pondasi yang digunakan untuk bangunan rumah tinggal. Biasanya pondasi Magetan kali ini digunakan untuk bangunan 1 lantai atau juga terkadang dapat digunakan pada bangunan 2 lantai, namun apabila lebih dari itu maka dapat menggunakan jenis pondasi lain yang lebih kuat sehingga dapat menopan beban bangunan.
  10. Aanstamping ini adalah pasangan Magetan kosong yang berfungsi sebagai drainase untuk mengeringkan air tanah yang terdapat di sekitar pondasi. Peletakan aanstamping ini ditata tidak hanya sembaran diletakkan saja.
  11. Pondasi footplat. Pada desain rumah tinggal ini menggunakan 2 jenis pondasi, salah satu yan digunakan adalah pondasi footplat atau pondasi tapak. Penggunaan pondasi ini dikarenakan untuk membantu pondasi Magetan kali dalam emnopang beban karena bangunan terfiri lebih dari 1 antai, sehingga akan lebih aman apabila dibantu dengan pondasi ini.
Jasa arsitek desain rumah minimalis

Jasa arsitek desain rumah minimalis

Berikut adalah keterangan gambar dan juga penjelasannya :

  1. Pada nomor ini mennjukkan penggunaan atap genteng. Pada gambar ini menunjukkan bahwa pada bangunan ini memiliki 2 jenis atap terlihat dari adanya perbedaan ketinggian pada atap tersebut
  2. Penggunaan material genting pada atap yang juga memiliki banyak keuntungan bagi bangunan
  3. Pada ruang kamar tidur plafond tidak hanya berbentuk rata horizontal, namun juga terdapat sisi yang masuk ke atas pada bagian tengah yang digunakan untuk meletakkan lampu sehingga peletakan lampu bisa menjadi lebih tinggi dan juga dapat menambah variasi pada plafond
  4. Nomor tersebut memperliatkan bagaimana bentuk void pada bangunan ini yang pada bagian lantai dasar akan digunakan sebagai taman belakang. Dengan adanya void maka kesejukan udara yang dihasilkan bangunan juga dapat naik ke atas dan terdistribusi ke lantai 2, tepatnya pada area kamar tidur. selain itu taman belakag juga membutuhkan cahaya matahari untuk kehidupan tumbuhan, maka cahaya tersebut dapat masuk melalui lantai 2.
Berikut adalah keterangan gambar dan juga penjelasannya :

Berikut adalah keterangan gambar dan juga penjelasannya :

Berikut adalah keteangan gambar potongan D-D’:

  1. Penggunaan kuda kuda pada atap tersebut menggunakan kuda kuda yang digunakan pada bentangan yang pendek, dan material yang digunakan adalah rangka baja ringan. Dalam kuda kuda tersebut juga terlihat jurai atap.
  2. Balkon pada lantai 2. Pada gambar balkon ini ditampakkan kapasitas orang yang dapat melalui balkon ini. Dari gambar ini dapat dilihat bhawa jumlah orang yang dapat melalui balkon tersebut adalah 1 sampai 2 orang.
jasa arsitek gambar kerja rumah minimalis modern 2 tingkat

jasa arsitek gambar kerja rumah minimalis modern 2 tingkat

Berikut adalah keterangan gambar potongan E-E’:

  1. Menunjukkan balkon dari sisi kanan bangunan. Untuk pembatas pada balkon material yan digunakan adalah material kaca. Alasan penggunaan kaca adalah karena material ini sangat cocok dengan konsep arsitektur minimalis yang digunakan pada rumah tinggal ini. Kemudian railing yang digunakn adalah railing dari material besi.
  2. Menunjukkan pintu menuju kamar tidur utama. Dan untuk desain kamar ini tipikaldengan kamar yang berada di atasnya. Karena dalam desain kamar tidur ini luasan ruang hanya memiliki sedikit perbedaan saja dan juga adanya perbedaan fasilitas dalam ruang tersebut.
  3. Menunjukkan pintu kamar mandi yang berada di bawah tangga. Peletakan ruagan kamar mandi di bawah tangga ini menjadi suatu pilihan peletakan ruang yang cukup bagus karena ruang servis juga akan lebih baik jika tidak terlalu ditampilkan.

Berikut adalah keterangan dari gambar potogan F-F’:

  1. Menunjukkan bukaan pada ruang kamar tidur utama yang kemudian dapat melihat view taman belakang. Dari gambar tersebut juga menunjukkan peletakan perabot dalam kamar tidur.
  2. Menunjukkan interior dari kamar mandi dan penggunaan tile pada dinding. Hal ini digunakan untuk melindungi dinding dari air karena tile bersifat anti air.

Dari gambar potongan yang telahdijelaskan sebelumnya maka kita dapat mengetahui bagaimana interior dari bangunan tersebut. Kemudian setelah melihat dari dalam maka kita akan melihat bentuk rumah ini dari luar sehingga selanjutnya akan dijelaskan mengenai tampak bangunan.
Bangunan tampak ini terdiri dari tampak depan, samping kanan, kamping kiri, dan tampak belakang. Tampak bangunan dapat dikatakan sebagai wajah dari sebuah bangunan, namun karena bangunan rumah tinggal ini hanya dapat dilihat dari 1 sisi jalan saja, sehingga tampak depan menjadi hal yang perlu diperhatikan dalam bangunan ini. Dari facade tersebut maka kita dapat mengerti apakah fungsi dari bangunan tersebut, selain itu juga bisa mengerti bagaimana keadaan bangunan tersebut, apakah merupakan bangunan baru, ataukah bangunan tua, semua bisa teridentifikasi ketika melihat dari facade suatu bangunan tersebut. Dari facade suatu bangunan juga bsia menunjukkan sisi kemegahan, atau modernitas, atau berbagai ekspresi dari bangunan yang ingin ditampilkan oleh perancang atau bahkan pengguna dari bangunan tersebut.Berikut adalah penjelasan dari tampak bangunan keseluruhan yang akan dijelaskan dengan gambar.

Berikut adalah gambar tampak depan dari bangunan rumah tinggal minimalis 2 lantai. Berikut adalah keterangan gambar tampak depan:

  1. Pada nomor 1 menunjukkan bentuk induk atap yang memiliki anak atap di sampingnya, dengan adanya perbedaan ketinggian tersebut maka dapat menambah nilai estetika pada bangunan tersebut.
  2. Balkon pada bangunan ini juga dapat menambah nilai estetika bangunan karena adanya tesktur dari pembatas kaca sehingga fasad bangunan tidak terlihat polos.
  3. Pada nomor 3 ini menunjukkan hal yang menarik dalam desain rumah tinggal ini. Bentuk bukaan yang memanjang dari lantai 2 ke bawah membuat bukaan ini menjadi sebuah point of interest dari bangunan tersebut. Selain itu juga dengan adanya bentuk bukaan tersebut juga menambah sisi arsitektur minimalis dalam bangunan rumah tinggal tersebut.
Gambar tersebut menunjukkan gambar tampak samping kiri bangunan

Gambar tersebut menunjukkan gambar tampak samping kiri bangunan

Gambar tersebut menunjukkan gambar tampak samping kiri bangunan. Berikut adalah keterangan dari gambar tampak samping:

  1. Pada nomor 1 tersebut menunjukkan balkon lantai 2. Dibawah balkon tersebut terdapat dak yang berfungsi sebagai penutup pada teras. Dengan adanya pemasangan balkon tersebut maka juga akan mempermudah perawatan dari dak beton tersebut karena dalam perawatannya hanya perlu turun dari balkon tidak perlu naik dari bawah teras.
  2. Pada nomor 2 menunjukkan bukaan yang terdapat pada ruang tamu di lantai 1 dan ruang keluarga di lantai 2. Sedangkan untuk ruangkamar tidur tidak diberikan bukaan yang mengarah ke arah luar karena untuk menghindari paparan sinar matahari secara langsung. Sedangkan jika dari arah taman maka sinar matahari masuk terlebih dahulu ke taman belakang baru tersalurkan ke ruang ruang kamar.
Pada nomor 2 menunjukkan bukaan yang terdapat pada ruang tamu di lantai 1

Pada nomor 2 menunjukkan bukaan yang terdapat pada ruang tamu di lantai 1

Selanjutnya akan dibahas tampak samping kanan. Pada tampak samping kanan ini tidak terlalu memunculkan banyak hal yang mencolok karena pada sisi samping kanan ini juga merupakan batas site sehingga apabila menambah sesuatu yang lain maka akan dapat melebihi batas site bangunan tersebut. Berikut adalah keterangan dari gambar tampak samping kanan:

  1. Menunjukkan atap bangunan dan tidak menampilkan atap genteng karena pada sisi ini digunakan sebagai penyangga atap genteng yang ada di sampingnya.
  2. Menunjukkan sisi bangunan yang sengaja dibuat kosong dan tidak diberikan bukaan.
Dari tampak belakang

Dari tampak belakang

Dari tampak belakang juga hampir sama dengan tampak samping kanan yang telah dijelaskan sebelumnya. Hal ini karena pada sisi belakang ini juga merupakan batas site sehingga apabila teralu banyak menambah sesuatu yang lain maka akan dapat melebihi batas site bangunan tersebut. Berikut adalah keterangan dari gambar tampak belakang:

  1. Menunjukkan bukaan yang terletak di lantai 2. Bukaan ini mengarah ke void yang dibawahnya terdapat taman belakang. Dari bukaan tersebut maka cahaya matahari dapat masuk secara langsung dan kemudian merefleksikan cahaya tersebut ke ruang ruang di sekitarnya seperti ruang kamar tidur dan juga ruang keluarga.

Setelah menampilkan bentuk fasad dan juga tampak yang lainnya untuk mengerti bentuk luar dari bangunan maka selanjutnya akan dijelaskan mengenai pola lantai dan juga material lantai apa yang digunakan dalam bangunan tersebut. Berikut adalah denah pola lantai beserta penjelasannya:

Berikut adalah denah pola lantai

Berikut adalah denah pola lantai

Berikut adalah keterangan gambar dari pola lantai lantai 1:

  1. Pola lantai ini adalah pola lantai yang dominan digunakan yang digunakan pada ruang ruang yang tidak memiliki batas ruang yang jelas, seperti ruang dapur dan ruang makan dan ruang tamu.sedangkan dimensi pola lantai ini adalah 35 cm x 35 cm.
  2. Pola lantai ini lebih berukuran kecil dan digunakan di seluruh toilet di rumah tinggal ini. Ukuran dimensi lantai pada kamar mandi ini adalah 25 cm x 25 cm.
  3. Kemudian untuk kegunaan pada teras akan menggunakan jenis lantai yang berukuran lebih besar, hal ini karena dalam pemilihan lantai, lantai dengan luas yang lebih besar akan membuat ruangan menjadi terlihat lebih luas, sehingga juga akan menambah kenyamanan dalam ruag teras ini.
  4. Carport sendiri memiliki fungsi sebagai garasi namun tidak terdapat batasan sehingga tidak membentuk suatu ruang yang tertutup. Carport pada desain ini memiliki luasan 15 m2 dan hanya bisa digunakan untuk 1 buah mobil saja.material dari carport ini adalah dari paving dan tidak memiliki penutup.
  5. Kemudian untuk nomor 5 adalah taman. Pada taman ini semuanya menggunakan material rumput hijau. Fungsinya adalah untuk menambah kesegaran dalam rumah tinggal dan juga untuk penyerapan air agar lebih cepat ketika terjadi hujan.
pola lantai pada lantai 2

pola lantai pada lantai 2

Selanjutnya akan dibahas pola lantai pada lantai 2. Pada lantai 2 pola lantai yang digunakan sama seperti pada lantai 1. Namun dari gambar ini kita dapat mendiskripsikan nomor 1 yang mengarah pada tangga.
Tangga ini cukup unik karena dalam bordes tetap masih ada trap yang disusun melingkar. Hal ini memiliki tujuan yaitu karena tempatnya terbatas sehingga diambil keputusan desain tersebut.
Setelah menjelaskan bagaimana pola lantai yang digunakan dalam rumah tinggal ini selanjutnya akan dijelaskan mengenai plafond pada rumah tinggal ini yang akan dijelaskan melalui denah plafond.
Dua gambar diatas merupakan denah plafond dari lantai 1 dan lantai 2. Berikut adalah penjelasan berdasarkan nomor yang tertera pada gambar:

denah plafond.

denah plafond.




Gambar denah plafond lantai 1:

  1. Memperlihatkan rangka plafond. Pola pflafond ini merupakan pola dengan rangka hollow 4/4 dan dengan 2 ketinggian yang berbeda, yaitu pada ketinggian +3.30 dan +3.50. pemasangan plafond ini menggunakan bahan gypsum.
  2. Pada gambar nomor 2 memperlihatkan bagaimana plafond gypsum yang sudah terpasang.
Denah plafond Lantai 2

Denah plafond Lantai 2

Gambar denah plafond lantai 2:

  1. Dengan adanya void pada lantai 2 maka pada lantai 2 tidak diperlukan pemasangan plafond sehingga diatas taman tersebut akan langsung terdapat rangka atap dan juga atap.

Pada plafond lantai 1 dan 2 terdapat 2 jenis pemasangan plafond. Perbedaan diantara keduanya adalah pada salah satu pemasangan plafond diberikan satu trap ke dalam sehingga akan memberikan kesan keindahan dalam ruang dan juga lampu dalam ruangan akan menyebar lebih baik dan tidak terlalu dekat dengan permukaan tanah.

Selanjutnya akan dijelaskan mengenai berbagai jenis bukaan pintu dan jendela yang digunakan dalam desain rumah tinggal ini. Dalam penjelasan ini juga akan dijelaskan detail pintu dan jendela yang digunakan dalam desain ini.

detail pintu dan jendela

detail pintu dan jendela

pola lantai pada lantai 2

pola lantai pada lantai 2

Gambar tersebut adalah rencana pntu jendela pada lantai 1 dan lantai 2. berikut akan dijelaskan keterangan pada rencana pintu dan jendela pada lantai 1 melalui nomor yang tertera dalam gambar:

  1. Pintu ini merupakan pintu yang digunakan untuk kamar tidur utama. Berikut adalah gambar detail dari pintu dengan kode P1 ini.

    . Berikut adalah gambar detail dari pintu dengan kode P1

    Berikut adalah gambar detail dari pintu dengan kode P1

  2. Pintu ini memiliki kode P2 dan digunakan di seluruh toilet di lantai 1 dan lantai 2. Pintu dengan kode P2 memiliki lebar yang lebih sempit daripada P1, karena juga peruntukkan ruangnya sebagai kamar mandi jadi tidak membutuhkan pintu ynag terlalu lebar.
  3. Pintu ini adalah pintu dengan jenis pintu geser yang digunakan pada ruang gudang. Ruang gudang ini memerlukan pintu yang dapat digeser karena ruang dalam gudang yan sempit maka juga tidak boleh terkurangi lagi dengan ruang untuk membuka pintu sehingga pintu geser ini yang digunakan untuk ruang gudang. Berikut adalah detail dari PG1.

    detail dari PG1

    detail dari PG1

  4. Pintu ini adalah jenis pintu lipat dengan kegunaan pada pintu menuju taman belakang. Pintu ii digunakan karena memiliki nilai estetika yang indah bila diletakkan di sisi luar. Pintu ini hanya berjumlah 1 di lantai 1. Berikut adalah detail dari PL 1
  5. Pintu ini adalah pintu jendela dimana dalam pintu juga terdapat jendela di sebelahnya. Pintu ini digunakan pada pintu utama yang merupakan akses menuju teras utama. Berikut adalah detail dari PJ1.

    Berikut adalah detail dari PJ1.

    Berikut adalah detail dari PJ1.

  6. Pintu ini juga berbentuk sama dengan pintu jendela 1 namun yang membedakan diantara keduanya hanyalah arah bukaannya yang mengarah keluar, sedangkan pada pintu utama mengarah ke dalam karena fungsinya sbagai akses utama dalam rumah tinggal tersebut. Berkut adalah detail dari PJ2.

    Berkut adalah detail dari PJ2.

    Berkut adalah detail dari PJ2.

  7. Pada nomor 7 menunjukkan bukaan jendela yang terpasang di sisi ruang tamu. Bukaan ini didesain tinggi dan lebar sehingga ruang tamu menjadi terlihat cerah dan dapat terkena sinar matahari secara langsung dan dapat membantu pencahayaan alami dalam ruang. Berikut adalah detail dari J1.

    Berikut adalah detail dari J1.

    Berikut adalah detail dari J1.

  8. Pada nomor 8 merupakan bukaan yang dipasangkan di ruang kamar tidur utama yang mengarah ke taman belakang. Berikut adalah detail dari J2.

    Berikut adalah detail dari J2

    Berikut adalah detail dari J2

Selanjutnya akan dibahas mengenai keterangan pada rencana pintu dan jendela pada lantai 2:

  1. Pada nomor 1 menunjukkan mengenai bagaimana void pada lantai 2 yang dibawahnya terdapat taman semuanya terkelilingi oleh bukaan. Sehingga void dan taman ini juga menjadi spot utama dalam rumah ini. Karena dari bukaan tersebut pencahayaan alami dapat masuk kedalam rumah dan menyebar ke ruang ruang sekitarnya.
  2. Pada nomor 2 ini menunjukkan jendela berbentuk lebar yang terletak di dekat void. Jendela ini juga berfungsi untuk emmberikan pencahayaan alami kedalam ruang keluarga dan dari jendela tersebut juga user dapat melihat view taman belakang. Berikut adalah detail dari J4.

    Berikut adalah detail dari J4.

    Berikut adalah detail dari J4.

  3. Nomor 3 ini menjelaskan pada ruang keluarga yang terletak di lantai 2 ini juga dikelilingi oleh bukaan sehingga ruang ini mendapatkan banyak pencahayaan alami dari bukaan tersebut.
  4. jendela yang diberi kode P3 yang terdapat di sudut rumah. Jendela ini menerus sampai bawah dan memberikan tampilan yang cantik pada fasad rumah tinggal tersebut. Untuk detail dari J3 ini dapat dilihat bersamaan dengan detail J2 yang telah dijelaskan sebelumnya.

Dari berbagai penjelasan dari situasi, denah, potongan, tampak, sampai pada detail bukaan pada desain tersebut, maka kita sudah dapat mengerti bagaimana kondisi bangunan dan juga seluk beluk bangunan. Selanjutnya perlu dketahui bagaimana struktur yang menopang bangunan tersebut, dan juga material apa saja yang digunakan sehingga dapat menciptakan struktur bangunan ruma tinggal minimalis 2 lantai ini.

Untuk gambar pertama yang akan dibahas pada bagian strutur ini adalah rencana footplat. Penggunaan pondasi ini dikarenakan untuk membantu pondasi Magetan kali dalam emnopang beban karena bangunan terfiri lebih dari 1 antai, sehingga akan lebih aman apabila dibantu dengan pondasi ini. Berikut adalah gambar rencana footplat dan juga penjelasannya.

gambar rencana footplat

gambar rencana footplat

Berikut akan dijelaskan keterangan nomor yang tertera pada gambar rencana footplat tersebut:

  1. footplat ini memiliki bentuk ¼ pondasi penuh. Penempatan pondasi dengan bentuk ini yaitu pada sudut sudut bangunan.
  2. Footplat bentuk ini merupakan footplat dengan bentuk ½ pondasi penuh. Pondasi jenis ini dapat digunakan pada bagian sisi tepi bangunan.
  3. Footplat bentuk ini merupakan pondasi dengan bentuk pondasi penuh. Pondasi bentuk ini dapat ditemukan di tengah tengah dan tentunya teppat dibawah kolom.

Selanjutnya akan ditampilkan mengenai detail pondasi footplat.

detail pondasi footplat

detail pondasi footplat

Kemudian selanjutnya akan dijelaskan rencana pondasi dan akan dijelaskan mengenai hal tersebut melalui gambar rencana pondasi. Dari rencana pondasi ini akan diketahui bagaimana bentuk pondasi dan peletakan pondasi dalam bangunan sehingga dapat menumpu beban di atasnya. Namun yang juga perlu diperhatikan adalah ketika ingin menggunakan pondasi dalam sebuah bangunan adalah bagaimana kondisi tanah dan juga kekuatan tanah, karena jenis pondasi yang digunakan harus sesuai dengan kondisi tanah pada site yang akan digunakan.

Berikut adalah penjelasan dari gambar rencana pondasi:

  1. Menunjukkan tampak atas dari pondasi yang ditata secara menerus. Pondasi ini diletakkan dibawah kolom dan juga dinding yang menghubungkan antar kolom sehingga membentuk sebuah tatanan yang sesuai dengan ruang ruang dalam desain. pondasi yang dibuat menerus ini adalah pondasi Magetan kali.
  2. Menujukkan penggunaan pondasi rollag. Pondasi ini berfungsi untuk menumpu beban, dan selain itu juga jika penggunaannya pada teras maka juga berfungsi untuk menyeimbangkan posisi lantai sehingga tetap datar dan tidak amblas.
Gambar tersebut merupakan gambar detail pondasi beserta ukuran pondasi.

Gambar ini merupakan gambar detail pondasi beserta ukuran pondasi.

Gambar tersebut merupakan gambar detail pondasi beserta ukuran pondasi.

Gambar ini menunjukkan detail dan juga gambar 3 dimensi dari pondasi.

Gambar ini menunjukkan detail dan juga gambar 3 dimensi dari pondasi.

Gambar tersebut menunjukkan detail dan juga gambar 3 dimensi dari pondasi.

Kemudian setelah mengetahui apa saja jenis pondasi dan juga rencana pondasi yang digunakan dalam desain bangunan maka selanjutnya akan dijelasnya peletakan kolom dalam bangunan sehingga akan dijelaskan dalam gambar rencana titik kolom pada lantai 1 dan 2.

gambar rencana titik kolom pada lantai 1 dan 2.

gambar rencana titik kolom pada lantai 1 dan 2.

gambar rencana titik kolom pada lantai 1 dan 2.

gambar rencana titik kolom pada lantai 1 dan 2.

Berikut adalah keterangan dari gambar rencana kolom lantai 1 dan lantai 2 berdasarkan keterangan nomor yang tertera:

  1. Pada gambar 1 menunjukkan peletakan kolom 1. Kolom 1 ini diletakkan pada bagian yang menjadi tumpuan utama dalam bangunan. Kolom 1 ini kemudian akan diteruskan pada lantai 2 yang diatasnya digunakan sebagai tumpuan dari rangka atap. Kemudian untuk jarak kolom maksimal 3,5 meter karena agar balok yang menumpu juga tidak terlalu besar shingga tidak terlalu berat.
  2. Pada gambar 2 menunjukkan peletakan kolom praktis. Kolom Praktis berfungsi untuk membantu kolom utama dalam menopang beban yang ada diatasnya. Untuk jarak antar kolom dalam desain rumah tinggal adalah 3,5 m maksimal, sedangkan pada kasus desain ini jarak antar kolom adalah kurang dari 3 m (bervariasi), sehingga termasuk aman untuk penggunaan rumah tinggal.

Kemudian berikut akan diberikan keterangan detail dari kolom utama dan kolom praktis:

keterangan detail dari kolom utama dan kolom praktis

keterangan detail dari kolom utama dan kolom praktis

Kemudian selanjutnya akan dibahas mengenai bagaimana rencana pemasangan sloof pada bangunan ini. Sloof adalah struktur bangunan yang terletak diatas pondasi. Sedangkan fungsi dari sloof ini adalah untuk menyalurkan beban dari atas menuju pondasi sehingga beban yang ditumpu dapat tersalurkan kepada pondasi secara merata. Berikut adalah gambar rencana sloof pada lantai 1, lantai 2 dan juga atap.

Berikut adalah gambar rencana sloof pada lantai 1, lantai 2 dan juga atap.

Berikut adalah gambar rencana sloof pada lantai 1, lantai 2 dan juga atap.

Pada rencana ring balk (sloof) pada lantai 1 dapat dilihat bahwa semua balok merupakan balok dengan dimensi 15/ 30. Alasan penggunaan balok dengan dimensi ini karena dalam lantai 1 yang menjadi dasar dan juga memiliki tumpuan paling berat sehingga dperlukan ukuran balok yang besar.

Berikut adalah gambar rencana sloof pada lantai 1, lantai 2 dan juga atap.

Berikut adalah gambar rencana sloof pada lantai 1, lantai 2 dan juga atap.

Kemudian pada lantai 2 terdapat 2 tipe ringbalk yang digunakan, yaitu dengan keterangan nomor 1 dan 2.

  1. Pada nomor 1 menunjukkan sloof dengan dimensi 15/30
  2. Pada nomor 2 menunjukkan sloof dengan dimensi 15/20

Pada kedua jenis tersebut sudah digunakan dalam lantai 2 namun pada ringbalk dengan dimensi 15/30 masih mendominasi penggunaan ringbalk di lantai 2. Namun karena beban yang ditumpu pada lantai 2 sudah tidak seberat lantai 1 maka dapat digunakan ringbalk dengan dimensi 15/20.

ringbalk dengan dimensi 15/20

ringbalk dengan dimensi 15/20

Pada rencana ring balk atap juga masih menggunakan dua jenis ringbalk dengan dimensi yang sama yaitu 15/30 dan juga 15/20. Pada kedua jenis tersebut sudah digunakan dalam atap namun pada ringbalk dengan dimensi 15/20 yang mendominasi. Hal ini karena beban yang ditumpu pada atap sudah tidak seberat lantai 2 maka dapat digunakan ringbalk dengan dimensi 15/20.

ringbalk dengan dimensi 15/20

ringbalk dengan dimensi 15/20

Kemudian setelah mengerti bagaimana rencana pemasangan ringbalk pada bangunan ini maka akan ditampilkan detail dari penulangan sloof dan juga balok pada bangunan ini.

rencana ring balk atap

rencana ring balk atap

rencana ring balk atap

rencana ring balk atap

Selanjutnya akan dijelaskan mengenai plat lantai pada bangunan ini. Plat lantai sendiri merupakan sebuah konstruksi yang terbuat dari beton dan berfungsi sebagai pembatas antar lantai dalam bangunan. Karena dalam rumah ini memiliki 2 lantai maka rencana plat lantai pada rumah ini terdapat 2, yaitu rencana plat lantai pada lantai 2 dan juga pada atap. Selain itu plat lantai juga memiliki beberapa fungsi yaitu selain untuk memisahkan kedua lantai, juga untuk meredam suara yang adasehingga pada lantai 1 tidak bisa mendengar suara dari apa yang ada di lantai 2. Selain itu juga digunakan untuk meletakkan kabel dan jaringan lainnya untuk keperluan utilitas pada bnagunan. Lalu juga digunakan untuk menambah kekakuan pada bangunan. Berikut adalah gambar rencana plat latai pada rumah tinggal minimalis lantai 2.

Pada lantai 2 ini rangka plat lantai yang digunakan adalah rangka tipe P12-150

Pada lantai 2 ini rangka plat lantai yang digunakan adalah rangka tipe P12-150

Pada lantai 2 ini rangka plat lantai yang digunakan adalah rangka tipe P12-150. Selanjutnya adalah penjelasan dari keterangan gambar rencana plat lantai lantai 2:

  1. Pada nomor 1 menunjukkan void pada bagian taman belakang sehingga tidak diperlukan adanya plat lantai.
  2. Pada nomor 2 menunjukkan tangga pada rumah tinggal tersebut sehingga juga tidak memerlukan plat lantai.

Selain dari dua area diatas maka semua tempat tetap menggunakan plat lantai yang diikatkan pada kolom kolom yang menumpu bangunan tersebut. Selanjutnya akan ditampilkan detail dari plat lantai tersebut. Selain itu juga akan ditampilkan detail dari penulangan tangga.

rangka tipe P12-150

rangka tipe P12-150

rangka tipe P12-150

rangka tipe P12-150

rangka tipe P12-150

rangka tipe P12-150

Kemudian yang terakhir akan dijelaskan dalam pembahasan struktur bangunan ini adalah mengenai rencana atap baja ringan sebagai penutup bangunan. Dalam pembahasan atap ini hanya akan dibahas mengenai baja ringan saja, karena atap dak beton dan kaca tidak menggunakan rangka atau sistem tertentu dalam pemasangannya. Berikut adalah gambar rencana atap baja ringan.

Gambar dari rencana air bersih pada rumha tinggal

Gambar dari rencana air bersih pada rumha tinggal

Berikut adalah keterangan gambar dengan nomor:

  1. Menunjukkan rangka atap baja ringan pada atap utama, dari rangka tersebut terlihat cukup banyak gording yang diperlukan untuk menumpu kerangka yang dibutuhkan diatasnya, yaitu usuk dan juga reng.
  2. Pada nomor 2 juga menunjukkan kerangka atap pada anak atap yang terletak di sudut bangunan. Pada kerangka ini tidak diperlukan banyak gording karena tidak terlalu luas.
  3. Pada nomor 3 menunjukkan gording yang disusun secara rapi dan juga tepat menumpu pada balok yang ada dibawahnya.

Dari berbagai penjelasan diatas maka sudah dijelaskan mengenai struktur bangunan rumah tinggal minimalis 2 lantai. Kemudian selanjutnya untuk mengetahui lebih dalam mengenai bangunan tersebut maka juga akan dijelaskan bagaimana struktur utilitas yang diaplikasikan dalam bangunan tersebut. Berikut adalah beberapa uraian mengenai utilitas bangunan rumah tinggal minimalis 2 lantai.

Pertama yang akan dibahas adalah mengenai rencana air bersih. Pada rumah tinggal ini air dapat berasal dari sumur air bersih kemudian ditarik naik menuju atap yang kemudian disimpan ke dalam tangki air. Lalu dar tangki tersebut baru didistribusikan ke dalam kebutuhan yang ada di atas atap tersebut. Kemudian untuk kebutuhan air sehari hari yang digunakan pada kamar mandi dan juga dapur maka menggunakan air dari sumur secara langsung yang disalukan melalui pipa. Dengan adanya penggunaan sistem tersebut maka juga memiliki beberapa keuntungan, diataranya adalah dengan menggunakan sistem tersebut maka di dalam rumah tersebut dapat memiliki simpanan air yang cukup jika terjadi hal pada sumur. Berikut adalah penjelasan dari rencana air bersih pada rumha tinggal ini dengan gambar:

Gambar dari rencana air bersih pada rumah Lantai 2

Gambar dari rencana air bersih pada rumah Lantai 2

Berikut adalah penjelasan dari gambar rencana air bersih lantai 1:

  1. Nomor 1 merupakan SAB atau sumur ais bersih yang menjadi sumber dari air bersih yang akan digunakan oleh user untuk kegiatan sehari-hari.
  2. Pada nomor 2 merupakan pipa air yang mendistribusikan air sumur tersebut menuju atas di atap untuk disimpan kedalam tengki air dan juga untuk kebutuhan air sehari hari.
  3. Nomor 3 menunjukkan adanya penggunaan pompa air. Sehingga ketika air ingin didistribusikan menuju ruang ruang yang membutuhkan air maka harus membuka pmpa iar tersebut terlebih dahulu.
rencana air bersih pada atap

rencana air bersih pada atap

Selanjutnya adalah penjelasan dari gambar rencana air bersih lantai 2:

  1. Pada nomor 1 menunjukkan mengenai pipa distribusi yang berasal dari sumur air bersih yang masuk dari lantai 1 dan kemudian naik ke lantai 2 dan mendistribusikan ke kamar mandi di area lantai 2.
  2. Pada nomor 2 menunjukkan pipa air yang sudah sampai pada kamar mandi dan kemudian sudah siap untuk digunakan untuk bak mandi ataupun closet duduk.
rencana air bersih pada atap

rencana air bersih pada atap

Selanjutnya adalah penjelasan mengenai rencana air bersih pada atap:

  1. Menunjukkan pipa air dari water torn yang kemudian dapat masuk ke area atap untuk kegunaan lain yaitu pada bagian atap.
  2. Menunjukkan tangki air yang menjadi tempat menyimpan air yang berasal dari sumur air bersih dan dimasukkan melalui pipa distribusi.
  3. Menunjukkan pipa suplay yang mensuplai air dari sumur air bersih menuju ke tangki tersebut.
  4. Menunjukkan adanya air yang dpaat dialirkan diatas atap menuju ke bawah.

Selanjutnya setelah mengerti bagaimana sistem air bersih yang digunakan dalam rumah ringgal tersebut maka selanjutnya akan dijelaskan mengenai sistem air kotor. Sumber air kotor dalam rumah ini berasal dari kamar mandi dan juga dapur yang digunakan untuk berbagai kegiatan sehari-hari. Kemudian terdapat satu hal yang menarik dari rumah ini, yaitu adanya penggunaan resapan air hujan. Selanjutnya untuk penjelasannya akan dijelaskan memalui gambar rencana air kotor.

rencana air kotor lantai 1:

rencana air kotor lantai 1:

Berikut adalah keterangan dari rencana air kotor lantai 1:

  1. Menunjukkan tempat peresapan air hujan. Nantinya dari air hujan tersebut dapat diolah dan bisa digunakan kembali untuk keperluan taman, dan sebagainya.
  2. Merupakan pipa yang berasal dari sumber air kotor dan kemudian akan diarahkan ke bak control. Sumber air kotor tersebut berasal dari kamar mandi dan dapur.
  3. Merupakan pipa saluran air tinja yang membawa tinja dari kamar mandi menuju saptictank.
  4. Menunjukkan bak control yang merupakan tempat menampung air kotor yang berasal dari kamar mandi dan dapur. Peletakan bak control ini diletakkan diluar rumah sehingga dapat dikosongkan dengan mudah.
  5. Menunjukkan bak peresapan yang juga berasal dari bak control dan septic tank. Peletakan bak peresapan ini juga berada di area luar rumah
  6. Menunjukkan septic tank yang merupakan tempat penampungan tija yang bersal dari kamar mandi dan didistribusikan melalui pipa saluran tinja.
  7. Menunjukkan pipa saluran air hujan ayng berasal dari atap dan turun ke bawah lalu ditampung di peresapan air hujan.
  8. Menunjukkan peresapan air hujan yang juga terletak di sisi depan rumah tinggal.
dari rencana air kotor lantai 2

dari rencana air kotor lantai 2

Berikut adalah penjelasan dari rencana air kotor lantai 2:

  1. Menunjukkan adanya lubang untuk pipa yang merupakan terusan dari aarh atap yang membawa air hujan yang kemudian disalurkan menuju peresapan air hujan.
  2. Menunjukkan air dari toilet yang juga kemudian disalurkan ke resapan air hujan.

Selanjutnya akan dijelaskan mengenai detail dari septic tank, sumur resapam, dan juga bak control.

detail dari septic tank, sumur resapam, dan juga bak control.

detail dari septic tank, sumur resapam, dan juga bak control.

detail dari septic tank, sumur resapam, dan juga bak control.

detail dari septic tank, sumur resapam, dan juga bak control.

Selanjutnya akan dibahas menenai rencana instalasi listrik pada rumah tinggal ini. Berikut akan dijelasakn melalui gambar rencana instaliasi listrik pada lantai 1 dan lantai 2.

gambar rencana instaliasi listrik pada lantai 1 dan lantai 2

gambar rencana instaliasi listrik pada lantai 1 dan lantai 2

Berikut adalah keterangan dari gambar rencana instalasi listrik lantai 1:

  1. Menunjukkan penggunaan lampu di ruang kamar tidur. lampu yang digunakan pada seluruh lantai ini terdapat 2 buah lampu. Lampu tersebut adalah lampu SL 18W yang dipasang outbow dan lampu downlight. Terdapat 1 jenis lampu yang hanya digunakan pada ruang tamu, yaitu lampu jenis downlight. Karena dengan adanya jenis lampu ini maka dapat memperindah interior dari ruang tersebut.
  2. Menunjukkan adanya saklar ganda250V / 6A yang dipasang inbow dan dengan ketinggian 160 cm dari lantai.
  3. Menunjukkan adanya saklar tunggal 250V / 6A yang dipasang inbow dan dengan ketinggian 160 cm dari lantai.
  4. Menunjukkan adanya stop kontak 250V / 10A yang dipasang inbow dan dengan ketinggian 160 cm dari lantai.
  5. Menunjukkan kabel instalasi lampu/ stop kontak NYM/ NYA 2×2, 5mm2.

Selain dari yang telah disebutkan diatas terdapat juga meteran listrik dan juga sekering yang terdapat di area depan rumah didekat teras depan.

gambar rencana instalasi listrik lantai 1

gambar rencana instalasi listrik lantai 1

Berikut adalah keterangan dari gambar rencana instalasi listrik lantai 2:

  1. Menunjukkan penggunaan lampu di ruang kamar tidur. lampu yang digunakan pada seluruh lantai ini terdapat 2 buah lampu. Lampu tersebut adalah lampu SL 18W yang dipasang outbow dan lampu downlight. Terdapat 1 jenis lampu yang hanya digunakan pada ruang tamu, yaitu lampu jenis downlight. Karena dengan adanya jenis lampu ini maka dapat memperindah interior dari ruang tersebut.
  2. Menunjukkan adanya saklar ganda250V / 6A yang dipasang inbow dan dengan ketinggian 160 cm dari lantai.
  3. Menunjukkan adanya saklar tunggal 250V / 6A yang dipasang inbow dan dengan ketinggian 160 cm dari lantai.
  4. Menunjukkan adanya stop kontak 250V / 10A yang dipasang inbow dan dengan ketinggian 160 cm dari lantai.
  5. Menunjukkan kabel instalasi lampu/ stop kontak NYM/ NYA 2×2, 5mm2.

Kemudian yang selanjutnya akan dibahas adalah pembahasan rencana instalasi AC pada rumah ini. Pemasagan AC pada rumah ini juga yang menentukan bagaimana peletakan ruang dalam rumah tersebut. Karena dalam peletakan AC juga memerlukan adanya buangan air AC yang tidak boleh dibuang sembarangan, sehingga diperlukan pemilikiran yang matang dalam pemasangan AC tersebut. Berikut adalah gambar rencana instalasi AC pada rumah tinggal tersebut.

gambar rencana instalasi listrik lantai 1

gambar rencana instalasi listrik lantai 1

Untuk penggunaan AC pada lantai 1 hanya pada area kamar utama saja. Dalam sebuah kamar tidur tentu harus memiliki nilai kenyamanan yang tinggi karena ruang tersebut digunakan sebagai tempat istirahat sehari hari, sehingga diperlukan pemasangan AC dalam ruang tersebut. Selain itu juga dalam ruang ruang yang lainnya masih mendapatkan penghawaan alami dari arah taman dan juga teras. Berikut adalah keterangan dari gambar instalasi AC lantai 1:

  1. Menunjukkan tempat pembuangan air AC yang terletak di taman belakang
  2. Menunjukkan pemasangan AC yang terletak di ruang kamar tidur utama
gambar rencana instalasi AC lantai 2

gambar rencana instalasi AC lantai 2

Selanjutnya pada pemasangan AC di lantai 2 juga hanya terdapat di ruang kamar tidur saja dan pembuangannya juga kearah void yang dibawahnya terdapat taman belakang. Berikut adalah keterangan dari gambar rencana instalasi AC lantai 2:

  1. Menunjukkan pipa pembuangan AC yang kemudian dibuang di taman belakang
  2. Menunjukkan pemasangan AC yang terletak di ruang kamar tidur

Kemudian yang akan dibahas terakhir dalam pembahasan tentang utilitas bangunan ini adalah pemasnagan CCTV pada rumah ini. Karena dalam pembuatan sebuah rumah tinggal yang tidak boleh dilupakan adalah bagaimana aspek keamanan dalam sebuah lingkungan dari rumah tinggal tersebut. Oleh karena itu untuk mengindari hal hal yang tidak diinginkan maka dipasanglah CCTV tersebut. Berikut adalah rencana pemasangan CCTV dalam rumah tinggal minimalis 2 lantai.

gambar rencana istalasi CCTV

gambar rencana istalasi CCTV

Berikut adalah keterangan dari gambar rencana istalasi CCTV:

  1. Menunjukkan sever instalasi CCTV yang merupakan sumber dari computer untuk mengatur semua CCTV di dalam rumah tinggal tersebut. Untuk lokasi sever ini berada di kamar tidur utama karena dalam ruang ini hanya ditem Magetan oleh kepala keluarga dalam rumah tersbut.
  2. Menunjukkan kabel dari instalasi CCTV yang berasal dari server menuju ke lokasi pemasangan CCTV.
  3. Menunjukkan pemasangan CCTV di 2 area dalam rumah tinggal tersebut. Area pemasangan CCTV tersebut ada di kedua teras rumah yaitu di teras utama yang terletak di dekat pintu masuk utama dan teras yang berada di dekat ruang makan dan dapur.

Jasa Arsitek untuk Desain gambar kerja / Gambar Rencana

Salah satu desain hunian yang menerapkan arsitektur minimalis adalah hunian milik bapak Ladingan Sianipar yang berlokasi di Magetan . Rumah tinggal dengan luasan tanah yakni ±110 m2 ini memiliki desain yang sangat menarik dan tentu nyaman untuk dihuni. Berikut adalah data lengkap mengenai bangunan rumah tinggal miliki bapak Ladingan Sianipar:

Proyek : Rumah Tinggal Minimalis 2 Lantai

Lokasi : Magetan

Luas Lahan : ±110 m2

Luas Bangunan : ±60 m2

Ruang :

Kamar Tidur : 3

Kamar Mandi : 4

Dapur & Ruang Makan

Ruang Keluarga

Ruang Tamu

Gudang

Jemuran

Taman (halaman depan & halaman belakang) di Magetan

Kemudian akan dijelaskan secara rinci mengenai proyek hunian ini dari penjelasan gambar kerja sampai dengan fungsi tiap peruangan.

jasa arsitek desain rumah minimalis

jasa arsitek desain rumah minimalis

Gambar diatas merupakan situasi sekaligus denah lantai dasar dari desain rumah tinggal minimalis 2 lantai. Berikut adalah penjelasan dari nomor yang sudah tertera pada gambar:

  1. Taman. Pada desain ini meskipun dengan luasan tanah yang cenderung kecil, namun dengan memnafaatkan penggunaan taman maka dapat memberikan kesan tapak bangunan yang lebih luas. Taman pada desain ini terdapat di 2 tempat, yakni di halaman depan sebagai taman utama, dan juga terdapat di halaman belakang.Taman ini memiliki fungsi lain yang juga penting yaitu sebagai sumber penghijauan dalam bangunan dan juga sebagai resapan air sehingga air yang masuk dapat langsung terserap kedalam tanah. Untuk desain taman di halaman belakang didesain cukup sederhana dengan luasan hanya 6 m2. Taman di halaman belakang juga berfungsi untuk sumber penghijauan dan resapan karena pada bagian belakang rumah terdapat berbagai ruang utama seperti kamar tidur sehingga dibutuhkan suasana kesegaran dengan menampilkan taman tersebut.
  2. Gudang. Gudang ini berfungsi untuk mneyimpan berbagai barang baik yang sudah tidak terpakai atau untuk barang barang yang segaja disimpan dengan baik. Oleh karena itu desain gudang terdapat di sudut desain dengan tuuan agar tidak terlihat dari fasade. Gudang ini memiliki luas ±4 m2 dengan bentuk ruang yaitu trapesium. Ruang gudang ini berbatasan dengan dapur dan toilet. Sehingga sistem zonasi peruang juga digunakan dengan baik dalam desain hunian ini.
  3. Dapur dan ruang makan. Ruang multifungsi ini memiliki luasan 9 m2. Ruang ini tidak dipisahkan menjadi 2 ruang yang berbeda karena adanya keterbatasan lahan pada bangunan. Namun hal ini tidak menjadi suatu halangan karena fungsi dari 2 ruang ini berkaitan, dimana setelah melakukan kegiatan memasak di dapur kemudian keluarga melakukan makan bersama di ruang makan. Oleh karena itu 2 fungsi ini dapat dijadikan dalam satu ruangan yang sama.
  4. Kamar tidur utama. Ruang tidur ini merupakan salah satu ruangan yang digunakan untuk fungsi utama dari bangunan, oleh karena itu lokasi ruang ini haruslah di suatu lokasi yang strategis. Oelh Karena itu lokasi ruang ini diletakkan di sisi sudut arah selatan bangunan. Dari ruangan ini dapat terlihat taman belakang sehingga dapat terlihat sebuah view yang bagus dari dalam kamar tersebut. Kamar ini memiliki luas 10,5 m2 dan memiliki kamar mandi dalam ruangan. Kamar ini juga memiliki luasan yang paling besar dari kamar kamar yang lainnya. Kamar ini juga memiliki kamar mandi yang terletak di depan kamar tersebut. Sedangkan untuk pembatas antar keduanya adalah sebuah dinding sehingga tidak akan mempengaruhi kenyamanan kamar seperti bau atau sesuatu yang kurang nyaman dipandang.
  5. Toilet pada lantai dasar memiliki jumlah 3 buah. Peletakan ruang toilet ini tersebar di sisi depan dan belakamg bangunan, dan 1 buah yang terletak di dalam kamar tidur utama. Peruntukan dari toilet ini juga dapat dibedakan. Kamar mandi untuk tamu dapat digunakan di toilet depan, sedangkan untuk keluarga dapat menggunakan kamar mandi depan atau belakang. Luasan kamar mandi juga tidak terlalu besar, yakni 3 m2.
  6. Teras ini berfungsi sebagai penyambut tamu yang datang ke rumah tersebut. Sehingga desain teras ini tidak didesain tertutup dan memiliki atap dak yang menutupi teras tersebut. Teras ini terdapat di 2 tempat yaitu di dekat pintu utama yang digunakan untuk menyambut tamu, dan teras di belakang untuk akses dari ruang makan apabila ingin menuju ke taman. Kedua teras ini memiliki luasan yang berbeda, luas teras di depan yaitu 4,5 m2 sedangkan teras belakang memiliki luasan ±7 m2.
  7. Ruang tamu. Ruang tamu ini berada tepat di belakang pintu masuk, sehingga tamu yang datang dapat langsung duduk di ruang tamu. Ruang tamu ini tidak memiliki batasan ruang yang jelas, karena ruang tamu ini sebagai pusat/center dari ruang-ruang dalam desain bangunan tersebut. Namun ruangan ini memiliki luasan ±11 m2.
  8. Carport sendiri memiliki fungsi sebagai garasi namun tidak terdapat batasan sehingga tidak membentuk suatu ruang yang tertutup. Carport pada desain ini memiliki luasan 15 m2 dan hanya bisa digunakan untuk 1 buah mobil saja.material dari carport ini adalah dari paving dan tidak memiliki penutup.

Setelah melihat bagaimana bentuk siteplan desain hunian tersebut, selanjutnya akan ditampilkan situasi dari desain ini.

Jasa Arsitek Desain atap rumah minimalis

Jasa Arsitek Desain atap rumah minimalis

Dari situasi ini dapat dilihat berbagai macam atap yang digunakan pada hunian ini. Berikut adalah penjelasan berdasarkan nomor yang tertera pada gambar:

  1. Atap dari material genteng ini menjadi atap yang dominan digunakan sebagai penutup dalam desain ini. Atap dari material ini sangat sering digunakan dikarenakan memiliki banyak sekali keunggulan, diantarnya karena genteng tanah liat ini tidak menimbulkan bunyi yang bising ketika sedang hujan, selain itu, ketika matahari terik atau panas, maka justru panas tersebut ditransfer menjadi dingin sehingga ketika panas maka suhu didalam rumah menjadi dingin, dan juga sebaliknya, ketika cuaca diluar dingin, maka kondisi di dalam ruangan menjadi hangat.
  2. Atap dari material kaca. Atap ini digunakan dikarenakan ruangan yang ada di bawah atap tersebut adalah ruang jemur, sehingga diperlukan cahaya matahari alami yang masuk. Selain itu keuntungan dari menggunakan atap kaca ini yaitu ketika sedang menjemur pakaian namun cuaca menjadi mendung dan kemudian hujan maka tidak perlu tergesa gesa mengambil pakaian tersebut.
  3. Atap dak beton. Atap dak beton ini hanya digunakan untuk menutupi ruang teras pada rumah tinggal tersebut. Karena hanya untuk menutupi sedikit bagian ruang maka dak beton tersebut dapat langsung ditambhakan tanpa menambahkan kolom dibawahnya. Alasan pemilihan material beton ini adalah karena atap beton ini juga dapat meredam paparan sinar matahari dengan baik, selain itu juga perawatannya yang tergolong mudah. Selain itu dengan penggunaan atap datar pada teras ini juga dapat memberikan kesan arsitektur minimalis dan dapat menambah nilai estetika bangunan.

Selanjutnya gambar yang akan dijelaskan adalah penjelasan denah lantai 1 dan lantai 2 dari bangunan ini. Berikut adalah gambar denah beserta keterangannya dalam nomor:

Berikut adalah keterangan dari gambar denah lantai 1 (atas) :

  1. Taman belakang. Pada taman belakang ini didesain untuk memberikan view untuk ruang ruang di sekelilingnya, diantaraya ruang kamar tidur dan ruang makan. Selain itu juga digunakan untuk memeberikan udara segar dalam bagian belakang rumah tinggal tersebut.
  2. Peletakan gudang berada di belakang dan terletak di sudut. Peletakan ruang ini berada di samping dapur dan toilet.
  3. Ruang dapur dan ruang makan. Ruang ini merupakan salah satu ruang multifungsi dimana dalam satu ruang dapat dilakukan satu atau lebih kegiatan dan semua kegiatan tersebut dpat terlakukan dengan baik dan optimal.
  4. Kamar utama. Kamar utama ini memiliki kelebihan dari kamar tidur lain. Diantanya adalah kamar ini terletak di lantai satu, sehingga dapat menikmati view taman yang berada tepat di sisi sebelah kanan ruang tersebut. Selain itu kamar ini juga memiliki kamar mandi yang terletak bersebelahan dengan kamar tersebut.
  5. Ruang pada toilet ini ditempatkan di sisi depan dan sisi belakang desain. ruang toilet ini hanya memiliki luasan 3 m2 saja karena keterbatasan lahan yang ada, namun dengan luasan tersebut user masih dapat melakukan kegiatan di kamar mandi dengan optimal.
  6. pada rumah tinggal ini memiliki 2 buah teras yang digunakan untuk menyambut tamu dan juga tempat berrsantai. Karena fungsi ruangnya yang tidak digunakan untuk kegiatan formal maka desain ruang teras ini didesain dengan konsep terbuka sehingga menciptakan kesan santai
  7. Ruang tamu. Ruang tamu ini tidak memiliki batasan ruang secara jelas, karena ruang tamu ini terbentuk dari pertemuan antar ruang, yaitu ruang makan, teras, dan juga ruang tidur utama.
  8. Ruang carport ini digunakan sebagai garasi mobil. Kapasitas mobil yang dapat tertampung dalam carport ini adalah 1 buah mobil.
  9. Tangga ini menjadi akses satu satunya menuju lantai kedua. Lebar tangga ini yaitu 1 m dengan ketinggian tiap trap tangga yaitu ±20 cm.
Jasa Arsitek Desain atap rumah minimalis

Jasa Arsitek Desain atap rumah minimalis

Kemudian berikut adalah penjelasan dari denah lantai 2:

  1. Ruang jemur. Ruang ini diletakkan di sudut sisi barat bangunan karena agar dapat terkena sinar matahari secara langsung ketika siang hari. Karena kegiatan yang dilakukan membutuhkan banyak sinar matahari maka diperlukan banyak bukaan dalam ruang tersebut. Dalam mengatasi hal tersebut maka solusi desain yang diambil adalah menggunakan atap kari material kaca sehingga cahaya matahari dapat langsung masuk dari atas.
  2. Kamar tidur. kamar tidur ini memiliki luasan 9 m2 dan berdekatan dengan ruang keluarga dan ruang ruang dengan privasi tinggi, sehingga kamar ini dapat terjaga privasinya dari zona public yang berada di lantai bawah. Selain itu kamar ini juga memiliki 1 sisi bukaan yang menghadap kearah void yang dibawahnya terdapat taman belakang hunian tersebut, sehingga pencahayaan alami juga dapat masuk melalui bukaan tersebut.
  3. Kamar tidur. kamar tidur ini memiliki luasan 9 m2 dan berdekatan dengan ruang keluarga dan ruang ruang dengan privasi tinggi, sehingga kamar ini dapat terjaga privasinya dari zona public yang berada di lantai bawah. Selain itu kamar ini juga memiliki 1 sisi bukaan yang menghadap kearah void yang dibawahnya terdapat taman belakang hunian tersebut, sehingga pencahayaan alami juga dapat masuk melalui bukaan tersebut.
  4. Ruang keluarga. Ruang ini hampir sama dengan ruang tamu, dilihat dari batasan ruang yang terbetuk, namun tingkat privasinya lebih tinggi karena ruang ini hanya boleh dimasuki oleh user saja. Untuk luasan ruang ini yaitu ±11 m2. Ruang keluarga ini berbatasan langsung dengan void di sisi belakang yang merupakan terusan vertical dari taman belakang, dan juga balkon yang terdapat di sisi depan ruang keluarga tersebut.
  5. Tangga dari lantai 1 ini akan langsung menuju ruang keluarga. Sehingga user yang nantinya akan menuju ke kamar atau ruang ruang lainnya di lantai 2 harus melalui ruang keluarga terlebih dahulu.
  6. Ruang balkon ini merupakan penutup atau atap dari teras depan di lantai 1. Ruang balkon ini juga berfungsi sebagai ruang santai kelarga karena dari area balkon tersebut dapat melihat view taman halaman depan. Sedangkan untuk dimensi dari area balkon ini adalah 1,5 m x 3 m.

Kemudian, setelah mengetahui bagaimana denah dan peruntukan tiap ruang yang ada dalam bangunan ini, maka selanjutnya akan dibahas mengenai denah atap untuk mengetahui material dan penggunaannya. Berikut akan dijelaskan denah atap melalui gambar.

Jasa Arsitek Desain atap rumah minimalis

Jasa Arsitek Desain atap rumah minimalis

Berikut adalah keterangan gambar dari denah atap:

  1. Atap genteng tanah liat. Atap jenis ini menjadi material yang dominan sebagai penutup bangunan. Pemilihan material ini memiliki beberapa klebihan, diantaranya adalah genteng tanah liat ini tidak menimbulkan bunyi yang bising ketika sedang hujan, selain itu, ketika matahari terik atau panas, maka justru panas tersebut ditransfer menjadi dingin sehingga ketika panas maka suhu didalam rumah menjadi dingin, dan juga sebaliknya, ketika cuaca diluar dingin, maka kondisi di dalam ruangan menjadi hangat.
  2. Atap dari material kaca. Atap ini digunakan dikarenakan ruangan yang ada di bawah atap tersebut adalah ruang jemur, sehingga diperlukan cahaya matahari alami yang masuk. Selain itu keuntungan dari menggunakan atap kaca ini yaitu ketika sedang menjemur pakaian namun cuaca menjadi mendung dan kemudian hujan maka tidak perlu tergesa gesa mengambil pakaian tersebut.
  3. Atap dak beton. Atap dak beton ini hanya digunakan untuk menutupi ruang teras pada rumah tinggal tersebut. Karena hanya untuk menutupi sedikit bagian ruang maka dak beton tersebut dapat langsung ditambhakan tanpa menambahkan kolom dibawahnya. Alasan pemilihan material beton ini adalah karena atap beton ini juga dapat meredam paparan sinar matahari dengan baik, selain itu juga perawatannya yang tergolong mudah. Selain itu dengan penggunaan atap datar pada teras ini juga dapat memberikan kesan arsitektur minimalis dan dapat menambah nilai estetika bangunan.

Kemudian setelah mengetahui bagaimana bentuk horizontal bangunan yang dijelaskan melalui denah, selanjutnya akan dijelaskan mengenai desain rumah tinggal ini melalui gambar potongan. Berikut adalah penjelasan potongan yang dijelaskan melalui gambar:

Jasa Arsitek Desain atap rumah minimalis

Jasa Arsitek Desain atap rumah minimalis

Berikut adalah penjelasan dan keterangan gambar potongan:

  1. Gambar tersebut menunjukkan penggunaan rangka atap pada bangunan yang menggunakan material baja ringan. Alasan menggunakan material ini karena cenderung lebih kuat dan harganya lebih murah. Selain itu tidak akan terlalu membebani atap rumah karena terbuat dari bahan yang ringan . Baja ringan juga tahan akan api, sehingga tidak akan memicu kebakaran. Namun yang perlu diperhatikan dalam penggunaan baja ringan ini adalah dalam penghitungannya harus dihitung dengan benar, karena akan cukup beresiko apabila tidak dihitung dengan benar dan teliti.
  2. Penggunaan ring balk 15/30 yang menjadi tumpuan konstruksi yang berada di atasnya dan selain itu juga berfungsi untuk mengikat dinding Magetan bata agar tidak roboh.
  3. Penggunaan flafond dengan material gypsum rangka hollow. Material ini dipilih sebagai material plafond karena dari segi penampilan gypsum terlihat lebih menarik daripada material eternity. Selain itu material ini juga cukup mudah perawatannya, selain itu juga cara pemasangannya yang tergolong mudah dan praktis.
  4. Dinding pada hunian ini menggunakan material pasangan Magetan bata. Dinding dengan material ini memiliki banyak kelebihan dari material lainnya, diantaranya adalah material Magetan bata dapat meredam panas, sehingga paparan cahaya matahari yang terkena bangunan akan disimpan oleh Magetan bata. Sehingga bangunan dengan dinding Magetan bata akan selalu merasa dingin dan tidak merasa panas apabila siang hari, dan apabila suhu diluar dingin maka suhu didalam ruangan akan menjadi hangat.
  5. Pasangan bata trasram. Seperti yang diketahui, trasram adalah pasangan Magetan bata yang terletak di paling bawah dan di atas sloof, sehingga dalam pembuatannya trasram memiliki perbandingan yang khusus, yakni campuran 1 PC : 2 pasir. Dengan menggunakan campuran ini maka air dari luar tidak akan merembes kedalam rumah.
  6. Sloof 15/30. Sloof merupakan sruktur bangunan yang terletak tepat diatas pondasi. Sloof ini berfungsi untuk menyalurkan beban yang diterima dari bangunan menuju pondasi yang terletak dibawah.
  7. Tanah urug yang diisikan di antara pondasi bangunan.
  8. Pondasi Magetan kali. Pondasi ini merupakan pondasi yang digunakan untuk bangunan rumah tinggal. Biasanya pondasi Magetan kali ini digunakan untuk bangunan 1 lantai atau juga terkadang dapat digunakan pada bangunan 2 lantai, namun apabila lebih dari itu maka dapat menggunakan jenis pondasi lain yang lebih kuat sehingga dapat menopan beban bangunan.
  9. Aanstamping ini adalah pasangan Magetan kosong yang berfungsi sebagai drainase untuk mengeringkan air tanah yang terdapat di sekitar pondasi. Peletakan aanstamping ini ditata tidak hanya sembaran diletakkan saja.
  10. Pondasi footplat. Pada desain rumah tinggal ini menggunakan 2 jenis pondasi, salah satu yan digunakan adalah pondasi footplat atau pondasi tapak. Penggunaan pondasi ini dikarenakan untuk membantu pondasi Magetan kali dalam emnopang beban karena bangunan terfiri lebih dari 1 antai, sehingga akan lebih aman apabila dibantu dengan pondasi ini.
Jasa arsitek desain rumah minimalis

Jasa arsitek desain rumah minimalis

  1. Ring balk dimensi 15/20 yang diletakkan di atap. Peletakan ring balk ini difungsikan agar dapat menahan rangka atap yang ada di sekitarnya sehingga rangka menjadi semakin kuat.
  2. penggunaan rangka atap pada bangunan yang menggunakan material baja ringan. Alasan menggunakan material ini karena cenderung lebih kuat dan harganya lebih murah. Selain itu tidak akan terlalu membebani atap rumah karena terbuat dari bahan yang ringan . Baja ringan juga tahan akan api, sehingga tidak akan memicu kebakaran. Namun yang perlu diperhatikan dalam penggunaan baja ringan ini adalah dalam penghitungannya harus dihitung dengan benar, karena akan cukup beresiko apabila tidak dihitung dengan benar dan teliti.
  3. Penggunaan flafond dengan material gypsum rangka hollow. Material ini dipilih sebagai material plafond karena dari segi penampilan gypsum terlihat lebih menarik daripada material eternity. Selain itu material ini juga cukup mudah perawatannya, selain itu juga cara pemasangannya yang tergolong mudah dan praktis.
  4. Dinding pada hunian ini menggunakan material pasangan Magetan bata. Dinding dengan material ini memiliki banyak kelebihan dari material lainnya, diantaranya adalah material Magetan bata dapat meredam panas, sehingga paparan cahaya matahari yang terkena bangunan akan disimpan oleh Magetan bata. Sehingga bangunan dengan dinding Magetan bata akan selalu merasa dingin dan tidak merasa panas apabila siang hari, dan apabila suhu diluar dingin maka suhu didalam ruangan akan menjadi hangat.
  5. Balkon yang terletak di lantai 2. Dapat dilihat bahwa dari balkon akan dapat melihat view tman dan juga berbatasan langsung dengan ruang keluarga.
  6. Pasangan bata trasram. Seperti yang diketahui, trasram adalah pasangan Magetan bata yang terletak di paling bawah dan di atas sloof, sehingga dalam pembuatannya trasram memiliki perbandingan yang khusus, yakni campuran 1 PC : 2 pasir. Dengan menggunakan campuran ini maka air dari luar tidak akan merembes kedalam rumah.
  7. Penggunaan ring balk 15/30 yang menjadi tumpuan konstruksi yang berada di atasnya dan selain itu juga berfungsi untuk mengikat dinding Magetan bata agar tidak roboh.
  8. Tanah urug yang diisikan di antara pondasi bangunan.
  9. Pondasi Magetan kali. Pondasi ini merupakan pondasi yang digunakan untuk bangunan rumah tinggal. Biasanya pondasi Magetan kali ini digunakan untuk bangunan 1 lantai atau juga terkadang dapat digunakan pada bangunan 2 lantai, namun apabila lebih dari itu maka dapat menggunakan jenis pondasi lain yang lebih kuat sehingga dapat menopan beban bangunan.
  10. Aanstamping ini adalah pasangan Magetan kosong yang berfungsi sebagai drainase untuk mengeringkan air tanah yang terdapat di sekitar pondasi. Peletakan aanstamping ini ditata tidak hanya sembaran diletakkan saja.
  11. Pondasi footplat. Pada desain rumah tinggal ini menggunakan 2 jenis pondasi, salah satu yan digunakan adalah pondasi footplat atau pondasi tapak. Penggunaan pondasi ini dikarenakan untuk membantu pondasi Magetan kali dalam emnopang beban karena bangunan terfiri lebih dari 1 antai, sehingga akan lebih aman apabila dibantu dengan pondasi ini.
Jasa arsitek desain rumah minimalis

Jasa arsitek desain rumah minimalis

Berikut adalah keterangan gambar dan juga penjelasannya :

  1. Pada nomor ini mennjukkan penggunaan atap genteng. Pada gambar ini menunjukkan bahwa pada bangunan ini memiliki 2 jenis atap terlihat dari adanya perbedaan ketinggian pada atap tersebut
  2. Penggunaan material genting pada atap yang juga memiliki banyak keuntungan bagi bangunan
  3. Pada ruang kamar tidur plafond tidak hanya berbentuk rata horizontal, namun juga terdapat sisi yang masuk ke atas pada bagian tengah yang digunakan untuk meletakkan lampu sehingga peletakan lampu bisa menjadi lebih tinggi dan juga dapat menambah variasi pada plafond
  4. Nomor tersebut memperliatkan bagaimana bentuk void pada bangunan ini yang pada bagian lantai dasar akan digunakan sebagai taman belakang. Dengan adanya void maka kesejukan udara yang dihasilkan bangunan juga dapat naik ke atas dan terdistribusi ke lantai 2, tepatnya pada area kamar tidur. selain itu taman belakag juga membutuhkan cahaya matahari untuk kehidupan tumbuhan, maka cahaya tersebut dapat masuk melalui lantai 2.
Berikut adalah keterangan gambar dan juga penjelasannya :

Berikut adalah keterangan gambar dan juga penjelasannya :

Berikut adalah keteangan gambar potongan D-D’:

  1. Penggunaan kuda kuda pada atap tersebut menggunakan kuda kuda yang digunakan pada bentangan yang pendek, dan material yang digunakan adalah rangka baja ringan. Dalam kuda kuda tersebut juga terlihat jurai atap.
  2. Balkon pada lantai 2. Pada gambar balkon ini ditampakkan kapasitas orang yang dapat melalui balkon ini. Dari gambar ini dapat dilihat bhawa jumlah orang yang dapat melalui balkon tersebut adalah 1 sampai 2 orang.
jasa arsitek gambar kerja rumah minimalis modern 2 tingkat

jasa arsitek gambar kerja rumah minimalis modern 2 tingkat

Berikut adalah keterangan gambar potongan E-E’:

  1. Menunjukkan balkon dari sisi kanan bangunan. Untuk pembatas pada balkon material yan digunakan adalah material kaca. Alasan penggunaan kaca adalah karena material ini sangat cocok dengan konsep arsitektur minimalis yang digunakan pada rumah tinggal ini. Kemudian railing yang digunakn adalah railing dari material besi.
  2. Menunjukkan pintu menuju kamar tidur utama. Dan untuk desain kamar ini tipikaldengan kamar yang berada di atasnya. Karena dalam desain kamar tidur ini luasan ruang hanya memiliki sedikit perbedaan saja dan juga adanya perbedaan fasilitas dalam ruang tersebut.
  3. Menunjukkan pintu kamar mandi yang berada di bawah tangga. Peletakan ruagan kamar mandi di bawah tangga ini menjadi suatu pilihan peletakan ruang yang cukup bagus karena ruang servis juga akan lebih baik jika tidak terlalu ditampilkan.

Berikut adalah keterangan dari gambar potogan F-F’:

  1. Menunjukkan bukaan pada ruang kamar tidur utama yang kemudian dapat melihat view taman belakang. Dari gambar tersebut juga menunjukkan peletakan perabot dalam kamar tidur.
  2. Menunjukkan interior dari kamar mandi dan penggunaan tile pada dinding. Hal ini digunakan untuk melindungi dinding dari air karena tile bersifat anti air.

Dari gambar potongan yang telahdijelaskan sebelumnya maka kita dapat mengetahui bagaimana interior dari bangunan tersebut. Kemudian setelah melihat dari dalam maka kita akan melihat bentuk rumah ini dari luar sehingga selanjutnya akan dijelaskan mengenai tampak bangunan.
Bangunan tampak ini terdiri dari tampak depan, samping kanan, kamping kiri, dan tampak belakang. Tampak bangunan dapat dikatakan sebagai wajah dari sebuah bangunan, namun karena bangunan rumah tinggal ini hanya dapat dilihat dari 1 sisi jalan saja, sehingga tampak depan menjadi hal yang perlu diperhatikan dalam bangunan ini. Dari facade tersebut maka kita dapat mengerti apakah fungsi dari bangunan tersebut, selain itu juga bisa mengerti bagaimana keadaan bangunan tersebut, apakah merupakan bangunan baru, ataukah bangunan tua, semua bisa teridentifikasi ketika melihat dari facade suatu bangunan tersebut. Dari facade suatu bangunan juga bsia menunjukkan sisi kemegahan, atau modernitas, atau berbagai ekspresi dari bangunan yang ingin ditampilkan oleh perancang atau bahkan pengguna dari bangunan tersebut.Berikut adalah penjelasan dari tampak bangunan keseluruhan yang akan dijelaskan dengan gambar.

Berikut adalah gambar tampak depan dari bangunan rumah tinggal minimalis 2 lantai. Berikut adalah keterangan gambar tampak depan:

  1. Pada nomor 1 menunjukkan bentuk induk atap yang memiliki anak atap di sampingnya, dengan adanya perbedaan ketinggian tersebut maka dapat menambah nilai estetika pada bangunan tersebut.
  2. Balkon pada bangunan ini juga dapat menambah nilai estetika bangunan karena adanya tesktur dari pembatas kaca sehingga fasad bangunan tidak terlihat polos.
  3. Pada nomor 3 ini menunjukkan hal yang menarik dalam desain rumah tinggal ini. Bentuk bukaan yang memanjang dari lantai 2 ke bawah membuat bukaan ini menjadi sebuah point of interest dari bangunan tersebut. Selain itu juga dengan adanya bentuk bukaan tersebut juga menambah sisi arsitektur minimalis dalam bangunan rumah tinggal tersebut.
Gambar tersebut menunjukkan gambar tampak samping kiri bangunan

Gambar tersebut menunjukkan gambar tampak samping kiri bangunan

Gambar tersebut menunjukkan gambar tampak samping kiri bangunan. Berikut adalah keterangan dari gambar tampak samping:

  1. Pada nomor 1 tersebut menunjukkan balkon lantai 2. Dibawah balkon tersebut terdapat dak yang berfungsi sebagai penutup pada teras. Dengan adanya pemasangan balkon tersebut maka juga akan mempermudah perawatan dari dak beton tersebut karena dalam perawatannya hanya perlu turun dari balkon tidak perlu naik dari bawah teras.
  2. Pada nomor 2 menunjukkan bukaan yang terdapat pada ruang tamu di lantai 1 dan ruang keluarga di lantai 2. Sedangkan untuk ruangkamar tidur tidak diberikan bukaan yang mengarah ke arah luar karena untuk menghindari paparan sinar matahari secara langsung. Sedangkan jika dari arah taman maka sinar matahari masuk terlebih dahulu ke taman belakang baru tersalurkan ke ruang ruang kamar.
Pada nomor 2 menunjukkan bukaan yang terdapat pada ruang tamu di lantai 1

Pada nomor 2 menunjukkan bukaan yang terdapat pada ruang tamu di lantai 1

Selanjutnya akan dibahas tampak samping kanan. Pada tampak samping kanan ini tidak terlalu memunculkan banyak hal yang mencolok karena pada sisi samping kanan ini juga merupakan batas site sehingga apabila menambah sesuatu yang lain maka akan dapat melebihi batas site bangunan tersebut. Berikut adalah keterangan dari gambar tampak samping kanan:

  1. Menunjukkan atap bangunan dan tidak menampilkan atap genteng karena pada sisi ini digunakan sebagai penyangga atap genteng yang ada di sampingnya.
  2. Menunjukkan sisi bangunan yang sengaja dibuat kosong dan tidak diberikan bukaan.
Dari tampak belakang

Dari tampak belakang

Dari tampak belakang juga hampir sama dengan tampak samping kanan yang telah dijelaskan sebelumnya. Hal ini karena pada sisi belakang ini juga merupakan batas site sehingga apabila teralu banyak menambah sesuatu yang lain maka akan dapat melebihi batas site bangunan tersebut. Berikut adalah keterangan dari gambar tampak belakang:

  1. Menunjukkan bukaan yang terletak di lantai 2. Bukaan ini mengarah ke void yang dibawahnya terdapat taman belakang. Dari bukaan tersebut maka cahaya matahari dapat masuk secara langsung dan kemudian merefleksikan cahaya tersebut ke ruang ruang di sekitarnya seperti ruang kamar tidur dan juga ruang keluarga.

Setelah menampilkan bentuk fasad dan juga tampak yang lainnya untuk mengerti bentuk luar dari bangunan maka selanjutnya akan dijelaskan mengenai pola lantai dan juga material lantai apa yang digunakan dalam bangunan tersebut. Berikut adalah denah pola lantai beserta penjelasannya:

Berikut adalah denah pola lantai

Berikut adalah denah pola lantai

Berikut adalah keterangan gambar dari pola lantai lantai 1:

  1. Pola lantai ini adalah pola lantai yang dominan digunakan yang digunakan pada ruang ruang yang tidak memiliki batas ruang yang jelas, seperti ruang dapur dan ruang makan dan ruang tamu.sedangkan dimensi pola lantai ini adalah 35 cm x 35 cm.
  2. Pola lantai ini lebih berukuran kecil dan digunakan di seluruh toilet di rumah tinggal ini. Ukuran dimensi lantai pada kamar mandi ini adalah 25 cm x 25 cm.
  3. Kemudian untuk kegunaan pada teras akan menggunakan jenis lantai yang berukuran lebih besar, hal ini karena dalam pemilihan lantai, lantai dengan luas yang lebih besar akan membuat ruangan menjadi terlihat lebih luas, sehingga juga akan menambah kenyamanan dalam ruag teras ini.
  4. Carport sendiri memiliki fungsi sebagai garasi namun tidak terdapat batasan sehingga tidak membentuk suatu ruang yang tertutup. Carport pada desain ini memiliki luasan 15 m2 dan hanya bisa digunakan untuk 1 buah mobil saja.material dari carport ini adalah dari paving dan tidak memiliki penutup.
  5. Kemudian untuk nomor 5 adalah taman. Pada taman ini semuanya menggunakan material rumput hijau. Fungsinya adalah untuk menambah kesegaran dalam rumah tinggal dan juga untuk penyerapan air agar lebih cepat ketika terjadi hujan.
pola lantai pada lantai 2

pola lantai pada lantai 2

Selanjutnya akan dibahas pola lantai pada lantai 2. Pada lantai 2 pola lantai yang digunakan sama seperti pada lantai 1. Namun dari gambar ini kita dapat mendiskripsikan nomor 1 yang mengarah pada tangga.
Tangga ini cukup unik karena dalam bordes tetap masih ada trap yang disusun melingkar. Hal ini memiliki tujuan yaitu karena tempatnya terbatas sehingga diambil keputusan desain tersebut.
Setelah menjelaskan bagaimana pola lantai yang digunakan dalam rumah tinggal ini selanjutnya akan dijelaskan mengenai plafond pada rumah tinggal ini yang akan dijelaskan melalui denah plafond.
Dua gambar diatas merupakan denah plafond dari lantai 1 dan lantai 2. Berikut adalah penjelasan berdasarkan nomor yang tertera pada gambar:

denah plafond.

denah plafond.




Gambar denah plafond lantai 1:

  1. Memperlihatkan rangka plafond. Pola pflafond ini merupakan pola dengan rangka hollow 4/4 dan dengan 2 ketinggian yang berbeda, yaitu pada ketinggian +3.30 dan +3.50. pemasangan plafond ini menggunakan bahan gypsum.
  2. Pada gambar nomor 2 memperlihatkan bagaimana plafond gypsum yang sudah terpasang.
Denah plafond Lantai 2

Denah plafond Lantai 2

Gambar denah plafond lantai 2:

  1. Dengan adanya void pada lantai 2 maka pada lantai 2 tidak diperlukan pemasangan plafond sehingga diatas taman tersebut akan langsung terdapat rangka atap dan juga atap.

Pada plafond lantai 1 dan 2 terdapat 2 jenis pemasangan plafond. Perbedaan diantara keduanya adalah pada salah satu pemasangan plafond diberikan satu trap ke dalam sehingga akan memberikan kesan keindahan dalam ruang dan juga lampu dalam ruangan akan menyebar lebih baik dan tidak terlalu dekat dengan permukaan tanah.

Selanjutnya akan dijelaskan mengenai berbagai jenis bukaan pintu dan jendela yang digunakan dalam desain rumah tinggal ini. Dalam penjelasan ini juga akan dijelaskan detail pintu dan jendela yang digunakan dalam desain ini.

detail pintu dan jendela

detail pintu dan jendela

pola lantai pada lantai 2

pola lantai pada lantai 2

Gambar tersebut adalah rencana pntu jendela pada lantai 1 dan lantai 2. berikut akan dijelaskan keterangan pada rencana pintu dan jendela pada lantai 1 melalui nomor yang tertera dalam gambar:

  1. Pintu ini merupakan pintu yang digunakan untuk kamar tidur utama. Berikut adalah gambar detail dari pintu dengan kode P1 ini.

    . Berikut adalah gambar detail dari pintu dengan kode P1

    Berikut adalah gambar detail dari pintu dengan kode P1

  2. Pintu ini memiliki kode P2 dan digunakan di seluruh toilet di lantai 1 dan lantai 2. Pintu dengan kode P2 memiliki lebar yang lebih sempit daripada P1, karena juga peruntukkan ruangnya sebagai kamar mandi jadi tidak membutuhkan pintu ynag terlalu lebar.
  3. Pintu ini adalah pintu dengan jenis pintu geser yang digunakan pada ruang gudang. Ruang gudang ini memerlukan pintu yang dapat digeser karena ruang dalam gudang yan sempit maka juga tidak boleh terkurangi lagi dengan ruang untuk membuka pintu sehingga pintu geser ini yang digunakan untuk ruang gudang. Berikut adalah detail dari PG1.

    detail dari PG1

    detail dari PG1

  4. Pintu ini adalah jenis pintu lipat dengan kegunaan pada pintu menuju taman belakang. Pintu ii digunakan karena memiliki nilai estetika yang indah bila diletakkan di sisi luar. Pintu ini hanya berjumlah 1 di lantai 1. Berikut adalah detail dari PL 1
  5. Pintu ini adalah pintu jendela dimana dalam pintu juga terdapat jendela di sebelahnya. Pintu ini digunakan pada pintu utama yang merupakan akses menuju teras utama. Berikut adalah detail dari PJ1.

    Berikut adalah detail dari PJ1.

    Berikut adalah detail dari PJ1.

  6. Pintu ini juga berbentuk sama dengan pintu jendela 1 namun yang membedakan diantara keduanya hanyalah arah bukaannya yang mengarah keluar, sedangkan pada pintu utama mengarah ke dalam karena fungsinya sbagai akses utama dalam rumah tinggal tersebut. Berkut adalah detail dari PJ2.

    Berkut adalah detail dari PJ2.

    Berkut adalah detail dari PJ2.

  7. Pada nomor 7 menunjukkan bukaan jendela yang terpasang di sisi ruang tamu. Bukaan ini didesain tinggi dan lebar sehingga ruang tamu menjadi terlihat cerah dan dapat terkena sinar matahari secara langsung dan dapat membantu pencahayaan alami dalam ruang. Berikut adalah detail dari J1.

    Berikut adalah detail dari J1.

    Berikut adalah detail dari J1.

  8. Pada nomor 8 merupakan bukaan yang dipasangkan di ruang kamar tidur utama yang mengarah ke taman belakang. Berikut adalah detail dari J2.

    Berikut adalah detail dari J2

    Berikut adalah detail dari J2

Selanjutnya akan dibahas mengenai keterangan pada rencana pintu dan jendela pada lantai 2:

  1. Pada nomor 1 menunjukkan mengenai bagaimana void pada lantai 2 yang dibawahnya terdapat taman semuanya terkelilingi oleh bukaan. Sehingga void dan taman ini juga menjadi spot utama dalam rumah ini. Karena dari bukaan tersebut pencahayaan alami dapat masuk kedalam rumah dan menyebar ke ruang ruang sekitarnya.
  2. Pada nomor 2 ini menunjukkan jendela berbentuk lebar yang terletak di dekat void. Jendela ini juga berfungsi untuk emmberikan pencahayaan alami kedalam ruang keluarga dan dari jendela tersebut juga user dapat melihat view taman belakang. Berikut adalah detail dari J4.

    Berikut adalah detail dari J4.

    Berikut adalah detail dari J4.

  3. Nomor 3 ini menjelaskan pada ruang keluarga yang terletak di lantai 2 ini juga dikelilingi oleh bukaan sehingga ruang ini mendapatkan banyak pencahayaan alami dari bukaan tersebut.
  4. jendela yang diberi kode P3 yang terdapat di sudut rumah. Jendela ini menerus sampai bawah dan memberikan tampilan yang cantik pada fasad rumah tinggal tersebut. Untuk detail dari J3 ini dapat dilihat bersamaan dengan detail J2 yang telah dijelaskan sebelumnya.

Dari berbagai penjelasan dari situasi, denah, potongan, tampak, sampai pada detail bukaan pada desain tersebut, maka kita sudah dapat mengerti bagaimana kondisi bangunan dan juga seluk beluk bangunan. Selanjutnya perlu dketahui bagaimana struktur yang menopang bangunan tersebut, dan juga material apa saja yang digunakan sehingga dapat menciptakan struktur bangunan ruma tinggal minimalis 2 lantai ini.

Untuk gambar pertama yang akan dibahas pada bagian strutur ini adalah rencana footplat. Penggunaan pondasi ini dikarenakan untuk membantu pondasi Magetan kali dalam emnopang beban karena bangunan terfiri lebih dari 1 antai, sehingga akan lebih aman apabila dibantu dengan pondasi ini. Berikut adalah gambar rencana footplat dan juga penjelasannya.

gambar rencana footplat

gambar rencana footplat

Berikut akan dijelaskan keterangan nomor yang tertera pada gambar rencana footplat tersebut:

  1. footplat ini memiliki bentuk ¼ pondasi penuh. Penempatan pondasi dengan bentuk ini yaitu pada sudut sudut bangunan.
  2. Footplat bentuk ini merupakan footplat dengan bentuk ½ pondasi penuh. Pondasi jenis ini dapat digunakan pada bagian sisi tepi bangunan.
  3. Footplat bentuk ini merupakan pondasi dengan bentuk pondasi penuh. Pondasi bentuk ini dapat ditemukan di tengah tengah dan tentunya teppat dibawah kolom.

Selanjutnya akan ditampilkan mengenai detail pondasi footplat.

detail pondasi footplat

detail pondasi footplat

Kemudian selanjutnya akan dijelaskan rencana pondasi dan akan dijelaskan mengenai hal tersebut melalui gambar rencana pondasi. Dari rencana pondasi ini akan diketahui bagaimana bentuk pondasi dan peletakan pondasi dalam bangunan sehingga dapat menumpu beban di atasnya. Namun yang juga perlu diperhatikan adalah ketika ingin menggunakan pondasi dalam sebuah bangunan adalah bagaimana kondisi tanah dan juga kekuatan tanah, karena jenis pondasi yang digunakan harus sesuai dengan kondisi tanah pada site yang akan digunakan.

Berikut adalah penjelasan dari gambar rencana pondasi:

  1. Menunjukkan tampak atas dari pondasi yang ditata secara menerus. Pondasi ini diletakkan dibawah kolom dan juga dinding yang menghubungkan antar kolom sehingga membentuk sebuah tatanan yang sesuai dengan ruang ruang dalam desain. pondasi yang dibuat menerus ini adalah pondasi Magetan kali.
  2. Menujukkan penggunaan pondasi rollag. Pondasi ini berfungsi untuk menumpu beban, dan selain itu juga jika penggunaannya pada teras maka juga berfungsi untuk menyeimbangkan posisi lantai sehingga tetap datar dan tidak amblas.
Gambar tersebut merupakan gambar detail pondasi beserta ukuran pondasi.

Gambar ini merupakan gambar detail pondasi beserta ukuran pondasi.

Gambar tersebut merupakan gambar detail pondasi beserta ukuran pondasi.

Gambar ini menunjukkan detail dan juga gambar 3 dimensi dari pondasi.

Gambar ini menunjukkan detail dan juga gambar 3 dimensi dari pondasi.

Gambar tersebut menunjukkan detail dan juga gambar 3 dimensi dari pondasi.

Kemudian setelah mengetahui apa saja jenis pondasi dan juga rencana pondasi yang digunakan dalam desain bangunan maka selanjutnya akan dijelasnya peletakan kolom dalam bangunan sehingga akan dijelaskan dalam gambar rencana titik kolom pada lantai 1 dan 2.

gambar rencana titik kolom pada lantai 1 dan 2.

gambar rencana titik kolom pada lantai 1 dan 2.

gambar rencana titik kolom pada lantai 1 dan 2.

gambar rencana titik kolom pada lantai 1 dan 2.

Berikut adalah keterangan dari gambar rencana kolom lantai 1 dan lantai 2 berdasarkan keterangan nomor yang tertera:

  1. Pada gambar 1 menunjukkan peletakan kolom 1. Kolom 1 ini diletakkan pada bagian yang menjadi tumpuan utama dalam bangunan. Kolom 1 ini kemudian akan diteruskan pada lantai 2 yang diatasnya digunakan sebagai tumpuan dari rangka atap. Kemudian untuk jarak kolom maksimal 3,5 meter karena agar balok yang menumpu juga tidak terlalu besar shingga tidak terlalu berat.
  2. Pada gambar 2 menunjukkan peletakan kolom praktis. Kolom Praktis berfungsi untuk membantu kolom utama dalam menopang beban yang ada diatasnya. Untuk jarak antar kolom dalam desain rumah tinggal adalah 3,5 m maksimal, sedangkan pada kasus desain ini jarak antar kolom adalah kurang dari 3 m (bervariasi), sehingga termasuk aman untuk penggunaan rumah tinggal.

Kemudian berikut akan diberikan keterangan detail dari kolom utama dan kolom praktis:

keterangan detail dari kolom utama dan kolom praktis

keterangan detail dari kolom utama dan kolom praktis

Kemudian selanjutnya akan dibahas mengenai bagaimana rencana pemasangan sloof pada bangunan ini. Sloof adalah struktur bangunan yang terletak diatas pondasi. Sedangkan fungsi dari sloof ini adalah untuk menyalurkan beban dari atas menuju pondasi sehingga beban yang ditumpu dapat tersalurkan kepada pondasi secara merata. Berikut adalah gambar rencana sloof pada lantai 1, lantai 2 dan juga atap.

Berikut adalah gambar rencana sloof pada lantai 1, lantai 2 dan juga atap.

Berikut adalah gambar rencana sloof pada lantai 1, lantai 2 dan juga atap.

Pada rencana ring balk (sloof) pada lantai 1 dapat dilihat bahwa semua balok merupakan balok dengan dimensi 15/ 30. Alasan penggunaan balok dengan dimensi ini karena dalam lantai 1 yang menjadi dasar dan juga memiliki tumpuan paling berat sehingga dperlukan ukuran balok yang besar.

Berikut adalah gambar rencana sloof pada lantai 1, lantai 2 dan juga atap.

Berikut adalah gambar rencana sloof pada lantai 1, lantai 2 dan juga atap.

Kemudian pada lantai 2 terdapat 2 tipe ringbalk yang digunakan, yaitu dengan keterangan nomor 1 dan 2.

  1. Pada nomor 1 menunjukkan sloof dengan dimensi 15/30
  2. Pada nomor 2 menunjukkan sloof dengan dimensi 15/20

Pada kedua jenis tersebut sudah digunakan dalam lantai 2 namun pada ringbalk dengan dimensi 15/30 masih mendominasi penggunaan ringbalk di lantai 2. Namun karena beban yang ditumpu pada lantai 2 sudah tidak seberat lantai 1 maka dapat digunakan ringbalk dengan dimensi 15/20.

ringbalk dengan dimensi 15/20

ringbalk dengan dimensi 15/20

Pada rencana ring balk atap juga masih menggunakan dua jenis ringbalk dengan dimensi yang sama yaitu 15/30 dan juga 15/20. Pada kedua jenis tersebut sudah digunakan dalam atap namun pada ringbalk dengan dimensi 15/20 yang mendominasi. Hal ini karena beban yang ditumpu pada atap sudah tidak seberat lantai 2 maka dapat digunakan ringbalk dengan dimensi 15/20.

ringbalk dengan dimensi 15/20

ringbalk dengan dimensi 15/20

Kemudian setelah mengerti bagaimana rencana pemasangan ringbalk pada bangunan ini maka akan ditampilkan detail dari penulangan sloof dan juga balok pada bangunan ini.

rencana ring balk atap

rencana ring balk atap

rencana ring balk atap

rencana ring balk atap

Selanjutnya akan dijelaskan mengenai plat lantai pada bangunan ini. Plat lantai sendiri merupakan sebuah konstruksi yang terbuat dari beton dan berfungsi sebagai pembatas antar lantai dalam bangunan. Karena dalam rumah ini memiliki 2 lantai maka rencana plat lantai pada rumah ini terdapat 2, yaitu rencana plat lantai pada lantai 2 dan juga pada atap. Selain itu plat lantai juga memiliki beberapa fungsi yaitu selain untuk memisahkan kedua lantai, juga untuk meredam suara yang adasehingga pada lantai 1 tidak bisa mendengar suara dari apa yang ada di lantai 2. Selain itu juga digunakan untuk meletakkan kabel dan jaringan lainnya untuk keperluan utilitas pada bnagunan. Lalu juga digunakan untuk menambah kekakuan pada bangunan. Berikut adalah gambar rencana plat latai pada rumah tinggal minimalis lantai 2.

Pada lantai 2 ini rangka plat lantai yang digunakan adalah rangka tipe P12-150

Pada lantai 2 ini rangka plat lantai yang digunakan adalah rangka tipe P12-150

Pada lantai 2 ini rangka plat lantai yang digunakan adalah rangka tipe P12-150. Selanjutnya adalah penjelasan dari keterangan gambar rencana plat lantai lantai 2:

  1. Pada nomor 1 menunjukkan void pada bagian taman belakang sehingga tidak diperlukan adanya plat lantai.
  2. Pada nomor 2 menunjukkan tangga pada rumah tinggal tersebut sehingga juga tidak memerlukan plat lantai.

Selain dari dua area diatas maka semua tempat tetap menggunakan plat lantai yang diikatkan pada kolom kolom yang menumpu bangunan tersebut. Selanjutnya akan ditampilkan detail dari plat lantai tersebut. Selain itu juga akan ditampilkan detail dari penulangan tangga.

rangka tipe P12-150

rangka tipe P12-150

rangka tipe P12-150

rangka tipe P12-150

rangka tipe P12-150

rangka tipe P12-150

Kemudian yang terakhir akan dijelaskan dalam pembahasan struktur bangunan ini adalah mengenai rencana atap baja ringan sebagai penutup bangunan. Dalam pembahasan atap ini hanya akan dibahas mengenai baja ringan saja, karena atap dak beton dan kaca tidak menggunakan rangka atau sistem tertentu dalam pemasangannya. Berikut adalah gambar rencana atap baja ringan.

Gambar dari rencana air bersih pada rumha tinggal

Gambar dari rencana air bersih pada rumha tinggal

Berikut adalah keterangan gambar dengan nomor:

  1. Menunjukkan rangka atap baja ringan pada atap utama, dari rangka tersebut terlihat cukup banyak gording yang diperlukan untuk menumpu kerangka yang dibutuhkan diatasnya, yaitu usuk dan juga reng.
  2. Pada nomor 2 juga menunjukkan kerangka atap pada anak atap yang terletak di sudut bangunan. Pada kerangka ini tidak diperlukan banyak gording karena tidak terlalu luas.
  3. Pada nomor 3 menunjukkan gording yang disusun secara rapi dan juga tepat menumpu pada balok yang ada dibawahnya.

Dari berbagai penjelasan diatas maka sudah dijelaskan mengenai struktur bangunan rumah tinggal minimalis 2 lantai. Kemudian selanjutnya untuk mengetahui lebih dalam mengenai bangunan tersebut maka juga akan dijelaskan bagaimana struktur utilitas yang diaplikasikan dalam bangunan tersebut. Berikut adalah beberapa uraian mengenai utilitas bangunan rumah tinggal minimalis 2 lantai.

Pertama yang akan dibahas adalah mengenai rencana air bersih. Pada rumah tinggal ini air dapat berasal dari sumur air bersih kemudian ditarik naik menuju atap yang kemudian disimpan ke dalam tangki air. Lalu dar tangki tersebut baru didistribusikan ke dalam kebutuhan yang ada di atas atap tersebut. Kemudian untuk kebutuhan air sehari hari yang digunakan pada kamar mandi dan juga dapur maka menggunakan air dari sumur secara langsung yang disalukan melalui pipa. Dengan adanya penggunaan sistem tersebut maka juga memiliki beberapa keuntungan, diataranya adalah dengan menggunakan sistem tersebut maka di dalam rumah tersebut dapat memiliki simpanan air yang cukup jika terjadi hal pada sumur. Berikut adalah penjelasan dari rencana air bersih pada rumha tinggal ini dengan gambar:

Gambar dari rencana air bersih pada rumah Lantai 2

Gambar dari rencana air bersih pada rumah Lantai 2

Berikut adalah penjelasan dari gambar rencana air bersih lantai 1:

  1. Nomor 1 merupakan SAB atau sumur ais bersih yang menjadi sumber dari air bersih yang akan digunakan oleh user untuk kegiatan sehari-hari.
  2. Pada nomor 2 merupakan pipa air yang mendistribusikan air sumur tersebut menuju atas di atap untuk disimpan kedalam tengki air dan juga untuk kebutuhan air sehari hari.
  3. Nomor 3 menunjukkan adanya penggunaan pompa air. Sehingga ketika air ingin didistribusikan menuju ruang ruang yang membutuhkan air maka harus membuka pmpa iar tersebut terlebih dahulu.
rencana air bersih pada atap

rencana air bersih pada atap

Selanjutnya adalah penjelasan dari gambar rencana air bersih lantai 2:

  1. Pada nomor 1 menunjukkan mengenai pipa distribusi yang berasal dari sumur air bersih yang masuk dari lantai 1 dan kemudian naik ke lantai 2 dan mendistribusikan ke kamar mandi di area lantai 2.
  2. Pada nomor 2 menunjukkan pipa air yang sudah sampai pada kamar mandi dan kemudian sudah siap untuk digunakan untuk bak mandi ataupun closet duduk.
rencana air bersih pada atap

rencana air bersih pada atap

Selanjutnya adalah penjelasan mengenai rencana air bersih pada atap:

  1. Menunjukkan pipa air dari water torn yang kemudian dapat masuk ke area atap untuk kegunaan lain yaitu pada bagian atap.
  2. Menunjukkan tangki air yang menjadi tempat menyimpan air yang berasal dari sumur air bersih dan dimasukkan melalui pipa distribusi.
  3. Menunjukkan pipa suplay yang mensuplai air dari sumur air bersih menuju ke tangki tersebut.
  4. Menunjukkan adanya air yang dpaat dialirkan diatas atap menuju ke bawah.

Selanjutnya setelah mengerti bagaimana sistem air bersih yang digunakan dalam rumah ringgal tersebut maka selanjutnya akan dijelaskan mengenai sistem air kotor. Sumber air kotor dalam rumah ini berasal dari kamar mandi dan juga dapur yang digunakan untuk berbagai kegiatan sehari-hari. Kemudian terdapat satu hal yang menarik dari rumah ini, yaitu adanya penggunaan resapan air hujan. Selanjutnya untuk penjelasannya akan dijelaskan memalui gambar rencana air kotor.

rencana air kotor lantai 1:

rencana air kotor lantai 1:

Berikut adalah keterangan dari rencana air kotor lantai 1:

  1. Menunjukkan tempat peresapan air hujan. Nantinya dari air hujan tersebut dapat diolah dan bisa digunakan kembali untuk keperluan taman, dan sebagainya.
  2. Merupakan pipa yang berasal dari sumber air kotor dan kemudian akan diarahkan ke bak control. Sumber air kotor tersebut berasal dari kamar mandi dan dapur.
  3. Merupakan pipa saluran air tinja yang membawa tinja dari kamar mandi menuju saptictank.
  4. Menunjukkan bak control yang merupakan tempat menampung air kotor yang berasal dari kamar mandi dan dapur. Peletakan bak control ini diletakkan diluar rumah sehingga dapat dikosongkan dengan mudah.
  5. Menunjukkan bak peresapan yang juga berasal dari bak control dan septic tank. Peletakan bak peresapan ini juga berada di area luar rumah
  6. Menunjukkan septic tank yang merupakan tempat penampungan tija yang bersal dari kamar mandi dan didistribusikan melalui pipa saluran tinja.
  7. Menunjukkan pipa saluran air hujan ayng berasal dari atap dan turun ke bawah lalu ditampung di peresapan air hujan.
  8. Menunjukkan peresapan air hujan yang juga terletak di sisi depan rumah tinggal.
dari rencana air kotor lantai 2

dari rencana air kotor lantai 2

Berikut adalah penjelasan dari rencana air kotor lantai 2:

  1. Menunjukkan adanya lubang untuk pipa yang merupakan terusan dari aarh atap yang membawa air hujan yang kemudian disalurkan menuju peresapan air hujan.
  2. Menunjukkan air dari toilet yang juga kemudian disalurkan ke resapan air hujan.

Selanjutnya akan dijelaskan mengenai detail dari septic tank, sumur resapam, dan juga bak control.

detail dari septic tank, sumur resapam, dan juga bak control.

detail dari septic tank, sumur resapam, dan juga bak control.

detail dari septic tank, sumur resapam, dan juga bak control.

detail dari septic tank, sumur resapam, dan juga bak control.

Selanjutnya akan dibahas menenai rencana instalasi listrik pada rumah tinggal ini. Berikut akan dijelasakn melalui gambar rencana instaliasi listrik pada lantai 1 dan lantai 2.

gambar rencana instaliasi listrik pada lantai 1 dan lantai 2

gambar rencana instaliasi listrik pada lantai 1 dan lantai 2

Berikut adalah keterangan dari gambar rencana instalasi listrik lantai 1:

  1. Menunjukkan penggunaan lampu di ruang kamar tidur. lampu yang digunakan pada seluruh lantai ini terdapat 2 buah lampu. Lampu tersebut adalah lampu SL 18W yang dipasang outbow dan lampu downlight. Terdapat 1 jenis lampu yang hanya digunakan pada ruang tamu, yaitu lampu jenis downlight. Karena dengan adanya jenis lampu ini maka dapat memperindah interior dari ruang tersebut.
  2. Menunjukkan adanya saklar ganda250V / 6A yang dipasang inbow dan dengan ketinggian 160 cm dari lantai.
  3. Menunjukkan adanya saklar tunggal 250V / 6A yang dipasang inbow dan dengan ketinggian 160 cm dari lantai.
  4. Menunjukkan adanya stop kontak 250V / 10A yang dipasang inbow dan dengan ketinggian 160 cm dari lantai.
  5. Menunjukkan kabel instalasi lampu/ stop kontak NYM/ NYA 2×2, 5mm2.

Selain dari yang telah disebutkan diatas terdapat juga meteran listrik dan juga sekering yang terdapat di area depan rumah didekat teras depan.

gambar rencana instalasi listrik lantai 1

gambar rencana instalasi listrik lantai 1

Berikut adalah keterangan dari gambar rencana instalasi listrik lantai 2:

  1. Menunjukkan penggunaan lampu di ruang kamar tidur. lampu yang digunakan pada seluruh lantai ini terdapat 2 buah lampu. Lampu tersebut adalah lampu SL 18W yang dipasang outbow dan lampu downlight. Terdapat 1 jenis lampu yang hanya digunakan pada ruang tamu, yaitu lampu jenis downlight. Karena dengan adanya jenis lampu ini maka dapat memperindah interior dari ruang tersebut.
  2. Menunjukkan adanya saklar ganda250V / 6A yang dipasang inbow dan dengan ketinggian 160 cm dari lantai.
  3. Menunjukkan adanya saklar tunggal 250V / 6A yang dipasang inbow dan dengan ketinggian 160 cm dari lantai.
  4. Menunjukkan adanya stop kontak 250V / 10A yang dipasang inbow dan dengan ketinggian 160 cm dari lantai.
  5. Menunjukkan kabel instalasi lampu/ stop kontak NYM/ NYA 2×2, 5mm2.

Kemudian yang selanjutnya akan dibahas adalah pembahasan rencana instalasi AC pada rumah ini. Pemasagan AC pada rumah ini juga yang menentukan bagaimana peletakan ruang dalam rumah tersebut. Karena dalam peletakan AC juga memerlukan adanya buangan air AC yang tidak boleh dibuang sembarangan, sehingga diperlukan pemilikiran yang matang dalam pemasangan AC tersebut. Berikut adalah gambar rencana instalasi AC pada rumah tinggal tersebut.

gambar rencana instalasi listrik lantai 1

gambar rencana instalasi listrik lantai 1

Untuk penggunaan AC pada lantai 1 hanya pada area kamar utama saja. Dalam sebuah kamar tidur tentu harus memiliki nilai kenyamanan yang tinggi karena ruang tersebut digunakan sebagai tempat istirahat sehari hari, sehingga diperlukan pemasangan AC dalam ruang tersebut. Selain itu juga dalam ruang ruang yang lainnya masih mendapatkan penghawaan alami dari arah taman dan juga teras. Berikut adalah keterangan dari gambar instalasi AC lantai 1:

  1. Menunjukkan tempat pembuangan air AC yang terletak di taman belakang
  2. Menunjukkan pemasangan AC yang terletak di ruang kamar tidur utama
gambar rencana instalasi AC lantai 2

gambar rencana instalasi AC lantai 2

Selanjutnya pada pemasangan AC di lantai 2 juga hanya terdapat di ruang kamar tidur saja dan pembuangannya juga kearah void yang dibawahnya terdapat taman belakang. Berikut adalah keterangan dari gambar rencana instalasi AC lantai 2:

  1. Menunjukkan pipa pembuangan AC yang kemudian dibuang di taman belakang
  2. Menunjukkan pemasangan AC yang terletak di ruang kamar tidur

Kemudian yang akan dibahas terakhir dalam pembahasan tentang utilitas bangunan ini adalah pemasnagan CCTV pada rumah ini. Karena dalam pembuatan sebuah rumah tinggal yang tidak boleh dilupakan adalah bagaimana aspek keamanan dalam sebuah lingkungan dari rumah tinggal tersebut. Oleh karena itu untuk mengindari hal hal yang tidak diinginkan maka dipasanglah CCTV tersebut. Berikut adalah rencana pemasangan CCTV dalam rumah tinggal minimalis 2 lantai.

gambar rencana istalasi CCTV

gambar rencana istalasi CCTV

Berikut adalah keterangan dari gambar rencana istalasi CCTV:

  1. Menunjukkan sever instalasi CCTV yang merupakan sumber dari computer untuk mengatur semua CCTV di dalam rumah tinggal tersebut. Untuk lokasi sever ini berada di kamar tidur utama karena dalam ruang ini hanya ditem Magetan oleh kepala keluarga dalam rumah tersbut.
  2. Menunjukkan kabel dari instalasi CCTV yang berasal dari server menuju ke lokasi pemasangan CCTV.
  3. Menunjukkan pemasangan CCTV di 2 area dalam rumah tinggal tersebut. Area pemasangan CCTV tersebut ada di kedua teras rumah yaitu di teras utama yang terletak di dekat pintu masuk utama dan teras yang berada di dekat ruang makan dan dapur.